Pembantu Rasa Nyonya
"Tapi, sekarang kan, ada kamu. Nanti setelah acara kita jalan-jalan, ya?" katanya sambil menggenggam tanganku, seakan mengerti apa yang aku pikirkan.
"Mas Suma, kalau di Jogja. Enak jalan-jalannya naik motor. Lebih romantis," kataku dengan sudah ada Malioboro, istana, tengkleng, gudeg, yang menari-nari di otakku.