Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya
Pria itu tidak mendekat, namun tatapan elangnya mengunci tubuh Btari dengan intensitas yang sanggup membuat nyali wanita lain menciut.
"Aku tidak peduli dia adikku, sepupuku, atau siapa pun itu, Btari," ucap Ararya, setiap kata yang keluar dari bibirnya terdengar dingin, lambat, namun sarat akan penekanan yang tidak bisa diganggu gugat. "Adhi itu bajingan yang tahu benar cara memanfaatkan wajahnya untuk memikat wanita. Dan aku tidak sudi membiarkan sepasang matanya—atau mata pria mana pun di rumah ini—menatap milikku terlalu lama."
Ararya melangkah mendekat secara perlahan, mengikis jarak yang baru saja diciptakan Btari hingga wanita itu kembali terdesak ke tepi ranjang besar mereka.
Hot Chapters