Short
Kemolekan Wanita yang Menggoda

Kemolekan Wanita yang Menggoda

By:  MuriazCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
8Chapters
1views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Seorang wanita dewasa yang cantik dan seksi tersangkut di dalam mesin cuci. Dia menggeliat dengan tidak nyaman dan memohon agar aku membantunya. Aku pun langsung mengerti. Satu tanganku menarik rambut panjangnya, sedangkan tangan lainnya menopangnya. Saat semuanya berjalan dengan indah dan hampir kembali ke jalurnya .... Seorang ratu kampus yang cemburu tiba-tiba menerobos masuk dan berkata dia juga ingin ikut bergabung dengan permainan seperti ini ....

View More

Chapter 1

Bab 1

Seorang wanita dewasa yang cantik dan seksi tersangkut di dalam mesin cuci. Dia menggeliat dengan tidak nyaman dan memohon agar aku membantunya. Aku pun langsung mengerti.

Satu tanganku menarik rambut panjangnya, sedangkan tangan lainnya menopangnya. Saat semuanya berjalan dengan indah dan hampir kembali ke jalurnya ....

Seorang ratu kampus yang cemburu tiba-tiba menerobos masuk dan berkata dia juga ingin ikut bergabung dengan permainan seperti ini ....

....

"Bocah nakal, cepat ke sini dan bantu Kakak. Kakak sepertinya tersangkut ...."

Saat terdengar suara yang halus dari kamar mandi, aku segera bangkit dan berlari ke sana. "Kak, ada apa?"

"Bocah nakal, Kakak sepertinya tersangkut di mesin cuci, tolong bantu Kakak. Kalau berhasil bantu, Kakak akan kasih kamu hadiah ...."

Saat aku masuk ke kamar mandi, pemandangan di depan mataku membuatku menarik napas. Dalam sekejap, pikiranku dipenuhi api hasrat.

Saat itu, kakak tetanggaku sedang berlutut dan bertumpu di lantai. Tubuh bagian atasnya masuk ke dalam mesin cuci, sedangkan pinggulnya yang montok terangkat menghadap ke arahku. Namun, itu bukan yang paling penting. Sepertinya dia baru saja selesai mandi dan belum sempat berpakaian, sehingga sebagian besar tubuhnya terekspos di luar.

Pemandangan seperti itu membuat seluruh tubuhku langsung panas.

"Apa yang kamu lakukan? Cepat bantu Kakak. Kakak merasa nggak nyaman banget, lutut juga sakit. Seluruh badan terasa pegal dan gatal ...."

Saat berkata demikian, Kakak menggoyang pinggulnya sebentar seolah-olah memang sangat kesakitan.

Namun di mataku, itu berubah menjadi godaan yang secara terang-terangan. Tahun ini aku sudah berusia 25 tahun, usia di mana hasrat sedang membara. Setiap hari pikiranku penuh dengan wanita cantik dan aku sering menjadikan kakak tetanggaku ini sebagai objek khayalan. Aku membayangkan bermesraan dengannya dalam berbagai situasi dan memperlakukannya dengan liar.

Dulu, kakak tetanggaku ini adalah guru kami. Lekuk tubuhnya sempurna, kulitnya putih bening, dan wajahnya bisa dibilang termasuk kelas atas. Sejak kecil sampai sekarang, entah sudah berapa kali dia muncul di mimpiku dan berkali-kali bermesraan dengannya di dalam mimpiku. Namun di dunia nyata, aku hanya bisa diam-diam mengambil stoking atau pakaian dalamnya untuk dirasakan.

Sekarang, kesempatan yang begitu besar ini berada tepat di depan mataku.

"Ricko, kenapa kamu diam saja? Kamu sudah nggak sayang Kakak lagi ya? Kakak benar-benar merasa nggak nyaman. Cepatlah sedikit. Kalau nggak, Kakak akan membongkar rahasia kecilmu ...."

Saat berkata demikian, Yesica kembali menggoyang pinggul montoknya dan suaranya seolah-olah memiliki daya tarik yang menggodaku. Aku berjalan maju beberapa langkah, lalu berdiri di belakang Yesica dan menatapnya dari atas. Semua pemandangan terlihat jelas di depan mataku. "Kakak, aku datang. Tahan sebentar lagi, aku akan segera mengeluarkan Kakak ...."

Aku berjongkok di belakang Yesica dan tubuhku menempel erat di punggungnya. Aku memegang pinggangnya yang putih dan lembut dengan kedua tangan yang agak gemetar, lalu mencoba menariknya.

"Ah. Jangan, sakit. Kamu sudah menyakiti Kakak. Sepertinya nggak bisa seperti ini. Dada Kakak tersangkut, kamu harus melepaskannya dulu ...," seru Yesica dengan pelan sambil terus menggoyang pinggulnya.

Dalam sekejap, mataku memerah dan seluruh tubuhku bergetar sambil menghirup udara yang berbeda dari biasanya. Tanganku pun merayap ke atas dari punggung Yesica.

Saat aku menyentuh sesuatu yang lembut, Yesica kembali menjerit, "Jangan, Kakak masih sakit. Ambilkan body lotion di samping, tuangkan ke tubuh Kakak. Kalau licin, akan lebih mudah keluar ...."

Aku menelan ludah dan mengambil botol body lotion di samping, lalu membuka botol itu dan menuangkannya ke punggung Yesica. Dalam sekejap, cairan putih kental mengalir di kulit punggung Yesica yang halus.

"Dingin sekali. Cepat ratakan, nanti keburu mengalir dan terbuang sia-sia ...."

Saat mengatakan itu, Yesica menggerakkan tubuhnya yang memikat dan suaranya tetap menggoda.

Aku segera meletakkan botolnya, lalu menaruh kedua tanganku di punggung Yesica menekan cairan putih itu dan mulai mengoleskannya. Namun, entah mengapa, di benakku tiba-tiba terlintas beberapa adegan di film di mana pemerannya mengoleskan lotion ke seluruh tubuh wanita. Oleh karena itu, aku pun meniru gerakan tangan seperti di film itu.

Namun, langsung terdengar suara erangan pelan dari Yesica. "Hmm. Enak sekali. Ah, kamu nakal sekali. Jangan ...."

Aku tenggelam dalam sensasi itu dan gerakanku makin terampil.

Setelah sepuluh menit lebih, lotion itu akhirnya merata di tubuh Yesica.

"Anak nakal, Kakak sudah nggak tahan lagi. Kenapa kamu begitu pandai menggoda wanita? Kakak ingin merasakan sesuatu yang berbeda, kamu mengerti maksud Kakak?" kata Yesica.

Aku yang berjongkok di belakang Yesica pun menyeringai. Sejak awal aku sudah merasa Yesica ini sengaja menggodaku, kini aku benar-benar yakin dia memang sengaja melakukannya. Setelah memastikan hal itu, aku pun menjadi makin berani. Aku langsung mengulurkan tangan kanan dan memukul pinggul montok Yesica dengan kuat.

Dalam sekejap, muncul gelombang goyangan disertai teriakan Yesica. "Ah. Iya, sakit ...."

Saat mengatakan itu, seluruh tubuh Yesica bergetar.

"Kakak, cepat bilang, Kakak memang sengaja menggodaku ya?" kataku sambil tersenyum licik, lalu kembali mengulurkan tangan kiri dan memukul pinggul Yesica dengan lebih kuat lagi.

Yesica pun membalas, "Ah. Apa yang kamu bilang, aku ...."

"Masih nggak mau mengaku? Dasar genit. Apa kamu mau mencoba caraku yang lain?" kataku, lalu kembali memukul Yesica.

Terdengar suara pukulan yang bertubi-tubi di dalam kamar mandi.

"Iya, iya. Kakak memang wanita genit yang khusus menggodamu. Kakak sudah nggak tahan lagi, cepatlah ...," erang Yesica dengan nada menggoda sambil menggoyang tubuhnya.

Aku memiringkan badan dan bergeser ke sisi kiri Kakak, lalu tangan kananku meremas dada Yesica dan mulutku menyentuh sisi bawah payudara kiri Yesica. Sementara itu, tangan kiriku menyibak bagian bawah stokingnya dan mengusap bibir dari vagina Yesica yang berada di balik stoking dan celana dalam.

Gelombang kenikmatan pun menjalar dari tubuh bagian bawah ke kepalaku saat pinggul Kakak secara refleks terangkat dan mendorong ke arah jemariku. Aku membuka mulut lebar-lebar dan mengulum sebagian dada Yesica, lalu lidahku menggesek puting yang menegang. Jari telunjuk tangan kanan menekan puting satunya, lalu melepasnya agar puting itu memantul kembali karena elastisitas.

Saat tangan kiriku sudah terasa lembap, aku tahu saatnya sudah tiba. Aku segera menurunkan celana pendekku dan berlutut di belakang Yesica. Satu tanganku menarik rambut Yesica dan satunya lagi menopang pinggang Yesica yang lembut. "Kak, aku sudah nggak tahan lagi."

Setelah mengatakan itu, kedua tanganku menarik stoking di pinggang Yesica dan langsung menurunkannya sampai ke bawah lutut.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status