Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Empress

The Empress

Pada malam Ratu Wang Yin melahirkan anak kembarnya, Kerajaan Yi kehilangan cahaya terbesarnya. Qin Lian dan Qin Yue lahir dengan selamat, tetapi ibu mereka terperangkap dalam tidur panjang yang tidak mampu disembuhkan tabib mana pun. Lima kerajaan telah mengirimkan bantuan terbaik, namun semua jawaban berakhir pada satu kalimat: tidak ada harapan. Raja Qin Lang menolak percaya. Demi sang ratu yang ia cintai lebih dari takhta, ia menutup gerbang kerajaan, memperkuat pertahanan, dan bersumpah menunggu Wang Yin bangkit seperti Phoenix dari kematian. Lima tahun kemudian, dua anak kembar yang tumbuh tanpa pelukan ibu mulai mempertanyakan masa lalu. Siapa Liu Ji yang membuat kerajaan mereka berdarah? Mengapa Pangeran Pertama Qin Lan menghilang? Dan kutukan apa yang membuat Empress Ying tak kunjung membuka mata? Di antara cinta yang belum selesai, pengkhianatan lama, dan dendam yang belum padam, satu hal menjadi pasti: jika Wang Yin tidak segera bangun, Kerajaan Yi mungkin akan kehilangan lebih dari seorang ratu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

Dua Sahabat, Satu Takdir Kelam, dan Harga Sebuah Kehormatan. Mirah dan Nani adalah bunga desa Sukamaju yang mempesona, namun kemolekan tubuh mereka justru menjadi kutukan di tengah kemiskinan yang mencekik. Saat ijazah SMK tak mampu membeli napas untuk sang Ayah yang sekarat, Mirah terpojok dalam pilihan mustahil: mempertahankan kesuciannya atau menjualnya seharga dua puluh lima juta rupiah demi biaya operasi. Di Jakarta, kota yang tidak mengenal belas kasihan, mereka terjebak dalam gemerlap ruko lantai tiga Gading Resto hingga mewahnya Elegance Spa. Nani memilih berkhianat pada rasa malu demi tumpukan dollar, bertransformasi menjadi terapis binal kesayangan Agam—sang penguasa bisnis spa. Sementara Mirah, dengan kepolosan yang tersisa, harus berjuang di antara bayang-bayang masa lalu bersama Jaya dan perlindungan misterius dari Elang, pria hoodie yang menyimpan rahasia besar. Saat persahabatan berubah menjadi persaingan panas untuk menjadi primadona, satu kalimat godaan menjadi awal dari segalanya: "Pijat Yuk, Mas!" Akankah Mirah menemukan jalan pulang, ataukah ia akan selamanya tenggelam dalam nikmatnya dosa yang tak berujung?
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan Kubalas Menikahi Sultan

Dikhianati Mantan Kubalas Menikahi Sultan

Mbak Engz
“Soraya Barata tidak lebih dari seorang gadis polos yang mudah diperdaya!” Kalimat itu selalu terngiang dalam benak gadis berusia 21 tahun bernama Soraya Barata. Bagaimana tidak? Saat ini dia tengah bersedih. Lantaran dikhianati kekasihnya di saat Ayahnya tengah drop dan harus menjalani perawatan di sebuah Rumah Sakit. Bukan hanya itu. Sebastian Danu—kekasih Raya juga merampas kekuasaan perusahaan Barata. Memblokir semua rekening, hingga Raya harus terlunta-lunta mencari uang untuk biaya operasi ayahnya. Bahkan Raya terpaksa menipu seorang pria paruh baya untuk mendapatkan uang yang dia butuhkan. Masa depannya hampir saja berakhir. Untungnya datanglah seorang pria misterius bernama Raiden yang saat ini menjadi malaikat untuk Raya. Walau Raya dan Raiden harus menjalani hidup dengan terus kucing-kucingan dari kejaran anak buah pria yang sudah Raya tipu. Hidup Raya semakin hancur saat dia mengetahui pengkhianatan yang luar biasa dari orang-orang terdekatnya. Ia pun bertekad untuk membalaskan dendam dan merebut kembali apa yang menjadi haknya. Apakah Raya mampu mencapai tujuannya?
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Fate Brings The Past

Fate Brings The Past

Tazanie
Yura Azalia Hazmi tak pernah bermimpi menikah dengan duda kaya dan ternyata mantan kekasih jaman kuliahnya. Sebagai wanita yang dianggap perawan tua, kerap membuatnya terus menerus dijodohkan, banyak laki-laki sudah dia tolak. Sampai akhirnya tidak ada kalimat yang harus dia bantah. "Apa? Duda? Papa mau jodohkan Yura dengan duda? Yura nggak mau!" penolakan Yura tidak berbuah manis, adanya sarkastis untuk kehidupan dia. Hinaan, sindiran demi sindiran sudah dia dapat dari kedua saudara perempuan yang sudah jauh menikah darinya. Bahkan adik Yura sudah menikah. "Umur kamu tahun ini 30 tahun, nggak malu sama teman sebaya kamu, adik kamu dan tetangga kita yang selalu bilang kamu itu nggak laku." Lagi-lagi itu menjadi masalahnya 'MALU' "Yura tetap nggak mau!" "Enggak ada penolakan! Besok calon suami kamu datang." Hidup ini tidak ada adil! Apa ada yang bertanya kemauan Yura? Apa yang Yura suka? Atau sebaliknya? Apakah Yura bisa menerima pernikahannya? Lalu siapakah laki-laki yang akan menjadi suami Yura kelak?
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

Kau Ambil Pacarku, Kunikahi Bosmu

"Sekarang kamu ingin membuang ku setelah meniduri ku? Kamu pikir Nora akan menerima cincinmu setelah kita berhubungan intim?" Nora tersentak kaget. Kalimat panjang yang terlontar dari mulut sahabatnya, Adisty bagaikan ribuan panah yang menancap di jantungnya. Tidak berdarah namun membuat dadanya merasa sesak dan sulit untuk bernafas. Hari spesial yang ia pikir menjadi hari paling bahagianya, nyatanya menjadi hari terburuk dalam seumur hidupnya. Hubungan yang sudah terjalin hampir sebelas tahun runtuh seketika. Di alam bawah sadarnya, Nora yang dipenuhi perasaan amarah, kecewa, benci, dan sakit hati, asal mencium laki-laki yang kebetulan ada di depannya. Melampiaskan kemarahannya, bahwa ia pun bisa melakukan hal yang sama di depan pacarnya, Danu. Dan orang itu adalah Naren Dirgantara. Direktur dari agensi tempat bernaungnya Adisty. Setelah Nora tahu itu, Nora pun menawarkan dirinya sendiri kepada Naren dengan syarat Naren mau memutuskan kontrak dengan Adisty. Namun tak semudah itu untuk membuat Naren setuju dengan kemauannya. Lantas, bisakah Nora membuat Naren berkerjasama dengannya? Membalas rasa sakitnya pada Adisty dan Danu?
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Fitry Pit
"Om, nikah yuk!" . Satu kalimat yang aku ucap kan berhasil membuat om Arga terkejut. Tapi itu hanya seper sekian detik. karena sesaat kemudian pria itu berlalu dari sana. Mungkin dia berpikir aku sedang bercanda. itu lah sebab nya dia pergi dan tidak menganggap serius ucapan ku. Sementara Rania yang berada di samping ku tertawa terbahak-bahak. Bagaimana tidak? aku yang seumuran dengan nya justru ingin menjadi ibu sambung nya. "Lo sakit ya, Bell. Masa iya lo ngajak nikah bokap gue. Ogah gue punya mama tiri kayak lo," "kok gitu sih, Ran. Harus nya lo dukung gue buat nikah sama orang yang gue cintai," "iya sih, tapi nggak harus bokap gue juga kali. umur kalian itu beda jauh," "umur hanyalah angka," "sok bijak lo," Akankah perbedaan usia kedua nya akan membuat cinta Arabella bertepuk sebelah tangan? Dan apakah yang harus Bella lakukan saat mantan istri Arga kembali hadir di tengah-tengah mereka? Haruskah ia bertahan atau memilih pergi?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan CEO Arogan

Istri Tawanan CEO Arogan

“Aku sudah menemukan calon pengantinku!” Samantha Rayne tidak pernah menduga jika satu kalimat itulah yang telah menjungkir balikkan kehidupannya hingga tiga ratus enam puluh derajat. Membawanya terjerat pernikahan kontrak dengan seorang CEO yang begitu arogan bernama Dante Adams. Hidup terikat di bawah peraturan yang ditetapkan oleh sang Tuan CEO, Samantha membulatkan tekad untuk tetap bertahan meski rasanya berkali-kali membuatnya ingin menyerah. Namun hidup adiknya berada di dalam genggaman Dante, Samantha tak bisa berbuat banyak. Sebagai satu-satunya anak laki-laki di keluarga Adams, Dante dituntut untuk segera menikah oleh ibunya. Padahal dalam kamus hidup Dante dia tidak ingin menikah. Saat melihat Samantha berjalan di atas cat walk dengan balutan gaun pengantin, saat itulah Dante menyadari jika wanita itu adalah jawaban dari permasalahannya. Rangkaian demi rangkaian peristiwa terjadi. Saat keduanya mulai saling menumbuhkan rasa untuk satu sama lain, Samantha mendapati kebenaran yang disembunyikan Dante. Bagaimana Samantha akan menghadapinya? Apakah wanita itu akan menutup mata atau berbalik membalas Dante?
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
AH! BRONDONGKU SAYANG

AH! BRONDONGKU SAYANG

Lima tahun menikah, Alia terjebak dalam rumah tangga yang terasa seperti penjara—suami yang dingin, kata-kata yang menyakitkan, dan mertua yang menuntut cucu seolah hidup Alia hanya berharga jika ia bisa memberi keturunan. Hingga suatu malam sebuah kecelakaan kecil mempertemukannya dengan Arhan, seorang mahasiswa yang tanpa sengaja melihat bagaimana suami Alia merendahkan harga dirinya di depan umum meski berbisik. “Udah mandul, masih nyusahin.” Satu kalimat itu mengubah segalanya. Bukan hanya bagi Alia-tapi juga bagi Arhan Ketika perhatian kecil berubah menjadi kedekatan, dan kedekatan berubah menjadi kebutuhan… muncul fakta yang selama ini dikubur: Alia bukanlah pihak yang mandul. Rahasia itu menjadi pintu ke hubungan terlarang yang tak pernah mereka bayangkan. Yang bisa memberi Alia sesuatu yang tak akan pernah ia dapatkan dari suaminya. Namun setiap pilihan memiliki konsekuensi. Dan di antara rasa bersalah, hasrat, dan luka yang lama terpendam, Alia harus memilih: menyelamatkan dirinya… atau mempertahankan pernikahan yang sejak awal tak pernah memihaknya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
34.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

ig author: @rafi.aditya87 Di ujung peta, tersembunyi sebuah desa bernama Angkara. Tak ada yang bisa masuk, kecuali mereka yang dipanggil atau dikutuk. Raka Prasetya, seorang jurnalis muda yang haus cerita eksklusif, menerima surat tanpa pengirim berisi potongan artikel kuno dan satu kalimat: "Datanglah ke Angkara sebelum malam merah tiba." Penasaran dan tergoda sensasi, Raka menuju desa yang bahkan tak tercatat di Google Maps. Namun, sejak ia menginjakkan kaki di tanah itu, udara berubah dingin, waktu terasa lambat, dan tatapan para penduduk seakan menembus jiwanya. Ia menemukan makam yang bernafas, suara tangis dari pohon beringin, dan seorang wanita tua yang mengaku sebagai penjaga "pintu terakhir ke neraka". Malam-malam di Angkara tak seperti malam biasa. Raka harus memilih: mencari kebenaran dan membuka pintu yang seharusnya tertutup selamanya atau menjadi bagian dari legenda berdarah yang tak akan pernah diceritakan kembali. Karena di Angkara, tidak semua yang mati bisa beristirahat. Dan tidak semua yang hidup adalah manusia.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai contoh kalimat monolog
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1415161718
...
21
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status