Setelah Kamu Pilih Dia
⸻
Malam itu, sebelum tidur, Dinda menulis satu catatan kecil di buku harian digitalnya:
“Aku pernah berpikir bahwa cinta hanya datang saat kita sempurna. Tapi nyatanya, cinta datang di saat kita paling takut. Dan ternyata, cinta yang paling nyata justru hadir ketika semuanya terasa tidak pasti — tapi seseorang memilih tetap ada, meski tidak ada apa-apa.”
Ia menutup laptop, menatap langit-langit kamar, dan tersenyum kecil. Di sampingnya, Rayhan sudah tertidur, napasnya teratur dan damai.