Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Dia mengambil menu minuman dan menyerahkannya pada Anindya.
Ketika Anindya membuka menu, matanya langsung berbinar. “Mas, boleh pesan strawberry milkshake?”
Arvendra yang baru saja membuka napkin, menoleh pelan. Tatapannya langsung berubah, yang tadinya santai, menjadi tegas dan dingin.
“Tidak.”
“Loh kok nggak boleh?!”
“Sugar rush,” jawab Arvendra datar.
“Hah?”
“Kamu habis begadang. Habis stres. Habis marah-marah. Habis nangis–”