"Demons and Gods" adalah salah satu karya favorit saya karena sistem kultivasinya yang detail dan pengembangan karakter yang memuaskan. Untuk maju dalam kultivasi, seseorang harus terlebih dahulu menguasai dasar-dasarnya: mengolah kekuatan jiwa dan membuka ranah jiwa. Sang protagonis, Nie Li, sering kali memanfaatkan pengetahuan masa lalu untuk memaksimalkan efisiensi kultivasinya. Misalnya, ia memilih teknik seperti "Seni Petir Dewa Surgawi", yang memungkinkannya menyerap energi langit dan bumi jauh lebih cepat daripada metode tradisional. Lebih lanjut, mengonsumsi ramuan berkualitas tinggi dan bahan-bahan alami seperti "Rumput Pemelihara Jiwa" sangat penting untuk memperkuat fondasi kekuatan jiwa sebelum mencapai terobosan. Aspek kunci lainnya adalah memahami hukum alam. Tokoh seperti Ye Ziyun mencapai kemajuan luar biasa melalui perenungan elemen es, menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang elemen atau hukum tertentu dapat membuka potensi tersembunyi. Menariknya, novel ini menekankan bahwa bakat saja tidak cukup; kecerdikan dalam memanfaatkan sumber daya (seperti warisan kuno atau formasi) seringkali membedakan kultivator biasa dari para jenius sejati.