Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lamaran Tak Terduga

Lamaran Tak Terduga

Elvira Ayu Anindita tidak pernah menyangka hidupnya berubah hanya karena lamaran mendadak dari pria asing di depan kampusnya. Leonard Carell Mahendra, seorang pria dengan penampilan sederhananya namun sebenarnya adalah pewaris perusahaan besar, muak dengan tekanan keluarganya dan memilih Elvira untuk menjadi istrinya. Bagi Leonard, pernikahan ini hanya solusi cepat agar terbebas dari tuntutan keluarga. Namun, bagi Elvira yang memiliki trauma dengan orang kaya, ini adalah mimpi buruk. Di antara ketidakpercayaan, benturan ego, dan rahasia masa lalu, mampukah mereka menemukan jalan untuk saling menerima? Ataukah pernikahan ini hanya akan menjadi kesepakatan tanpa akhir bahagia?
Romansa
415 viewsOngoing
Read
Add to library
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

De Rossa
Jingga Maharani, gadis cantik berusia dua puluh tahun ini mendapatkan lamaran dari Oma. Beliau merupakan istri almarhum dari sahabat kakek Ingga. Lamaran Oma sontak membuat Ingga dan orang tuanya terkejut. Namun ada alasan pilu di balik lamaran Oma, yang ingin Ingga menjadi pasangan untuk cucunya Ba
Romansa
1.4K viewsOngoing
Read
Add to library
WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

Wisnu mengirim WA untuk Wita--Wanita simpanannya--siapa sangka malah nyasar ke Ainun hingga akhirnya si istri(Ainun) tahu jika suaminya telah bermain gila di belakangnya. Tentu dari WA nyasar itu, akhirnya Ainun membalongkar kebejadan suaminya yang ternyata tak hanya punya satu simpanan. Siapa lagi simpanan Wisnu selain Wita?
Lainnya
865.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Istri Pertama Datang ke Acara Pesta Bayi Suaminya

Saat Istri Pertama Datang ke Acara Pesta Bayi Suaminya

Bukti demi bukti perselingkuhan Rayyan berhasil Saras kumpulkan. Dan setelah saatnya tiba ia akan membongkarnya tepat di pesta bayi suaminya dengan istri mudanya.
Romansa
38.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Kerah Baju Bernoda Merah

Kerah Baju Bernoda Merah

Nana Rose
"Aku Mencintaimu lebih dari apapun, Kirani Adriani," bisik Adi ke telinga sang istri tercinta. "Jangan kau kira aku akan mudah tertipu dengan mulut manismu, Mas Adi," balas Rani menahan perih. Kebahagiaan Rani seketika menghilang. Hatinya hancur lebur saat melihat noda merah di kerah baju Adiーsuaminya. Dia berharap dapat hidup bahagia bersama suaminya hingga maut memisahkan mereka. Namun nyatanya, hanya menyisakan kepedihan. Rani memilih untuk menutup mata saat mengetahui sosok pelakor yang hadir menghancurkan rumah tangganya. Rani berusaha bangkit dari keterpurukan. Karena hidup harus terus berjalan, bukan? Siapa pelakor itu? Akankah rumah tangga Rani dan Adi tetap bertahan? Instagram: Nana_rostia91 FB: Nana Nafaqih Nhana Salam hangat, Nana
Rumah Tangga
104.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
Read
Add to library
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
Romansa
103.0K viewsOngoing
Read
Add to library
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
Short Story · Romansa
2.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

“Jantungku di sini, setiap detaknya di sana. Hati ini adalah milikku, sedangkan detaknya adalah dirimu.” — Maulana Jalaluddin Rumi. _____ Dilamar oleh seorang lelaki yang terkenal baik dan penyabar seperti sebuah mimpi indah dalam tidur. Namun, ketika mengetahui kalau dia adalah kekasih sahabatku, apa yang harus aku lakukan? Melepaskannya agar mereka kembali bersama atau tetap melanjutkan hubungan sampai ke pernikahan karena beranggapan bahwa ini adalah takdir? Aku dilema.
Romansa
105.6K viewsCompleted
Read
Add to library
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Savitri
"Ayo tinggal bersama…" Pemuda itu memandang wanita di hadapannya dengan tatapan tak percaya seolah-olah gadis di hadapannya ini sudah gila. Tapi wanita ini kelihatannya sangat serius dengan ucapannya barusan. "Aku suka apartemen ini. Kau juga suka dengan apartemen ini kan? Kita tinggal bersama, kita bagi uang sewanya, kita buat perjanjian dengan Pak Evan untuk mengatakan pada semua orang kalau kita adalah sepupu dan membuat ia berjanji untuk tidak menaikkan uang sewa selama 1 tahun. Setelah 1 tahun, kita bisa putuskan apakah kita mau tetap di sini atau tidak?" Wanita itu menatapnya sekali lagi dengan lebih serius. "Bagaimana?" Raut wajah pemuda itu tampak gusar tapi setelah beberapa menit, ia merasa kalau semua ucapan wanita ini masuk akal juga. Terutama untuk masalah berbagi uang sewa. Win – win solution! Dompetnya benar-benar tipis sekarang! "Ok. Deal…" Mereka berdua lalu berjabat tangan sebagai tanda persetujuan. "Tapi aku juga ada persyaratan khusus." kata pemuda tersebut dengan tatapan menggoda. Agnes mengankat alisnya, "Apa itu?" "Kau tidak boleh sampai jatuh cinta padaku…" Seulas senyum mengejek tersungging di wajah Agnes. "Jangan kuatir. Aku aseksual…."
Romansa
9.87.8K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
123456
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status