Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
Short Story · Romansa
10.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya

Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya

[Konten dewasa.] Chloe Carlson, 35, adalah seorang wanita menikah yang tinggal bersama suaminya yang selingkuh, Vincent Gray, dan putri mereka-Mackenzie. Pernikahannya yang gagal menyebabkan dia mengajukan cerai setelah 10 tahun, namun suaminya menolak menandatanganinya. "Aku tahu apa yang kamu inginkan Chloe, kamu menginginkan uangku setelah kita bercerai. Kamu ingin mengambil segalanya dariku dan aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi!" Vincent menuduh. "Aku tidak membutuhkan uangmu, Vincent! Aku hanya ingin membawa Mackenzie bersamaku dan pergi!" Akhirnya, dia meninggalkan suaminya yang bajingan itu tanpa mengambil sepeser pun darinya. Dia akan mengukir jalan hidupnya sendiri dan memberikan putrinya yang terbaik di dunia. Namun, segalanya tidak berjalan baik dengan seorang ibu tunggal seperti Chloe. Sulitnya mendapatkan pekerjaan karena sudah lama menjadi ibu rumah tangga tanpa kualifikasi. Karena itu, dalam keputusasaan karena dia harus merawat putrinya, dia hanya punya satu jalan keluar. Dia menghubungi saudara iparnya, Vernon Phoenix Gray, 25, seorang playboy muda yang tidak berperasaan, yang kebetulan adalah CEO sebuah perusahaan yang sedang berkembang pesat, dan memintanya untuk bekerja di masa sulit ini. "Pekerjaan itu tidak menjadi masalah. Kamu bisa bekerja sebagai asisten pribadiku dan mengurus semua kebutuhanku sehari-hari." Vernon menyeringai dan mencondongkan tubuh. "Terutama di tempat tidur," bisiknya di telinga Chloe. Akankah Chloe jatuh ke tangan kakak iparnya yang jahat dan menjadi budak nafsunya? Atau akankah dia kembali ke suaminya yang kejam demi masa depan putri mereka? Catatan: Ada perbedaan usia dalam cerita ini, Chloe berusia 35 tahun. Vincent berusia 35 tahun. Vernon berusia 25 tahun.
Rumah Tangga
105.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!

Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!

Saat Keluarga Gunawan hampir bangkrut, pasangan suami istri dari Grup Gunawan datang meminta nikah bisnis. Ayahku kasihan melihatku mencintai Sienzo Gunawan selama 10 tahun, jadi dia menyelamatkan Keluarga Gunawan dengan menginvestasi sebesar 20 trilun dan menikahkan aku ke sana. Pada malam pernikahan kami, Sienzo menutup mataku dengan kain merah, lalu memaksaku bercinta berkali-kali dengan kasar. Satu bulan kemudian, aku membawa hasil tes kehamilan dengan senang untuk menemuinya. Tapi aku malah mendengar dia sedang taruhan dengan temannya, “Silvia sudah ditiduri oleh belasan orang. Menurut kalian, siapa ayah dari anak yang dihamilinya?” Teman-temannya pada tertawa, lalu berkata, “Tuan Sienzo, aku cuman menidurinya tiga kali. Nggak mungkin punyaku, ‘kan?” “Menurutku, Ajahar sangat hebat. Malam itu, Silvia hampir gila dibuatnya. Aku bertaruh 200 juta! Itu pasti anaknya!” Aku baru tahu, ternyata orang yang tidur bersamaku di malam pernikahan bukanlah Sienzo, melainkan belasan temannya. Aku menyerbu masuk sambil mengamuk kayak orang gila, tapi Sienzo malah tampak acuh tak acuh, “Ngapain nangis? Waktu itu, kalau bukan keluargamu mengancamku dengan investasi dan membuat Tina pergi, aku nggak akan memperlakukanmu seperti ini.” “Dengar baik-baik, aku baru akan berhenti saat Tina mau maafkan aku.” Aku meminta cerai dengan putus asa, tapi dia malah mengancamku dengan video malam itu dan mengurungku di ruang bawah tanah, “Jangan buru-buru pergi. Kami masih lagi taruhan siapa ayah si anak haram ini.” Delapan bulan kemudian, aku mati bersama bayi saat persalinan sulit di ruang bawah tanah. Saat aku bangun kembali, aku hidup kembali pada hari di mana Keluarga Gunawan memohon pada ayahku untuk berinvestasi dan nikah bisnis itu. Kali ini, Sienzo menangis pada malam pernikahanku.
Short Story · Reinkarnasi
15.0K viewsCompleted
Read
Add to library
UNCONTROL CEO DESIRE (INDONESIA)

UNCONTROL CEO DESIRE (INDONESIA)

Di_evil
"Aku menginginkanmu. Setiap inchi tubuhmu menarik perhatianku. Apakah kita tidak akan ada kesempatan tidur bersama?" Kembali, Sarla menggelengkan kepalanya dengan gerakan kuat beberapa kali. "Tidak akan!" "Kau harus ingat jika aku berada di sini bukanlah sebagai pelayanmu dan melakukan apa saja yang kau minta. Termasuk tidur denganmu Mr--" "Kau memang bukan pelayanku. Tapi, kau sudah hidup bersamaku di sini. Kau sudah mendapatkan semua fasilitas mewah di rumahku." "Jadi, apa tidak boleh aku menerima balasan? Minimal kau dapat menyerahkan tubuh indahmu, Miss Sarla." Wilzton menyeringai. "Baiklah. Anggap saja aku membalas budi. Harus berapa kali aku bersedia untuk kau tiduri?" tanya Sarla dengan tenang. Tak menunjukkan kegugupan. "Haha. Selama gairahmu masih menginginkanku untuk memuaskanmu." Sarla membeliak kaget. "Apa katamu?" "Kau suka bukan? Apa pun yang menyenangkan hatimu akan aku lakukan, Sayang." Sarla kian membelalakan mata. Tambah kesal juga akan ucapan Wilzton yang baginya penghinaan. "Cih, kau kira kau bisa memuaskanku begitu saja?" Sarla dominasikan nada mencibir dan jengkel. "Lebih baik kau lihat dulu permainanku. Baru, kau boleh menilai. Aku jamin aku tidak mengecewakan." …………….. Sarla Maykan Parker harus menanggung akibat dari hidup glamour yang sudah melewati batas. Tak bisa ia hindari hukuman ditentukan oleh keluarganya sendiri. Dibuang ke San Fransisco, tinggal di rumah seorang billionaire muda bernama Wilzton Davis tanpa dibekali sepeser pun uang. Tidak hanya hari-hari harus dilewatinya yang berubah drastis. Namun juga, hati dan hasratnya. Wilzton terlalu tampan dengan paras menawan dan tubuh tinggi atletis. Ditambah sentuhan-sentuhan pria itu yang selalu membakar gairahnya. Sarla tak bisa menahan godaan. Perlahan namun pasti, ia mulai terperangkap. Bergantung pada Wilzton hingga memberikan cinta dan tubuhnya untuk pria itu seutuhnya.
Romansa
1013.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
Short Story · Romansa
1.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Love You Perfectly

Love You Perfectly

Eve Mira
Hale adalah seorang CEO kaya dan seorang pria perfeksionisbia juga membenci segala kecacatan, lalu ia bertemu dengan Meira, seorang gadis tunarungu sederhana yang berprofesi sebagai pelukis muda. Siapa sangka jika awal pertemuan Hale dan Meira yang terlampau biasa akhirnya menanamkan perasaan cinta yang begitu mendalam pada Meira, si gadis yang jauh dari kata sempurna. Awalnya Hale hanya tertarik pada gaya lukisan Meira yang terlihat sangat nyata dan seolah memiliki nyawa. Namun, karena pertemuan mereka yang intens sebagai pelukis dan pecinta seni Hale perlahan jatuh pada pesona Meira, dia mencintai Meira! Baik Meira dan Hale yang saat itu sama-sama menyukai namun mereka juga memiliki masa lalu yang kelam. Meira si pengidap HIV AIDS yang takut atas sentuhan intim pria di tubuhnya, lalu Hale si penderita Borderline Disorder yang cukup parah, hal itu membuat hubungan antara Meira dan Hale tak seindah yang kita kira, belum lagi dengan kedatangan Saye, orang yang sempat mengambil bagian penting dalam hidup Hale di masa lalu. Saye adalah cinta pertama Hale. Namun kini tempat itu telah digantikan oleh kehadiran Meira. Tapi Saye itu licik, dia menginginkan Hale, maka ia akan melakukan cara apapun untuk memisahkan Hale dari Meira. "Aku tak bisa bersanding denganmu Hale, aku ini sangat jauh dari kata sempurna... Aku ini cacat dan menjijikan..." "Aku mencintaimu dengan segala kekurangan itu Meira, aku akan menjadi penutup kekuranganmu," "Aku tunarungu, aku pengidap HIV, kau tak akan bahagia bersamaku, kumohon Hale!" "Lalu apa bedanya denganku? Aku seorang pengidap Borderline Disorder." "Mari kita mulai semuanya Meira, kita akan merubah kekurangan ini menjadi kesempurnaan dengan cinta diantara kita..." "Baiklah Hale..." Hingga si wanita penggoda, Saye, datang dan menghancurkan hubungan antara Hale dan Meira yang baru seumur jagung muda. "Hale, hidupku tak akan panjang, aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu" Bagaimana Hale menentukan pilihannya? Meira cinta sejatinya, atau Saye cinta pertama nya?
Romansa
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
Short Story · Realistis
3.5K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status