Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The So-called Art

The So-called Art

On my fifth birthday with Zachary Murdock, I sit once again in front of a full table of cold food, just like every year before. Zachary had promised, as always, to spend the day with me. And, as always, he breaks that promise. This year, it's because his childhood sweetheart wanted to shoot a set of "artistic photos". She invited him and a few of his close buddies to be part of it. Without hesitation, he ditches me again and runs straight into her arms. At 11:00 pm, his childhood sweetheart posts a photo to her social media and sets it so that only I can see it. In the picture, four men are in nothing but black briefs and Windsor-knotted ties. They kneel around her while she is draped in sheer fabric like a goddess. The caption reads, "Some people beg for crumbs, but I own the entire bakery." I take a screenshot. Then, I send it to the girlfriends of all three of Zachary’s best buddies. If they all look down on me this much, let's hope they don't end up on their knees begging me someday.
Baca
Tambahkan
Isang Halik? Hiwalay na!

Isang Halik? Hiwalay na!

Ang first love ng asawa ko ay nag-post ng isang video sa kanyang social media. Sa video, nagpapasa silang dalawa ng playing card gamit ang kanilang mga labi. Nang mahulog ang card ay nagtagpo ang kanilang mga labi sa isang halik. Hindi sila huminto—parang nawala sa sandaling iyon, mapusok silang naghalikan sa loob ng isang minuto. Ang caption niya: [Still the same clumsy piggy! PS: Ang mga skills ni Steve ay kasing galing tulad ng dati!] Tahimik kong ni-like ang post at nag-iwan ng komento: [Congrats.] Sa sumunod na segundo, tumawag ang asawa ko, galit na galit na sumigaw, "Walang ibang babaeng kasing drama mo! Nakipaglaro lang ako kay Lanie. Bakit naman ummakto ka na parang baliw?" Noon ko napagtanto na ang pitong taon ng pag-ibig ay walang kahulugan. Oras na para umalis ako.
Baca
Tambahkan
The Last Straw

The Last Straw

Jenny posted a picture of me and her brother, who had an intellectual disability. The caption? "Finally, a happy ending!" The comments were all the same: "Is this your sister-in-law? She’s gorgeous!" I simply replied with a question mark, but Jenny ignored me and responded to someone else instead. "She's kinda my sister-in-law, yes!" It didn't take long for Steven to call me, his tone full of anger. "It was just a little edit, do you really have to blow things out of proportion?" Half an hour later, Jenny posted another photo of her sitting in Steven's luxury car, and even tagged me in it. "We may not be related by blood, but this big brother of mine has always been my rock!" Steven commented. "I'll always be here." I knew he was trying to get a rise on me on purpose to appease Jenny, but I didn't grace them with a reply this time. All I did was like the post and file for divorce.
Baca
Tambahkan
A Thing of the Past

A Thing of the Past

A few weeks before our wedding, Rodney Luther's stepmother, Jessica Flaine, posts a photo on her social media. In the photo, she's wearing the wedding dress I picked out, holding a bouquet of red roses, and shyly leaning toward Rodney, asking for a kiss. The caption reads—"Dreams fulfilled." I don't call Rodney in tears or throw a fit like I used to. I simply like the post and leave a comment. "Screenshot sent to Rodney's father." Not long after, Jessica deletes the post, and Rodney's phone call follows immediately. "Ivana, you're being so petty! The rest of my days belong to you. It's only today that I'm fulfilling a small dream of Jessica's. Hurry up and explain things to my dad! "Come on, be good. I've got a gift for you." A scoff escapes me. "Rodney, do you hear me clearly? Go explain it to your father yourself!"
Baca
Tambahkan
Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tiga bulan sebelum menikah, pacarku memposting di instagram sebuah foto dirinya bersama adik angkatku. Foto itu menunjukkan surat pernikahan mereka dan potret kehamilan adik angkatku. Caption yang dituliskan, [Resmi menyambut kehidupan kecil kami.] Adik angkatku meninggalkan komentar dengan emoji malu-malu. Ibuku memberi tanda suka pada unggahan itu dan menambahkan komentar, [Aku akan menjaga anak itu setelah lahir. Kalian berdua tenang saja menikmati hidup berdua.] Aku tidak bisa menahan diri dan hanya meninggalkan tanda tanya sebagai komentar. Detik berikutnya, pacarku langsung memarahiku habis-habisan. [Dia hanya meminjam status pernikahan denganku selama satu tahun. Setelah anak lahir, aku akan kembali padamu.] [Jangan pelit begitu. Ibu juga sudah bilang, kamu baru boleh menikahiku setelah melahirkan anak laki-laki. Jadi, kita adakan pernikahan dulu, baru urus akta nikah nanti..] Aku hanya menjawab dengan datar, "Oh." Setelah itu, aku menghapus semua unggahan di media sosial yang berkaitan dengannya. Sebagai gantinya, aku memposting hal baru, [Butuh calon pengantin pria. Siapa yang mau menikah denganku?]
Cerita Pendek · Romansa
10.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dendam Cinta Zasqia

Dendam Cinta Zasqia

Sm. Soediro
Zasqia dan Surya berpacaran sejak mereka Sama-sama duduk di bangku kuliah, 7 tahun lamanya mereka memadu kasih, saling setia, 3 tahun yang lalu mereka harus berpisah sebab Zasqia dipindah tugas ke Cililin Bandung Jawa Barat sebagai kepala Bidan, selama LDR mereka baik-baik saja, Surya berjanji di bulan Desember akan melamar Zasqia sebab di bulan itu juga masa tugas Zasqia di Cililin selesai, sayangnya di bulan Oktober Zasqia menemukan bukti perselingkuhan Surya, bukan hanya selingkuh akan tetapi Surya bahkan sudah bertunangan dengan wanita lain. Zasqia patah hati dan memutuskan menemui Surya di kota Ngawi, dengan kereta api jurusan Bandung -Kertosono akhirnya Zasqia menemui Surya, mereka pergi berdua ke tempat rekreasi dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah, sayangnya saat pertemuan Surya cemburu dengan dokter Ryan, dan menuduh Zasqia selingkuh dengan dokter Ryan, karena kalap Surya memperkosa Zasqia. Keesokan harinya Surya mengajak dokter Ryan dan Zasqia menemui kedua orang tuanya, untuk meminta ijin menikahi Zasqia, namun caci dan maki orang tua Surya berikan ke Zasqia. Dokter Ryan mengajak Surya ngobrol di luar rumah, mereka memutuskan berbicara di sebuah bukit, obrolan terjadi, dan Surya memutuskan untuk meninggalkan Zasqia dengan alasan takut kepada ayah dan bunda nya. Dokter Ryan emosi dan terjadilah duel diantara mereka berdua, melihat itu Zasqia mencoba melerai dan tidak berhasil, ahirnya Zasqia memutuskan untuk meninggalkan Surya dan dokter Ryan, naasnya Zasqia terpeleset dan jatuh, dengan kepala membentur batu, Zasqia meninggal di perjalanan. Dokter Ryan tidak bisa menerima kematian Zasqia, lalu dia membawa jenazah Zasqia ke rumah bapak Suganda, yang terkenal sebagai orang pintar, dan bisa menghidupkan jasad yang sudah mati, Zasqia hidup kembali, dan kini dia kembali untuk menuntut balas atas kematiannya. Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Zasqia bisa membalas dendam?. Dan siapakah Zasqia yang sekarang ini?.
104.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta yang hilang

Cinta yang hilang

Andika
Dimas merupakan anak dari seorang ibu tunggal bernama Sonya. Ayahnya telah meninggalkan keluarga mereka karena masalah yang terjadi dengan ibunya di masa lalu. Dimas tumbuh menjadi anak yang cerdas dan pandai melukis. Hingga dia berhasil masuk di salah satu SMA favorit. Di SMA itu Dimas mulai menemukan cintanya. Refita merupakan kekasih pertama Dimas yang ia kenal selama di SMA. Mereka telah saling mengenal selama 6 bukan dan akhirnya mereka memutuskan untuk pacaran. Namun, semenjak itu Refita malah menghilang dan tidak pernah ke sekolah lagi. Refita masih bisa dihubungi lewat telepon dan ia mengatakan bahwa dirinya pergi ke Bandung. Itu merupakan kata-kata terakhir Refita setelah dirinya sudah tidak bisa ditelepon lagi Dimas tidak bisa berbuat apa-apa karena harus menuntaskan study di SMA-nya. Setelah lulus SMA, Dimas akhirnya memutuskan pergi ke Bandung berniat mencari Refita. Namun, Dimas tidak memiliki petunjuk apa-apa selain wajah kekasihnya yang pernah ia lukis tempo hari. Dimas pun harus menjadi pelukis jalanan untuk bertahan hidup di Bandung. Dia juga memasang lukisan wajah Refita di tempat ia bekerja. Selain untuk alat promosi, ia juga berharap ada orang yang mengenali wajah pada lukisannya itu. Hingga ia bertemu dengan seorang pria paruh baya bernama Rusli. Pria itu sering menemui Dimas dan mengajaknya untuk mengobrol. Hingga Rusli menceritakan bahwa dirinya merupakan ayah kandung Dimas. Ia menjelaskan bahwa Dimas merupakan hasil hubungan gelapnya dengan Sonya. Ia juga menjelaskan bahwa Refita merupakan hasil hubungan dengan Raya, istrinya yang sah. Rusli yang waktu itu mengetahui bahwa Dimas dan Refita berpacaran. Lantas mencoba memisahkan mereka karena tidak ingin terjadi hubungan yang sedarah. Rusli memutuskan untuk membawa Refita ke Bandung dan menyekolahkannya disana. Setelah bercerita, Rusli pun memberikan kesempatan kepada Dimas untuk menemui Refita. Rusli meminta Dimas untuk menerima Refita sebagai kekasihnya, namun sebagai adiknya. Dimas pun akhirnya menemui Refita dan mau menerimanya sebagai seorang adik.
Romansa
106.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
They Celebrated ‘Freedom’ — So Did I

They Celebrated ‘Freedom’ — So Did I

I had been married to Natasha Bates for ten years, and not once did she ever join me for our family's Independence Day cookout. This year, on the night before the celebration, I finally gathered the courage to ask if she wanted to come. She scoffed and said, "What are you, stuck in the past? Who even celebrates the Fourth with a family dinner anymore?" Yet that very evening, I saw a social media post of Natasha with her male best friend, Stanley Rogers. They were quite intimate in the picture, and the caption read: [True happiness is celebrating Independence Day with your bestie!] I commented back: [Hope you two lovebirds make it official soon.] Stanley did not hold back. He messaged me a bunch of intimate photos of the two of them. Then, he added, [You're just a leech living off his wife. What right do you have to question anything about Nattie?] Everyone always thought I was a gold-digger living off Natasha's success. However, they all forgot that I was the sole major shareholder of the company. This time, I’m done staying silent.
Baca
Tambahkan
Mission Impossible: Survive My Family's Sabotage

Mission Impossible: Survive My Family's Sabotage

Before heading out on her undercover mission, my daughter Anna Stone left me a farewell letter. My husband, Wayne Stone, who adores her, reads it and immediately posts her photo on Instagram. His caption reads, "I heard Anna's on a mission. Let's see how many drug dens she'll take down this time." Anna's devoted husband, Gabriel Morrison, barely glances at the letter before dropping her exact location online. Anna's twin brother, Casper Stone, has always been inseparable from her. However, after reading the letter, he goes straight to the drug dealers and brings them to her. Anna's cover is blown, the mission fails, and all 37 officers are wiped out without a trace. I collapse in despair, lashing out at them with desperate questions, only to be bound and sent to Mirewick, a notorious criminal den. When I open my eyes again, I find myself back on the day Anna sets out on her mission.
Baca
Tambahkan
It's Easy to Fall Out of Love

It's Easy to Fall Out of Love

For eight long years, Bryan Millan and I were married, but you’d never have known it by looking at his life. He never once acknowledged our relationship in public. Not a single post, not a single mention of me on his social media. Then came our anniversary. The day that was supposed to be about us. Instead, Bryan made an announcement on his Instagram account—just not the one I expected. There he was, hand in hand with his assistant, her draped in a wedding dress. The caption read: [When you're in love, you want the whole world to know.] The comments flooded in. [Bryan finally got married!] [Congrats! Wishing you a lifetime of happiness together!] In that moment, I could no longer lie to myself. Bryan wasn't reserved. He just never loved me. So, I decided to let go. But he wasn't ready for that. He clung to me, desperate now. But I pried his hands off and laughed—a real, genuine laugh, the kind that comes from somewhere deep inside when you realize you're finally free. Then, I looked him straight in the eye and said the words I'd been holding in, "Don't beg me to come back. Because now that I don't love you, I've never felt better."
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
56789
...
11
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status