Aku (Bukan) Istri Pilihan
“Iya, Dok, sangat di tunggu. Keluarga kami bahkan rela pindah rumah demi menanti kelahirannya. Papa dan Mama meninggalkan istananya, demi menanti kelahiran sang cucu, hehehehe ….”
“Pak Bara ikut pindah juga?”
“Awalnya iya, tetapi Indri mengusir saya akhirnya, terpaksa saya balik ke rumah utama. Meski sangat sunyi sendirian di sana. Tapi, hanya sebentar, kok, Dok. Sampai bayi ini lahir saja. Kira-kira berapa lama lagi, ya, Dok?”
“Mungkin sekitar 13 minggu lagi, Pak Bara. Gak terasa itu.”
Hot Chapters