Sakit yang Menyenangkan
Kini suara lain bergabung, Charity lihat seorang perempuan berpotongan rambut pendek berdiri di sebelah Lust dan Charity rasa dia bukan perempuan, dia menggunakan tuxedo juga.
Mungkin dia sadar diperhatikan dia menatap Charity dan mengenalkan dirinya.
"Hai, aku Chaste," salamnya. Charity menjabat tangannya lalu menyebutkan nama.
Chaste masih menyuapi red velvet ke mulutnya seolah hanya dia dan red velvet yang ada di sini.
"Berhenti terang-terangan menilai seseorang. Aku tidak suka," kata Chaste, Chaste menggembungkan pipinya sebal dan Charity hanya menatapnya heran.
Bab Populer