Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Kata Motaz Kata nafkah yang keluar dari mulut Motaz hampir saja membuat Mutiara memekik geli. Bulu kuduknya meremang ketika ingatan soal dirinya yang duduk di pangkuan Motaz kemarin melintas menghantam otaknya membuat tubuhnya bergidik. "M.m.makasih.." Jawab Mutiara gagap, kemudian berpaling menyembunyikan wajahnya yang ia yakin bersemburat merah.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Upah Satu Liter Beras

Upah Satu Liter Beras

” tanyanya, dengan penekanan. “Iya lah. Jaman sekarang, mana ada yang mau ngasih sesuatu secara cuma-cuma.” ujar Sukaesih, menatap sinis pada Tiara. Seketika tangan Mutiara gemetar, menggenggam plastik hitam dengan erat. Ia tidak menyangka. Selama ini, tenaga ibunya hanya dihargai satu liter beras oleh seseorang yang seharusnya bisa memberinya berkali lipat lebih dari itu.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Istri Seksi Sang Casanova

Istri Seksi Sang Casanova

“Aku sudah memanggilmu, tapi kau tidak mendengar.” “Kau ‘kan bisa mengguncang bahuku supaya aku dengar,” kata Mutia sambil menatap pada Firheith yang kini menyandarkan dagunya ke atas pintu yang terbuka. “Aku sudah berjanji tak akan menyentuhmu, bukan?” Ah, iya. Mutia lupa, gara-gara ini dia sendiri yang malu dengan rona di pipinya. “A-aku masuk ke dalam dulu,” pamitnya menghindar.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dosen Killer

Menjadi Istri Dosen Killer

Rasa haru yang tadi memenuhi dadanya menguap seketika, berganti dengan rasa kesal yang luar biasa namun dibarengi dengan detak jantung yang menggila. ​"Bener-bener ya! Baru aja dipuji romantis, langsung kumat mesumnya!" Keira mengomel sambil menutup wajahnya yang kini sudah merah padam melebihi warna logo ponsel barunya.
10966 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Merajut Kasih Yang Hampir Sirna

Lagian, sebagai seorang laki-laki, aku memahami sifat wanita yang memang terkenal dengan materialistis. Mutiara beralih menetap ke arahku, lalu ia berkata, “maafkan aku Mas. Aku tidak bisa hidup bersamamu. Aku tidak ingin hidup susah lagi,” ucap Mutia dengan nada yang sengaja dibuat lirih. Dia mengedipkan sebelah matanya ke arahku sebelum pergi berlalu meninggalkan aku dan Putri. Mutia memang wanita yang super duper pengertian dan juga perhatian. Terlebih goyangannya yang aduhai membuat aku mabuk kepayang.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Mutiara istri yang dijual

Mutiara istri yang dijual

Tiara menasehati "kamu itu ngomong apa sih Tiara." ucap Wili,meskipun dia agak kecewa saat mendengar nasehat dari Tiara. "nah...itu intan." "mana....?" Wili clingukan mencari sosok intan. "ha...ha...ha...katipu,ketipu..." Wili hanya membrengut kesal melihat kejahilan Tiara. Tiara dan Dewa tertawa terbahak melihat reaksi Wili.
1080.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan

Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan

"Ya, terserah." Mutiara segera pergi dari ruangan Tommy. Sebenarnya Mutiara sudah tidak ingin peduli lagi dengan ucapan lelaki itu yang sangat menyakitkan, tetapi dia masih punya telinga dan masih punya hati dan perasaan. Mendengar lelaki itu mengatakan jika tidak terpaksa dia tidak akan mengajaknya ke acara apapun, dia tentu saja merasa tidak dihargai. ******
1045.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Nainamira
Hallo kakak-kakak pembaca Selamat datang di karya baru nainamira. Naina ucapkan terima kasih untuk mampir ke sini, jangan lupa tinggalkan jejak ya kak, beli ulasan dan vote untuk karya ini, biar Nai lebih semangat untuk update dan menyelesaikan ceritanya.
maya sari
menunggu Diaz datang n menjemput mutiara, pdhal aku kasian sama si tom tom krna tom tom sebenar nya cinta sama Mutia tp krna ego, n gengsi terlalu tinggi menghancurkan si tom tom itu sendiri ... si tom2 menjerumuskan diri dlm pelukan Siska huh gak level banget si tom tom ne yah huh
Baca Semua Ulasan
Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Dicampakkan Setelah Malam Pertama

“Mereka tidak akan melakukan apa pun terkait itu. Aku mengenal betul bagaimana mereka dan keputusanku tetaplah milikku, tidak ada kaitannya dengan orang lain.” “Aku hanya khawatir.” “Nggak ada yang perlu dikhawatirkan. Semuanya akan baik-baik saja. Terlebih lagi selama kamu tidak berulah.” “Seakan-akan aku ini pembuat onar.” “Memangnya bukan?” Permata menyeringai penuh makna. “Ya, aku memang bedebah.” “Cukup sekali jadi bedebah. Jangan lakukan lagi untuk kedua kalinya. Aku pergi sekarang.”
8.8155.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Lina menunduk, lalu berkata dengan suara pelan, “Aku sudah mengirim banyak pesan dan Kakak nggak membalas. Apa dia masih marah? Kalau dia benar-benar nggak pulang ... hatiku rasanya hampa.” Setelah itu, suasana di ruang tamu terasa hening sesaat. Ayah mengerutkan kening, dia berkata dengan suara dingin dan tegas, “Abaikan saja Karin. Dia selalu berlagak sok tahu agar semua orang fokus padanya. Kapan dia akan tumbuh dewasa?”
15.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

"Katakan siapa dirimu?" "Aku adalah orang yang sangat membenci Haryati, Amelia atau siapa nama perempuan munafik itu. Dia wanita yang terlalu beruntung untuk bisa dapat keluarga yang utuh." Aku dan Mala kembali saling padang, sejujurnya aku benar-benar tak tau apa yang wanita itu katakan sekarang. "Sepertinya tante ini depresi ya?" Mala berkata sembari tersenyum sinis.
9.5330.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status