Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

Pernikahan Vivian Alexander hancur di malam pengantin kala sang suami berselingkuh dan dia justru menghabiskan malam dengan seorang pria misterius! Menahan hujatan dari publik, Vivian lantas mencari pria tersebut yang ternyata seorang Jenderal! Lantas, bagaimanakah nasib Vivian, terlebih setelah mendapati dirinya mengandung darah daging dari pria itu?
923.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 906 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

Gara-gara setiap pulang kampung selalu naik mobil angkutan umum. Mira selalu di buli oleh saudara bahkan teman-teman yang ada di kampungnya. Tidak jarang Mira mendapat perlakuan jelek, dari warga kampung tersebut. Mereka selalu bilang percuma menikah dengan orang kota, kalau kehidupan masih begitu-begitu saja. Bahkan lebih susah dibanding orang kampung. Bagaimana kisah Mira selanjutnya? yuk ikuti ceritanya ya!
7.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Setelah delapan tahun di luar negeri, aku diundang pulang ke tanah air dengan bayaran besar, dan setelah seminar selesai aku bertemu mantan pacarku, Zavian. Zavian dengan inisiatif sendiri melamarku, ingin melanjutkan kembali hubungan kami. Seketika para mantan kolega di lembaga riset ikut bersorak, menunggu aku menangis haru lalu mengiakan. Bagaimanapun mereka semua tahu, dulu aku mencintai Zavian sampai bisa mengabaikan segalanya. Namun sepertinya mereka lupa, delapan tahun yang lalu, di konferensi peluncuran produk baru, pria itu menolak lamaranku dengan wajah dingin. Demi memastikan adik tingkatnya mendapat bonus, dia bahkan memfitnahku di depan ratusan kamera, menuduhku mencuri hasil kerja adik itu. Aku mati-matian membela diri. Namun di bawah bukti palsunya yang sempurna, aku benar-benar tak bisa menyangkal apa pun. Dia membiarkan adik tingkat itu membeli popularitas besar-besaran, menggerakkan hujatan massal di seluruh internet terhadapku. Hasil kerja kerasku selama bertahun-tahun berubah menjadi noda hitam dalam hidupku. Hubungan cinta yang sudah lama terjalin menjadi bahan tertawaan. Sejak hari itu, aku hanya bisa kabur ke luar negeri dengan tergesa-gesa. Kini aku kembali, Zavian justru membawa cincin, berlutut dengan satu kaki di hadapanku, tersenyum tampan sambil berkata, "Semua itu sudah berlalu. Beberapa tahun ini amarahku juga sudah reda. Karena kamu sudah kembali, mari kita menikah." Namun dia tidak tahu, aku sudah menikah.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Pengabulan Doa Anak

Pengabulan Doa Anak

Di pesta ulang tahunnya, Gilena sedang berharap dalam bahasa Jerman di depan kue ulang tahunnya. “Semoga tahun ini Tante Jolin bisa jadi ibuku.” Suami mengelus kepala Gilena sambil tersenyum, lalu berkata, “Keinginanmu akan segera terwujud.” Aku tercengang, kue di tanganku langsung jatuh ke lantai. Suami bertanya dengan penuh perhatian, “Kau kenapa?” Aku menggelengkan kepala dan jawab sambil tersenyum, “Tanganku licin.” Hanya aku sendiri yang tahu, aku panik karena mengerti bahasa Jerman, sampai-sampai kue pun terjatuh dari tanganku.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Cucuku yang berusia 4 tahun merengek ingin main game komputer. Aku tidak sengaja mengklik sebuah video. Tampak dua insan bermain dengan sengit di ranjang. Setelah menutup mata cucuku, aku menatap pria yang terengah-engah di video. Suamiku yang impoten itu tampak bermain beberapa ronde dengan cinta pertamanya!
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Tanggal Kadaluarsa Cinta

Tanggal Kadaluarsa Cinta

Sewaktu SMP aku jadi korban fitnah cabul, hanya Setyo Lakmana yang membelaku. Sejak saat itu, aku selalu percaya padanya. Hingga hari itu tiba, aku tidak sengaja mendengar candaannya bersama teman-temannya. "Kenapa dulu kamu membela Milla Jayandhi? Apa karena wajahnya yang mirip Riska Gayatri?" Setyo mendengus sinis. "Dia mana pantas dibandingkan sama Milla? Aku cuma merasa kalian terlalu berisik." "Lagi pula, dia jual diri atau tidak, apa urusannya denganku?" Keyakinanku runtuh seketika. Jadi, ketika Riska diam-diam mendorong selembar cek padaku, aku berkata dengan tersenyum, "Aku terima kesepakatan ini." Saat dia pergi ke luar negeri, aku bersedia menjadi penggantinya demi menahan Setyo agar tetap berada di sisinya. Aku sangat menyadari bahwa saat menatapku, Setyo sebenarnya sedang merindukan Riska melalui diriku. Jadi, Ketika Riska Kembali dan Setyo melemparkan uang kepadaku, aku tidak terkejut sama sekali. "Ambil uangnya dan jangan pernah muncul lagi." Aku tersenyum tipis dan menerima uang itu. "Tuan Setyo, kita impas." Hanya saja, setelah itu seluruh kota dipenuhi rumor bahwa dia mencariku seperti orang gila. Akan Tetapi, Setyo Lakmana, cintaku sudah lama kedaluwarsa...
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Istri yang Dibiarkannya Sekarat

Istri yang Dibiarkannya Sekarat

Aku sekarat di sudut gang setelah diserang keluarga rival. Suamiku, Dante, wakil pimpinan Keluarga Tanto ... berada di dalam mobilnya, malah memeluk adik perempuan sahabatnya. Dia menatapku dengan dingin, lalu berkata, "Biarkan saja dia. Dia bukan siapa-siapa." Setelah orang lain menyelamatkanku, aku berjalan pulang sendiri dengan tubuh berlumuran darah. Aku mendapati Dante sedang menggendong Sera, menenangkannya dengan cemas padahal yang dia alami hanya lutut tergores. Sedangkan darah yang menutupi seluruh pakaianku? Dia bahkan tidak mau melihatnya. Aku hanya berdiri menatap mereka. Tidak mengatakan apa-apa. Kemudian, aku pun mengeluarkan ponselku dan mengirim pesan pada ibuku. [ Ibu, aku mau pulang. ]
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai cowok desa sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4142434445
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status