Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bidan Mima

Bidan Mima

Nomor tak dikenal dan asing dengan kode +968 [Halo, assalammualaikum.] Aku menjawab telepon dengan salam dan sedikit berwaspada. [Waalaikumsalam, is this Mima's number?] tanya suara berat di seberang. [Yes, I'm Mima. Who's speaking?] Aku bertanya seraya menautkan alisku, penuh kebingungan dan juga kewaspadaan. [Hello, I'm Omar. I'm Reiki's friend at field.] Suara di seberang memperkenalkan diri.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as bemine
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Dia membuka kotak biru tersebut yang ternyata isinya tiga butir biskuit bayi. Nala dan Dewi mati-matian berusaha menyembunyikan tawa. Oscar, entah mengapa cowok usil itu selalu mengerjai Padma. Nala ingat, dulu Padma memperkenalkan diri dengan nama Kate yang diambil dari nama tengahnya, Katherine. Namun belakangan ini ia lebih suka dipanggil Padma, karena Oscar mengubah panggilannya dari Kate menjadi Keti. Menggunakan huruf E dan I.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as bemine
Read
+Library
Mata Batin
Read
+Library
Benci Menjadi Cinta

Benci Menjadi Cinta

Sinta : punya dong kan ayah gua orang Jawa, sedangkan ibu gua asli orang si ni Clara : mantap berarti lu bisa bahasa Jawa dong Sin kan keturunan Jawa tuh Sinta : bisa sedikit-sedikit mah tapi gua cuman inget sama 2 kata doang Dewi : wih coba atuh ajarin gua biar bisa ngomong bahasa Jawa haha Sinta : gua aja cuman inget kata boten sama nggih doang haha Hilda : itu aja gua ngga tau artinya apa Sin Sinta : kalau boten itu artinya ngga kalah, kalau nggih itu artinya iya Clara : susah juga ya, nanti gua kalau ke Jawa ngomong dua kalimat itu aja deh haha Sinta : haha iya kali yang ada orang bingung Clar terus nanti ditanya apa malah jawab apa Dewi : hahaha yang ada orang jawanya ketawa Clar
104.9K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as bemine
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Dengan kepala tertunduk, dia dengan lembut memutar-mutar gelasnya. Jubah malam biru laut yang dia kenakan memamerkan wajahnya yang terpahat dengan sempurna. Matanya menunduk, dan jari-jarinya yang panjang mengetuk-ngetuk sisi gelas anggur. Itu adalah pemandangan yang bisa memabukkan wanita mana pun. Melihat putranya dalam terang ini, Qin Yumin merasakan ketidakakraban yang aneh. “Saya mendengar tentang pertemuan hari ini. Anda menolak Rencana Greenfield Manor?”
104.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as bemine
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status