Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Exit

Exit

Masih kesal karena rasa kaget tadi menciptakan degub jantung berdebar, sudah seperti ketika crush atau doi mengirim pesan berkabar akan jumpa mengungkap rasa. “Aduh, sakit.” April baru saja mencubit pelan lenganku, aku tertawa demi melihat raut muka April yang cemberut, terlipat jadi beberapa bagian, keningnya ikut mengekerut, bibirnya dimajukan dua senti. “Kamu, tuh, ya, Olin.” “Maskudnya tuh, sorak sorai karena tampilanmu memukau pasang mata, Pril.” Aku berhenti tertawa, berhasil membuat April kesal sekali saja sudah cukup menyenangkan bagiku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as cried out
Read
+Library
Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

“AAAAAAAAHHHHH!!!” El berteriak sekencang mungkin, suaranya yang parau bergema di udara. Teriakannya yang sarat dengan rasa sakit, rasa kehilangan, dan rasa putus asa. Suara yang terdengar seperti memohon agar langit mendengar keluhnya. El berteriak lagi. “AZALEAAAA!!!”
1025.6K viewsOngoingAdded to Library 843 Times as cried out
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Seketika pemuda tersebut merasakan kekurangan oksigen, dan penderitaannya bertambah tatkala ayunan kaki Devada menimbullkan bunyi. “Lepaskan Callin!” teriak Joana, bau-bau kecemasan menyeruak. Akan tetapi, gadis itu bergeming. Dia lebih senang melihat Callin yang semakin menderita. Bola mata Callin yang melotot seperti buah anggur yang ranum. Devada ingin sekali melalapnya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as cried out
Read
+Library
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Dadanya naik-turun menahan sesak yang luar biasa. Calyspho mencengkeram pembatas jembatan batu itu kuat-kuat, menengadah ke arah langit malam, lalu berteriak memecah kesunyian dengan segenap kekecewaan dan rasa sakit hatinya. "ARGHHH! KAELANNNN! AKU BENCI KAU!"
103.5K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as cried out
Read
+Library
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as cried out
Read
+Library
Tears

Tears

Mbok Darmi sudah meninggal saat kami temukan. "Tidak mungkin! Tidak mungkin! Tidak mungkin! Tidak!!!" Ibell mulai menjerit histeris sambil berjongkok. Menyembunyikan kepalanya pada kedua lututnya. Menggoyang-goyangkan tubuhnya dengan gerakan konstan. Monster-monster mulai berkeluaran dari dalam kolong ranjangnya. Menyeringai ganas dan berniat untuk mencabik-cabiknya. Ibell takut!
Hot Chapters
1078.3K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as cried out
Read
+Library
HURT

HURT

Ke mana Kang Eun Jung yang selalu bersuara nyaring dan berapi-api setiap meneleponnya? “Kang Eun Jung, aku sedang tidak mood bercanda, oke? Jadi, tolong—” Kalimat Ae Ri terpotong begitu mendengar suara isak tangis Eun Jung. “Hei, ada apa? Kenapa kau menangis?” “Ae Ri ... sakit ... hiks ....” Suara Eun Jung terdengar sayup-sayup. Lalu, detik berikutnya sambungan telepon terputus.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as cried out
Read
+Library
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

Lia berlari dan menangis "Papa.......papa kenapa....hu..hu..hi" Lia meraung menangisi papanya . Dia melihat sekelilingnya mencari mamanya. "Mama mana....papa....mengapa pergi.... mana mamaku tante..hu.. hu.." Lia histeris, tante Sari memeluk Lia. "Lia yang kuat ya, Lia diam dulu dengar cerita tante" Tante Sari pun memeluk Lia. Lia sesunggukan menahan tangis dipelukkan tantenya.
7.7K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as cried out
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status