Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Aku Menahan Bom dengan Perut Hamil, Dia Pun Menggila

Ketika Kepala Keluarga Karsa menjadi sasaran serangan bom bunuh diri. Suamiku, Daren Karsa, yang menjabat sebagai kepala pengawal, sedang membawa sekelompok pengawal untuk mengantar teman masa kecilnya, Freya Hastanta, menonton peragaan busana. Alih-alih menekan cincin sinyal darurat, aku dengan perut hamil menerjang ke arah kepala keluarga dan menahan ledakan dengan tubuhku. Di kehidupan sebelumnya, aku menekannya. Daren meninggalkan Freya dan bergegas kembali, menyelamatkan kepala keluarga, sehingga dia menjadi tangan kanan kepala keluarga. Namun, Freya marah karena Daren pergi, lalu menyeberangi jalan tol dan tertabrak mobil hingga tewas. Di permukaan Daren tidak mengatakan apa-apa, tetapi pada hari aku melahirkan, dia mengirimku ke tempat pelelangan bawah tanah. "Di sisi kepala keluarga ada begitu banyak pengawal yang melindunginya, kenapa kau justru memaksaku untuk kembali? Bukannya itu demi gengsimu sebagai istri tangan kanan kepala keluarga?" "Kalau bukan karena kau, Freya nggak akan mati. Semua penderitaan yang dia alami, harus kau bayar berkali-kali lipat!" Aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri organ-organ tubuhku dilelang satu per satu, bahkan tali pusar anakku pun tidak luput. Akhirnya, aku mati karena infeksi saat pengangkatan organ. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari saat kepala keluarga diserang.
Cerita Pendek · Mafia
10.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perselingkuhan di Siang Hari

Perselingkuhan di Siang Hari

Lima tahun pernikahan bukanlah waktu yang singkat bagi Kiara menunggu sebuah keajaiban yang tak kunjung datang. Seorang anak. Aris, suaminya yang seorang dokter, hanya berkata singkat, "sabar, Ra. Mungkin belum waktunya." Namun kata itu tak lagi menenangkan. Yang lebih menyesakkan, Aris bukanlah Pria tanpa anak. Dari pernikahan pertamanya dengan Lestari, ia memiliki Putri berusia sepuluh tahun, Dinda. Sementara di rumah lain, Arhan dan Dewi tampak pasangan yang sempurna. Tapi di baliknya, hanya ada kehampaan. suara yang paling sering terdengar di rumah mereka hanyalah notifikasi ponsel, bukan percakapan ataupun tawa. Akankah dua pasangan ini menemukan jalannya menuju bahagia? Atau tenggelam dalam kekosongan yang mereka coba sembunyikan?
Rumah Tangga
102.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Membalas Mantan Suami Dengan Elegan

Membalas Mantan Suami Dengan Elegan

Hellen. S
Hasna, 20 tahun, perempuan yang tidak banyak bicara dan yatim piatu tersebut, kini berstatus sebagai istri sekaligus penjual jamu keliling. Menikah di usia sangat muda, 18 tahun. Namun itu bukanlah kehendaknya menikah di usia muda. Siska ibu tiri dari perempuan tersebut memiliki hutang kepada Tomi Ardiansyah suami dari Hasna. Hutang itu akan lunas jika Hasna menikah dengan Tomi. Tidak pernah terpikir olehnya bahwa dia telah menikah dengan seorang pria yang berdarah dingin. Dia sering kali mendapat kekerasan fisik maupun mental dari sang suami. Lantas bagaimana Hasna menyikapi sifat suaminya, apakah dia akan pergi? Dan jawabannya adalah tidak. Karena dia hidup sebatang kara di dunia ini yang menurutnya dunia penuh sandiwara. Singkat cerita, karena Hasna terus mendapat perlakuan yang kurang baik dari Tomi, lama-lama cintanya terhadap pria dingin itu mulai memudar. Selang beberapa waktu Hasna bertemu dengan Abrisam, seorang pria yang menurutnya adalah dewa penyelamat bagi hidupnya. Akankah Hasna bertahan dengan rumah tangganya ataukah memilih berpaling pada Anggara yang jelas-jelas meratukan dirinya layaknya wanita yang istimewa? Ikuti kisahnya, yaa...
Romansa
102.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

Amelia N
Tim Theater populer SMA Primadani memiliki media khusus untuk berkomunikasi. Namanya ‘Kotak Berbicara’. Sebenarnya kotak itu adalah kotak biasa berbahan kardus berwarna putih. Kotak itu menjadi sebuah wadah anak-anak Tim Theater mencurahkan isi hati. Setiap minggu kotak berisi kertas-kertas itu akan dibuka dan dibaca bersama. Surat cinta, kritikan untuk teman, ataupun curhatan singkat sudah biasa tertulis di sana, menjadi bahan hiburan tersendiri untuk anak-anak tim. Bahkan bisa menjadi kunci menyelesaikan beragam masalah antara anggota tim. Sampai suatu hari kotak itu terasa berbeda. Tulisan-tulisan ancaman datang. Paling parah, cerita kelam beberapa anggotanya yang tersebar begitu saja. Mili mendapat ancaman akan dibunuh. Roni ketua populer tapi ternyata anak seorang koruptor. Karina mengidap penyakit AIDS. Abdul yang diam-diam ingin menjatuhkan Roni. Keadaan tim semakin buruk ketika tulisan-tulisan itu menimbulkan masalah baru bagi mereka. Banyak kejadian tidak mengenakan terjadi dan dialami oleh empat anak populer tim teater tersebut. Rasa percaya semakin pudar di antara mereka. Hubungan pertemenan tidak lagi sama seperti dulu. Mau tak mau, mereka harus mencari siapa dalang dari masalah ini.
2.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Calon tunanganku yang direbut adik angkatku

Hari ketika aku mengambil foto pernikahan, putri angkat di keluargaku melepas tudung pengantinku dan berkata dengan suara yang keras: "Adik, bukankah kamu putri angkat keluargaku, kenapa kamu kesini?" "Hari ini adalah hari yang aku mengambil foto pernikahan dengan Felix, sikapmu yang seperti ini bukankah akan mempermalukan Grup Setiawan?" Jika ini sebelumnya, aku pasti sudah kabur sambil menangis. Tapi kebetulan, aku sudah hidup kembali. Aku menampar wajah Maudy: "Apa hakmu untuk berbicara denganku? Siapa kamu, berani-beraninya mengambil foto pernikahan dengan Felix?" "Menurutmu apakah kamu mampu memikul tanggung jawab atas nama Grup Setiawan!"
Baca
Tambahkan
Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu. Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso. Aku menolak gelang itu. Dia malah mengataiku tidak pengertian. "Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya." "Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal." Aku mengakhiri hubungan kami. Dia langsung melamar Paula. Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis. Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula. Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan. "Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?" "Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi." Aku mengabaikannya. Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur. Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.
Baca
Tambahkan
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
Baca
Tambahkan
Sang Ratu Tersembunyi

Sang Ratu Tersembunyi

Pernikahannya tinggal setengah jam lagi, tapi asisten tunanganku, wanita ini, baru saja menyerahkan selembar kertas padaku. Aturan nomor satu. Tidak boleh ada kontak fisik dengannya di luar, kecuali dia secara langsung mengizinkannya. Aturan nomor dua. Keintiman hanya boleh terjadi jika dia yang memulainya. Aku wajib memenuhi hasratnya setidaknya sekali dalam sebulan. Aturan nomor tiga. Dia bisa menuntut haknya kapan saja, di mana saja, dan aku tidak boleh menolak. ... Setelah aku selesai membaca seluruh kontrak dua halaman ini, aku harus berjuang keras mempertahankan senyum di wajahku. Menelan amarah yang membara di dalam perutku, aku menelepon tunanganku. "Alex, ini apaan sih?" "Apa maksudnya dengan kalimat kalau mempelai pria memiliki anak, mempelai wanita wajib membesarkannya, tanpa memedulikan siapa ibunya?"
Cerita Pendek · Mafia
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menantu Bodoh

Menantu Bodoh

“Jose, jangan… nggak boleh. Rasanya geli sekali di bagian itu….” Mulutku terus menolak, tapi tubuhku malah bereaksi jujur. Pinggul montokku bergerak genit, seolah menolak tapi sekaligus menggoda, mengikuti godaan menantu bodohku itu…. Suara tawa putriku dan sahabatnya sesekali terdengar dari ruang tamu. Diam-diam melakukan hal yang begitu menggoda dengan Jose di depan mereka membuatku merasa luar biasa terangsang.
Cerita Pendek · Gairah
60.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

"Setelah terlahir kembali, aku menjauhi keluargaku dan pacarku. Mereka ingin merayakan ulang tahunku, aku berpura-pura sedang dinas luar kota. Orang tuaku menyuruhku pindah kembali ke rumah, aku langsung membeli sebuah rumah sendiri di malam itu juga. Bahkan ketika pacarku mengatakan ingin menikah, aku malah berbalik dan mendaftarkan pernikahan dengan orang lain. Semua ini karena aku dan adikku terjebak dalam banjir di kehidupan sebelumnya. Aku beruntung karena tersangkut di dahan pohon dan selamat, sementara adikku, Greta, tenggelam dan meninggal. Orang tuaku mencekik leherku sambil memaki, "Kalau bukan karena kamu, mana mungkin Greta bisa mati!" Pacarku, Ardhen, berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Setelah menghiburku, dia menikah denganku. Namun, saat seluruh keluarga berlibur dengan kapal pesiar pada hari ulang tahun pernikahan kami, aku malah didorong sendiri oleh mereka dari dek kapal. "Biar kamu juga merasakan, bagaimana rasanya mati karena tenggelam!" Ternyata, mereka semua menganggap kematian adikku adalah salahku. Sedari awal, orang yang dicintai pacarku juga adalah adikku. Di kehidupan ini, aku memilih hidup untuk diriku sendiri. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika aku dan adikku sama-sama jatuh ke air."
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1920212223
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status