Air Mata Aruna
pinta Latifah dalam sambungan telepon.
“Apa semua berjalan lancar, Ifah?” tanya Zubaedah dengan suara bahagia.
“Iya lah, biar bagaimana pun, Lukman ingin pula menimang seorang bayi. Tak beranilah, Aruna pulang ke rumahnya..., kakak tau sendiri, Lukman jadi ATM keluarganya, hehehehe,” terkekeh Latifah memberitahukan seluruh kejadian di hari ini.