Pengantin Untuk Tuan Lumpuh
"Aku tahu. Tapi demi Queen, aku rela lawan siapa aja."
***
Pagi menjelang dengan cepat, pesawat dari Braveheart mendarat. Mama Celine dan Ane melangkah masuk rumah sakit, membawa aura kekuatan keluarga yang siap menghadapi badai baru.
Mama Celine dan Ane melangkah cepat menyusuri koridor rumah sakit yang masih sepi pagi itu. Mama Celine, dengan tas tangan kulit hitamnya yang elegan, memimpin langkah, wajahnya tegang tapi penuh tekad. Ane, adik Dirga yang energik, mengikuti di belakang sambil membawa sekotak makanan ringan dari Braveheart—kue tart spesial dan jus segar untuk Queen.
Hot Chapters