Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Tak henti ia berucap syukur. Tiba-tiba saja angan Rayi menerawang. Tak lama lagi Ramadan akan segera tiba, seluruh santri dan santriwati akan pulang. Ia berharap Raya akan berpikir sama. Hal indah seketika memenuhi benak tuan muda. Ia menarik sudut bibirnya, membayangkan wajah cantik dan polah menggemaskan Raya yang selalu menggoda. Dadanya mendadak berdegup kencang, ia sudah tak sabar ingin segera berjumpa.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai can't wait to see
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Arya mengajakku liburan keliling Negara Ohana. Dia membelikan semua pakaian yang kusuka. Saat ada foto makanan yang kupuji, dia langsung memesan makanan itu untukku. Saat kami melewati sebuah mobil sport berwarna putih dan aku memuji mobil itu bagus, dia langsung menghubungi sekretarisnya. Setelah itu, dia menunjukkan video berisi penjelasan dari penjual mobil, kemudian menyuruhku memilih warna yang kusukai.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai can't wait to see
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

kata Shareen sambil mengambil cemilan di depan kemudian membawanya ke dalam pelukannya. "Tapi?" tanya Bian dengan kening berkerut. "Aku baca di grup katanya ujian diundur"jawab shareen acuh. "Ah pasti kerena virus itu. Kakak lihat beritanya di TV semua orang harus stay di rumah." Shareen mendengarkan penjelasan katanya itu hanya menganggukan kepalanya. "Iya, kak. Ay juga gak tahu. tadi pas lihat di Wa cuman kebaca kata diundur sama libur aja" jelas Shareendengan singiran 1 menit Bian mendengus pelan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai can't wait to see
Baca
+Pustaka
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Aku tunggu di rumah, ayo kita bicara baik-baik. Sebelum mengirim pesan itu, Bryan masih berkhayal bahwa Cecil akan segera kembali setelah melihatnya menundukkan kepalanya dengan sungguh-sungguh. Bryan masih berpikir Cecil hanya sedang bersikap picik seperti sebelumnya. Dia bahkan berpikir untuk menunggu Cecil kembali, ingin memberi tahu Cecil bahwa dia akan marah jika wanita itu mempermainkannya. Begitu pesan terkirim, Bryan baru tertegun ketika melihat tanda seru merah di layar.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai can't wait to see
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status