Re-Wedding (Indonesia)
Bahkan akan Airlangga rawat lebih dari pada kakek merawat biji malika yang dianggap anak sendiri.
"ASu-dah malam, kita pulang saja." Hampir saja satu meja terkejut, kecualikan Rani dan otak kecilnya yang tak mengerti apa-apa, mereka kira Saka akan berkata kasar karena perbuatan Airlangga. Tapi, itu tidak mungkin, kan? Melihat jam yang melingkar di tangannya sudah hampir pukul sepuluh malam, Rani pun mempercepat memakan kue-kue yang diambilnya. Tetap seperti gaya biasanya, tangan yang berada di kantung celana, ia pun tegak, dan mulai berjalan, Rani yang melihat itu langsung izin permisi dengan teman-temannya serta mengejar Saka dan merangkul lengan pria itu tanpa merasa ada apapun yang salah.
Bab Populer