Miskin Gara-gara Nikah Lagi
Gadis itu mengangguk meski terlihat bingung.
Aku tidak langsung ke kantor, melainkan melipir ke mall dulu. Mengajaknya ke butik yang ada disana.
"Kok, ke mall, Mbak?"
"Emm, gini, Nis. Mbak minta maaf sebelumnya. Tapi, kamu jangan tersinggung ya? Kalau kamu pakai baju putih, stelan hitam, nanti malah dikira pekerja magang, bukan adik mbak. Dan bisa-bisa kamu disuruh-suruh lo. Bikin kopilah, ngeprint lah. Ya begitulah pokoknya. Dimanapun tempatnya, senioritas tetap ada. Jadi, kita kesini beli baju buat kamu. Gak papa ya? Jangan tersinggung lo." Hati-hati aku mengatakannya. Bagaimanapun juga, terkait style seseorang memang tema yang sensitif. Tapi tidak kusangka justru dia tersenyum lebar.
Bab Populer