Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Gadis atau Janda

Antara Gadis atau Janda

"Paman, aku mohon. Bantu aku melepaskan belenggu ini ...." Gadis yang merupakan teman putriku itu mengangkat roknya, aku pun melihat sesuatu yang biasanya hanya dipakai wanita zaman kuno. Sebuah celana dalam khusus dengan gembok kecil yang hanya bisa dibuka oleh pria. Tepat saat gadis itu menerjang ke pelukanku dengan sudut mata memerah... Teman satu kosnya, seorang wanita berusia tiga puluh tahun, pulang ke rumah. Melihat pemandangan itu, wanita itu terbakar cemburu. Di bawah pengaruh alkohol, wanita itu justru melepas pakaian luarnya dan ikut menerjang ke arahku. "Nak, kamu minggir dulu. Biarkan Bibi yang berkomunikasi lebih lama dengan Paman ...." Antara gadis muda yang manis dan polos, atau wanita matang yang penuh pesona, aku tidak sanggup lagi menahannya.
Cerita Pendek · Gairah
1.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
Cerita Pendek · Mafia
3.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Setelah aku meninggal, orang tuaku menandatangani surat persetujuan donor organ dan memberikan retina mataku kepada anak angkat kesayangan mereka, Emma Moore. Emma pun menikah dengan kakak kandungku. Mereka hidup bahagia sebagai keluarga yang utuh. Seumur hidup, aku selalu bersaing dengannya, tetapi ujung-ujungnya aku kehilangan segalanya dan berakhir tragis. Setelah terlahir kembali, aku memilih menjalani hidup tanpa memikirkan siapa pun dan justru itulah awal dari kebahagiaan yang tak pernah kuduga.
Baca
Tambahkan
Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku

Putus Setelah Menyadari Perselingkuhan Kekasihku

Saat Crystal Liara mengenakan gaun bermodel sama sepertiku di acara pertunanganku dengan Jeffrey Tamora, aku tahu pertunanganku dengan Jeffrey tidak akan berlangsung lagi. Crystal, si putri dari pelakor itu, pasti akan merebut Jeffrey dari tanganku, sama seperti ibunya merebut ayahku dari ibuku. Hanya saja, aku tidak mungkin membiarkannya berhasil. Aku menghancurkan acara pertunangan yang kupersiapkan dengan susah payah, kemudian meninggalkan Kota Arman dengan secepat mungkin. Aku pamit dulu.
Baca
Tambahkan
Gairah Anak Sahabatku

Gairah Anak Sahabatku

"Bi Ellie, kalau kamu nggak mau beri tahu pihak kampus soal putramu, sebaiknya kamu menurut." Teman sekelas putraku di universitas memeluk pinggangku dan memaksa ingin mengangkat rokku. Aku terus meronta, tapi entah kenapa di dalam hatiku justru timbul gelora yang membara ....
Cerita Pendek · Gairah
5.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Istri yang Libidonya Rendah

Istri yang Libidonya Rendah

Aku terlahir dengan libido yang rendah. Hal ini pun membuat suamiku merasa frustrasi. Oleh karena itu, dia merekomendasikan seorang dokter pengobatan tradisional yang terkenal kepadaku .... Aku tidak menyangka cara pengobatannya ternyata seperti ini...
Cerita Pendek · Gairah
9.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Perebutan Gaun Pertunangan yang Berakhir Tragis

Aku tumbuh besar di luar negeri. Ibuku takut aku akan mencarikannya menantu orang asing. Jadi, dia mengaturkan tunangan yang tampan dan berbakat untukku di ibu kota, juga memintaku untuk pulang dan bertunangan. Aku pergi ke sebuah toko barang mewah untuk memilih gaun pertunangan, lalu jatuh cinta pada sebuah gaun panjang tanpa tali berwarna krem. Ketika aku hendak mencobanya, wanita di sebelahku melirik gaun di tanganku dan berkata kepada pramuniaga, "Model gaun ini cukup unik. Aku mau coba." Si pramuniaga langsung merampas gaun itu dari tanganku dengan kasar. Aku pun berkata dengan kesal, "Segala sesuatu harus ada urutannya. Aku yang duluan lihat gaun ini. Kalian nggak punya aturan?" Namun, wanita itu menatapku dengan penuh penghinaan dan menjawab, "Gaun ini harganya 376 juta. Mana mungkin orang miskin sepertimu mampu membelinya? Aku ini adik angkat Nicholas Kurniadi, presdir Grup Kurniadi. Di ibu kota, cuma Keluarga Kurniadi yang berhak tetapkan 'aturan'!" Kebetulan sekali! Bukankah Nicholas itu tunanganku? Aku langsung menelepon Nicholas dan bertanya, "Adik angkatmu rebut gaun pertunanganku. Gimana kamu mau selesaikan masalah ini?"
Baca
Tambahkan
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Di jamuan makan, suamiku yang dikenal sebagai pelukis genius itu menggunakan tangannya yang diasuransikan senilai triliunan untuk mengupaskan kepiting bagi asistennya. Semua itu hanya demi membujuk asisten yang sedang tak nafsu makan itu agar mau menyantap sedikit makanan. Sementara itu, aku minum alkohol sampai muntah darah demi menarik investasi untuknya. Saat itu aku hanya meminta dia mengambilkan obat maag untukku. Namun, dia langsung menolak, "Tanganku ini dipakai untuk melukis. Kamu sendiri nggak punya tangan, ya?" Sepuluh tahun lamanya, bahkan alasan penolakannya pun tak pernah berubah. Hari itu, aku tersadar dari mabuk di tengah angin dingin, lalu meminta pengacara menyusun sebuah perjanjian perceraian. Renzo, di perjalanan hidup yang panjang ini, kamu dan aku tak lagi searah.
Baca
Tambahkan
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

Lima tahun setelah pernikahanku dengan Yovan Murdaya, seorang Bos Besar mafia, dia meninggalkanku dalam keadaan sekarat saat baku tembak untuk menyelamatkan selingkuhannya, Diana. Aku terbangun tiga hari kemudian di kamar VIP rumah sakit. Tanpa ada permintaan maaf. Yovan bersikap dingin. “Kau itu istriku, tentu saja sudah tahu resikonya. Jadi, jangan lebay.” Lalu, dia menambahkan, “Tapi, Diana berbeda. Dia itu rapuh dan membutuhkanku.” Setelah itu, selama tiga bulan aku diabaikan. Seperti biasa, dia berharap akulah yang akan menyerah dan kembali memohon maaf. Tiga bulan kemudian, aku menyerahkan kesepakatan dengan orang Irlanda kepada Diana begitu saja. Itu kesepakatan besar yang telah kubangun sendiri selama setengah tahun. Yovan mengira itu artinya aku sedang membujuknya. Dia tersenyum, sesuatu yang langka dan tulus akhir-akhir ini. “Sudah kuduga kau akan berubah pikiran. Sebagai hadiah, kita akan pergi ke Vergasi. Aku tahu kau selalu ingin pergi ke sana.” Keesokan harinya, Diana mengeluh bosan, dan Yovan kembali mengingkari janjinya. Dia malah membawa wanita itu ke Vergasi, dan mengatakan padaku bahwa itu karena ada urusan keluarga yang mendesak. Kali ini, aku tidak menangis, juga tidak membuat keributan. Yovan senang aku menjadi begitu pengertian. Tapi dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah memutuskan semua hubungan dengan Keluarga Murdaya. Dan, bahwa dia sudah menandatangani surat perjanjian cerai kami. Akhirnya, aku bebas.
Cerita Pendek · Mafia
2.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Tepat pada peringatan sepuluh tahun pernikahan kami, juga bertepatan dengan ulang tahun kesepuluh anakku, aku sudah menyiapkan rencana sejak sebulan sebelumnya. Aku merencanakan perjalanan wisata keluarga bersama suami dan anakku. Namun, menjelang hari keberangkatan, ayah dan anak itu justru menghilang begitu saja. Tinggal aku seorang diri berdiri di jalanan yang diguyur hujan deras, menelepon mereka berulang kali. Di seberang sana, terdengar suara anakku yang masih kekanak-kanakan, dingin dan tak sabar. "Papa lagi temani Tante Brittany makan, kami nggak mau pergi lagi." Telepon itu ditutup dan aku langsung diblokir. Ayah dan anak itu sengaja mengunciku di luar rumah, membuatku kedinginan semalaman penuh. Ditambah dengan hujan deras semalam, malam itu juga aku demam tinggi hingga menderita pneumonia. Sementara ayah dan anak itu justru sibuk berlibur bersama Brittany, bahkan mengambil foto liburan keluarga. Kali ini, aku tahu bahwa pernikahan ini benar-benar telah sampai di ujung jalan.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1415161718
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status