Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Crème Brulee sendiri terbuat dari campuran vanilla, susu, dan buah-buahan, dengan tektur yang lembut dan pada bagian atasnya terdapat gula caramel yang "menggigit" Tak lupa, Bryan membidiknya dan mengirimkan kepada Grace melalui nomor W******p dia. Agar Grace meminta sarapan yang sama dengan Bryan sang kakaknya. Ada-ada saja kelakuan mereka ini. Lalu dia memakan sarapannya sambil menonton film dari ponselnya karena dia memakai sedikit saja paket data yang dibelikan Marvel dan Grace untuknya. ****
1046.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai crumbs artinya
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Suara Bella menggagetkan Tsabitha yang sedikit melamun dan memikirkan kata 'sayang' yang diucapkan kakaknya tadi. "Eh, dessertnya ... dessertnya crème brulee!" "Crème brulee ...?" sela Mabella heran. "Itu seperti kue lumpur--..." "Jangan ada kata sayang, aku mohon Tuhan, jangan ada kata sayang keluar dari mulut Moreno," batin Tsabitha penuh harap, saat laki-laki itu menjelaskan apa itu crème brulee. Entah kenapa, tiba-tiba dia merasa tidak terima kalau Moreno juga membalas kata sayang ke Mabella.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai crumbs artinya
Baca
+Pustaka
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Beruntung suaranya sangat pelan seperti gumam. “Apa?!” tanya Art, kurang jelas mendengar, namun hanya pura-pura. Indera dengarnya setajam pedang milik Daichi. Sialan itu mungkin sedang belajar bodoh. “Ah, tidak! Tidak apa-apa!” kilah Krystal cepat. Segera dia membuang wajah sebelum lebih jauh menjadi bodoh. “Ayo turun! Ayah pasti sudah menunggu di meja makan.” Gegas melangkah melewati Art. Wajah meringis disembunyikan sembari jalan. “Bodohnya aku!”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai crumbs artinya
Baca
+Pustaka
My Tsundere Tara

My Tsundere Tara

Toko dengan jendela besar, bercat biru dan papan penanda dengan bentuk ice cream. Krisna memelas. Menampilkan wajah paling menyedihkan, agar membuat Bam iba. "Kamu bukan anak kecil, Na..." ujarnya. Krisna memanyunkan bibir. "Memangnya yang makan es krim cuma anak kecil... Ayolah, Tar. Mau itu, ya." Bam kembali menghela napas kemudian mengangguk. "Ya sudah Ayo."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai crumbs artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status