Suara Desahan Di Kamar Iparku
Tentu akan membuat siapapun yang mendengarkan akan merasa kasihan, akan tetapi tidak dengan orang-orang yang telah tahu tabiat perempuan bernama Arita.
Raya meraih tangan sang Mama, mencoba menariknya untuk mengikuti langkahnya. Akan tetapi tak ada pergerakan sama sekali. Raya menolehkan kepala, ia melihat sang Mama sedang menatap Arita.
"Ma, ayo," ucap Raya yang tentu saja membuat tubuh Arita sedikit tersentak kaget.
"Bentar."
Raya pun melepaskan pegangan tangannya saat Sang mama berusaha menariknya. Sedikit memicing kedua netra Raya saat melihat tangan Nania sedang merogoh tas yang menggantung di lengannya.