Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Tawanan Pelunas Hutang

Gadis Tawanan Pelunas Hutang

Nikmat, gurih dan pecah di mulut. "Gimana? Enak, kan?" tanya wanita berambut panjang terurai itu sambil tersenyum memandangi wajah cantik turunan dirinya dengan penuh kasih sayang. Cinta mengangguk penuh semangat. "Em, enak. Ini manis dan sangat nikmat, Bu," jawabnya dengan membulatkan dua bola mata membuat sang ibu kembali angkat bicara. "Ibu doakan semoga perjalanan hidupmu kelak bisa semanis puding buatan Ibu ini, Nak!" ucapnya masih dengan tawa yang terbit penuh harap.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap Mas Ramli

Ah! Mantap Mas Ramli

Kenikmatan itu hanya ia dapatkan dari Aland alias Ramli. "I-itu cuma pura-pura. A-aku tidak menikmatinya, sama sekali tidak!" Vina masih keras kepala menampik jika dirinya tidak merasakan itu. Tapi bagi Aland, wanita itu gengsinya sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari pegunungan Himalaya. Mendengar itu, Aland segera mengangkat satu kaki wanita itu lalu dengan senyum seringainya. Ia mengarahkan sesuatu pada tempatnya. Dan akhirnya...
9.84.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149.6K kali sebagai mendesah nikmat
Tampilkan Ulasan (111)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Desah Nikmat Istri Simpanan

Desah Nikmat Istri Simpanan

"teruskan sayang... ahh sayang... nikmat banget!" Alex menundukkan tubuhnya ke atas Almira dengan tenaga yang luar biasa, setiap hentakan membawa gelombang rasa yang tak tertahankan. Keringat membasahi dahi dan punggungnya, otot-ototnya tegang seolah tak ada lagi cadangan tenaga. Almira menggigit bibirnya, mencoba menahan desah yang mulai lepas dari kerongkongannya, matanya terpejam erat sambil merasakan gelombang kenikmatan yang semakin membesar. Suara napas mereka bercampur, bergantian antara desahan berat dan bisikan kecil yang penuh arti.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

"Baiklah, kalau begitu saya ingin makan telur mata sapi sama sambal kecap." "Serius? Maksud saya, di sini banyak sekali bahan makanan yang mewah. Nyonya yakin hanya memesan telur ceplok dan sambal kecap?" Mbok Darmi terheran-heran. Dia majikannya. Istri dari tuan muda tempatnya bergantung hidup selama ini. Tapi Alma hanya memesan telur ceplok dan sambal kecap sebagai menu sarapan?
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

Saat ini Moreano sedang mencari benang merahnya. “Kau merasa aman di sini?” telisik Vicky. Dilihatnya, salad Jeff Hopkins sudah tandas. Dan lelaki dengan kepala yang nyaris dipenuhi uban itu tampak puas dengan salad yang dihabiskannya seorang diri. Dia mengusap sudut bibir dengan jempol tangan, lalu menjilatnya. Vicky berusaha untuk tidak berkedip, karena setiap gerakan tubuh Jeff harus direkamnya dalam ingatan.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Misi Menggoda Bos Tampan

Misi Menggoda Bos Tampan

Tubuhku langsung melengkung ke atas, merasakan kenikmatan aneh yang membuatku ingin menghentikan pak James sekarang juga, tapi di sisi lain aku menginginkan pak James untuk terus di sana. Pak James memainkannya, menghisap, menyesap, mengulum, dan memainkannya dengan lidah. Rasanya, sesuatu yang tadi ingin keluar kembali lagi. Kali ini lebih terasa. Tubuhku menegang, melengkung ke atas. Tanganku memegang kuat spei. Hingga akhirnya, tubuhku bergetar hebat, mengeluarkan sesuatu dari bagian bawahku, sesuatu yang membuatku lega luar biasa. Pak James menyesapnya. "Manis. Enak sekali, Diana."
10961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

tanya Denis perhatian. Fasya terkejut dan menggeleng cepat, "Nggak, Mas. Aku udah kenyang, tunggu makanan penutup aja." "Kalau gitu gue habisin, ya?" Tanpa menunggu jawabannya, Niko dengan cepat mengambil tiga udang terakhir.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

Fiona mendesah saat Darren memainkan miliknya begitu gila. “Hmmm? Bagaimana ya? Kalau kamu tak habiskan, aku akan terus begini, sayang,” ucap Darren dengan manis. Fiona menyangga tubuhnya di atas meja dengan kedua tangan di sana. Ia berusaha melahap roti, dan mengunyah di sela-sela desahnya yang semakin nikmat. ‘Aku ini kenapa? Ini nikmat! Sungguh!’ Fiona semakin senang.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

sesal mbok Tarsih. Aku menggelang, “Tidak apa-apa, mbok.” “Hanya itu saja. Sebenarnya kami tidak begitu mengetahui tentang den Azmi karena kami saja jarang bertemu dan komunikasi. Tapi kalau non Fitri ingin tahu, den Azmi selalu meminta mbok untuk memasak paha ayam goreng, tapi bukan ayam goreng pakai bumbu sachet tapi ayam goreng yang pakai bumbu kunyit dan bawang putih.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Om Arga menimpali. Aku masih tertegun melihat satu kardus besar yang berisi beberapa kotak susu pelancar ASI. “Oh, iya. Ini ada beberapa camilan berupa almond cookies. Cocok untuk ibu menyusui seperti Mbak Almira dan ini ….” Manda menyerahkan sebuah bingkisan kado kepadaku. “Titipan dari Bapak dan Ibu untuk Zen. Maaf tidak bisa ikut kemari.” Aku bergeming menatap barang bawaan dari Manda. Ini terlampau banyak. Ada beberapa box buah kurma, pepaya, pisang, dan lain-lain. Belum lagi sekardus susu dan camilan.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mendesah nikmat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status