Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa
"Wah, iya, Nak Adit. Dengan senang hati Bapak bantu. Sudah pokoknya Nak Adit tinggal terima beres. Saya siapin juga wali buat Nak Syahdu dan saksi, ya."
"Pak RT saja walinya."
"Baik, kalau cuma jadi walinya saya mau, asal jangan jadi mempelainya. Ayo sekarang kita ke Mesjid. Sebentar, saya panggil istri dulu biar bantuin merias Nak Syahdu sekalian siapin kebaya. Nak Adit pakai stelan jas Bapak ya. Walaupun ini pernikahan dadakan semoga berkesan buat kalian, semoga jadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah. Undang semua teman-teman kost nanti malam ya, Nak. Biar ikut menyaksikan ijab qobul kalian. Bapak juga mau undang warga sini. Biar banyak yang mendoakan kalian."