Terpaksa Satu Atap
Yuana Paradipta yang biasa dipanggil Yuan Yuan adalah gadis berbakat di keluarganya, tumbuh dengan penuh perhatian dan cinta dari Bundanya yang sudah menjanda sejak lama dan seorang adik lelaki yang selalu menjadi teman ributnya di rumah. Meski baru saja resign dari pekerjaan tetapnya, dia masih bisa hidup bahagia di dalam keluarganya. Tapi satu yang menjadi permasalahan baginya. Bundanya menuntutnya untuk segera mencari pasangan di usianya yang menginjak dua puluh delapan tahun.
"Duh Bun, bahas itu lagi, itu lagi... Bosen Yuan dengernya."
"Bunda lebih bosen lagi Yuan... Setiap ketemu tetangga selalu nanyain kapan kamu nikah? Kok gak pernah gandengan sama cowok? Apalagi si Yudha adek laki kamu sudah punya pacar, lha kamu kapan Yuan?" Ujar Bunda Vera sambil menatap sendu anak gadisnya.
Sementara itu di tempat lain seorang pria muda yang tampan dan gagah juga mengalami hal yang sama. Dituntut untuk mencari calon mantu untuk Maminya dalam waktu dekat jika tidak mau menjalani perjodohan yang sudah diatur untuknya. Arthur Pradana sudah jenuh dengan ancaman Maminya itu. Sebagai CEO dia saja sudah pusing memikirkan perusahaan, ini malah ditambah memikirkan jodoh. Sungguh bukan gaya seorang Arthur. Dan entah bagaimana kejadiannya tiba-tiba Arthur dan Yuan yang merupakan karyawan barunya terlibat dalam suatu kesalahpahaman yang membuat mereka diharuskan untuk menikah.
Lalu bagaiman kehidupan satu atap mereka yang awalnya saling benci akan berlangsung setiap harinya? Dan bagaimana cara mereka merahasiakan hubungan mereka di kantor?