Ada saat-saat di mana rasa kecewa begitu berat, seperti hujan yang tak kunjung reda. Tapi justru di momen seperti ini, aku sering mengingat kata-kata Haruki Murakami dalam 'Norwegian Wood': 'Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu lain terbuka. Tapi kita terlalu lama menatap pintu yang tertutup sehingga tidak melihat yang telah terbuka.' Kutipan ini mengingatkanku bahwa kecewa bukan akhir segalanya, melainkan awal untuk melihat peluang baru.
Aku juga suka merenungkan dialog dari anime 'Clannad': 'Hidup ini seperti sepeda. Untuk menjaga keseimbangan, kamu harus terus bergerak.' Kata-kata sederhana itu memberiku kekuatan untuk bangkit. Terkadang, kecewa justru menjadi bensin untuk menciptakan perubahan. Seperti yang ditulis Pramoedya dalam 'Rumah Kaca': 'Kekecewaan harus melahirkan perlawanan.' Jadi, biarkan rasa itu mengalir, lalu ubah menjadi energi positif.