Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna

Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna

Untuk membuat perasaannya lebih baik, Kapten Allen segera menambahkan kalimat lainnya. "Wilayah ini memang tidak dijamah oleh manusia. Namun bukan berarti wilayah ini tidak pernah dijelajahi oleh seseorang. Duke Andrew dari keluarga Alison pernah menjelajahi tempat ini seorang diri. Saat itu, Duke Andrew baru saja diangkat menjadi seorang duke. Beliau masih menjadi pria yang haus akan ilmu pengetahuan, dan pria yang senang menjelajahi tempat-tempat yang belum pernah dijelajahi oleh seseorang. Saat itu, saya tanpa sengaja bertemu dengan beliau. Jika tidak ada beliau saat itu ... Saya mungkin masih terlalu takut untuk keluar dari wilayah ini."
9.428.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 954 Beses bilang duchess
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

seru Chandie pada putrinya. “Oh, ini.” Rashi melangkah pelan menghampiri Chandie, kemudian duduk di samping balita yang saat ini sedang berbaring sambil minum susu di pangkuan mamanya. “Disuruh bunda ngantar cheesee cake buat si krucil satu ini,” kata Rashi sambil mencubit gemas paha montok balita yang tiba-tiba melepas dotnya, lalu bangkit.
9.839.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang duchess
Read
+Library
DAISY

DAISY

Seseorang turun dan menatap nama toko kue itu lamat-lamat. "DaisyMilk? Mungkin ini," lirih seseorang. Baru saja membuka pintu toko, ia sudah disambut dengan ekspresi Daisy yang terkejut. Gadis yang tengah hamil enam bulan itu sampai menjatuhkan lap meja. "Mengapa kau kemari?" tanyanya heran. "Tidak boleh?" "Boleh-boleh saja, tapi kenapa kau membawa bayimu keluar di siang hari?" tanya Daisy.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang duchess
Read
+Library
New duda

New duda

Sebab tak lama setelah Galuh pergi ada dua orang tamu tak di undang datang. Stecy menatap bingung dua wanita cantik di hadapannya. Yang satu wanita dewasa dengan dandanan yang terlihat anggun dan seksi. Sementara yang satunya adalah gadis kecil yang kira-kira kalau Stecy taksir umurnya sekitar delapan tahunan. "Kamu siapa?" tanya wanita itu yang sepertinya ibu dari gadis kecil tersebut. Stecy tersenyum, "pelayan di rumah ini. Mbak dan adik manis ini siapa ya?"
10.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 289 Beses bilang duchess
Read
+Library
Ex Mr Duke

Ex Mr Duke

"Ayah, apa Ayah yakin Duchess akan menerima ku?" Duke Charles mengangguk antusias seraya menghapus air matanya kembali. "Dia wanita yang baik, dia akan menerima mu. Dia wanita penyayang, Aaron," ujar Duke Charles meyakinkan hati Aaron. Ia tahu, Aaron sangat ragu. "Ibu ku sudah menyakitinya Ayah." "Bukan hanya ibu mu, tapi aku juga, maka dari itu, kita harus bersama agar Duchess mau menerima kita."
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang duchess
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

Bab 42 Cafe Olivier. Di paling sudut, tepatnya dekat jendela, aku dan Abigail duduk berhadapan. Dua cangkir minuman aneh disajikan di atas meja atas pesanan Abigail. "Ini apa, Nona?" Aku mengaduk permukaan cream yang didesain berbentuk hati. Senyum Abigail mengembang. "Mocca latte. Belum pernah minum, Bang?"
108.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 206 Beses bilang duchess
Read
+Library
Aku menolak ending novel ini!

Aku menolak ending novel ini!

"Tanganku tiba-tiba lemas, aku sangat tidak sengaja! Oh Tuhan, gaun indahmu jadi kotor!" Cairan teh cokelat yang panas merembes di kain sutra mahal milik Nara. Para Lady lain hanya diam, beberapa menahan senyum kemenangan. Mereka menunggu Nara untuk meledak, berteriak, atau menangis seperti Veronica yang dulu, sehingga mereka punya alasan untuk menyebutnya "Duchess Gila dari Utara".
733 viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang duchess
Read
+Library
KEHIDUPAN KEDUA SANG DUKE

KEHIDUPAN KEDUA SANG DUKE

“Terima kasih, Suamiku.” Duchess Loeyzen, Wilonia Radclise-Loeyzen. Seorang wanita berhati lembut yang mampu meluluhkan hati dingin Duke Hardef Loeyzen. Mereka mencintai satu sama lain, begitu tulus, bahkan hingga maut memisahkan. Tanpa sadar, kenyataan akan ingatan itu membuat sebulir airmatanya jatuh. “Theo? Ada apa? Kenapa menangis?”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang duchess
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Mungkin, Farrin sedikit syok atau tidak mengerti apa yang diucap oleh pria itu. “Ah, Rin-chan. Maksud Tuan, beliau sedang memperkenalkan diri.” Natsu tiba dan berusaha menjelaskan siapa pria yang sedang duduk itu. Natsu mengerti, Farrin pasti tidak paham dengan ucapan pria yang memperkenalkan dirinya dengan nama Daisuke itu. Ia heran, padahal setahunya, tuannya itu menguasai bahasa yang Farrin gunakan. Kini, mengapa memakai bahasa Jepang yang jelas-jelas Farrin tak menguasainya? “Apakah dia bernama Daisuke?” tanya Farrin. Ia masih berdiri mematung dan tidak ingin duduk di tempat yang ada di hadapan Daisuke, tamunya yang diperkenalkan sebagai tuan dari Natsu.
108.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 313 Beses bilang duchess
Read
+Library
Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna 2

Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna 2

Selanjutnya, gadis tersebut malah mengenalkan dirinya secara hormat pada Putri Elle. "Maaf jika saya membuat Anda terkejut, Yang Mulia. Lalu, tolong maafkan juga sikap tidak sopan pelayan saya. Saya, Duchess Alison menyapa Yang Mulia Putri Elle. Semoga kesehatan dan kemakmuran selalu menyertai Anda."
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang duchess
Read
+Library
PREV
123456
...
8
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status