Tukang Pijat Tampan
Di layar, ada dokumen proposal film, lengkap dengan sinopsis, deskripsi penokohan, dan yang paling penting: angka budget dan f*e untuk aktor utama.
"Ini dari salah satu production house terbesar di Indonesia," jelas Clara sambil men-scroll dokumen dengan jarinya yang kuku-nya di-manicure sempurna. "Dan mereka mau kita berdua jadi lead," lanjut Clara sambil menatap Adit dengan mata berbinar. "Karena chemistry kita di film pertama udah terbukti oke. Box office-nya luar biasa, fans shipping kita seperti gila, semua metrics positif. Jadi mereka pikir, kenapa nggak lanjutin kesuksesan itu?”