Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Arka, yang duduk di sofa beludru di tengah ruangan sambil menyesap espresso malamnya, mengangguk pelan.
"Itu tujuannya, Sayang," jawab Arka tenang. Matanya menatap gaun itu dengan tatapan menilai, seolah sedang melihat senjata, bukan pakaian. "Clara punya selera yang sangat spesifik. Dia suka menjadi pusat perhatian, tapi dengan cara yang angkuh. Gaun itu bukan sekadar kain. Itu adalah 'baju zirah' kaum elit masa lalu."