Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

Soma
Langit hanya seorang lelaki biasa yang dipecat karena memperjuangkan nasibnya sebagai guru swasta. Sudah jatuh tertimpa tangga--di tengah-tengah perjalanan pulang, ia mengalami kecelakaan tunggal yang meremukkan seluruh tulangnya. Saat ia berpikir bahwa dirinya sudah mati, ia justru mendapati dirinya terlahir kembali di dunia lain, di Valandria; sebuah dunia di mana fantasi adalah kenyataan yang dapat ditemukan di setiap sudutnya. Sayangnya, Langit tidak terlahir kembali di kalangan orang-orang berkuasa, tidak pula sebagai seorang terpilih dengan bakat luar biasa yang mampu menaklukkan segala tantangan. Ia bahkan tidak terlahir kembali sebagai makhluk hidup. Ya, dia terlahir kembali sebagai seorang undead (mayat hidup), tepatnya sebagai seorang skeleton (monster rangka); salah satu bagian dari makhluk kegelapan yang menjadi musuh bebuyutan umat manusia di Valandria. Eits, berita buruk belum selesai. Langit tersadar di sebuah katakomba di Kota Magna, sebuah kota mati yang terkutuk dan kini telah menjadi hunian mayat-mayat hidup, makhluk kegelapan, dan kutukan. Parahnya, makhluk-makhluk kegelapan di Kota Magna ingin menghabisinya karena sebuah alasan yang belum diketahui. Harapannya untuk menikmati petualangan seru dan menakjubkan di Valandria akhirnya harus ia sisihkan di sudut sampai ia berhasil keluar dari tempat tertukut itu. Untuk itu, tentu saja, ia harus menjadi lebih kuat untuk dapat mengalahkan musuh-musuh yang berdatangan tanpa henti. Selain itu, rintangan yang dihadapi Langit rupanya bukan hanya makhluk-makhluk kegelapan, tetapi juga misteri pekat yang menyelubungi Kota Magna itu sendiri. Setidaknya, Langit memiliki sebuah sistem pemandu yang dipanggilnya dengan sebutan Narator. Dengan bantuan Narator, Langit menapaki jalan menuju puncak evolusi meski hanya sejengkal demi sejengkal karena, yah, Narator ternyata bukan sistem yang sempurna… Di kehidupan kedua ini, Langit memutuskan untuk menanggalkan identitas lamanya. Langit yang dulu sudah mati, sekarang nama barunya adalah O. Ya, O. Hanya satu huruf, O. Sebuah huruf yang mirip dengan angka nol; sebuah filosofi bahwa ia akan mengulangi kehidupannya kembali dari titik nol.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as filosofi bambu
Read
+Library
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Gunung Kumulus terguncang oleh kabar tentang pembantai misterius. Monster level tinggi ditemukan hanya tinggal tulang. Kawanan predator berkumpul untuk membalas dendam. Mereka tidak tahu siapa lawan yang mampu menghancurkan ras mereka seorang diri. Arum Sekar muncul sebagai tokoh yang sama sekali tak biasa. Penampilannya lusuh. Baju dan serulingnya bernoda darah. Dia dukun seruling yang lebih mahir membunuh daripada memasak. Dengan tangan kosong dan seruling bambu yang menyimpan pisau, dia menumpas kawanan monster tanpa kesulitan. Sikapnya acuh sedikit gila, dia sering salah sasaran, tapi hasilnya tetap brutal. Sekar ingin mencari koki. Dia bisa menangkap ikan lebih besar dari elang dengan trik konyol. Tanpa sengaja dia menyaksikan konflik lain yang jauh lebih berbahaya. ... Lekir Maldawai adalah murid Arum Sekar. Ia memiliki banyak harta hasil warisan. Seluruh sukunya dibantai, termasuk guru yang pernah mengajarnya dulu. Entah apa penyebabnya, tetapi ia menyimpan misteri tentang asal-usulnya. Setelah bertahun-tahun bergaul bersama Arum Sekar, ia menjadi murid paling fanatik padanya. Suatu ketika, ingatannya yang disegel muncul kembali. Saat itu, ia mengingat bahwa guru yang kini ia hormati adalah pembantai seluruh sukunya. Ia murka, tetapi rasa sayangnya pada sang guru jauh lebih besar. Ia berpura-pura patuh dan mulai membuat masalah di belakang. Hingga akhirnya, ia mengetahui dari sebuah alam ilusi duplikat dari ingatan gurunya bahwa semua orang yang ada di sukunya dulu adalah orang bejat, mengetahui rahasia yang ia miliki, dan berniat memonopolinya dengan memanfaatkan rahasia tersebut. Ia mulai menyadari kesalahannya, menyesal setiap hari. Suku yang dulu merawatnya ternyata pembantai orang tuanya. Hanya guru yang benar-benar memperlakukannya dengan baik sejak awal hingga akhir.
954 viewsCompletedAdded to Library 37 Times as filosofi bambu
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status