Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Sebuah kecelakaan membuatku buta. Karena merasa bersalah, Hanni pindah ke rumahku, ingin merawatku. Namun, sejak dia pindah ke rumahku, ketika aku dan suamiku, Erwin, berhubungan, entah kenapa ritmenya selalu terputus-putus. Setiap kali kami melakukannya, aku bisa mendengar napas orang ketiga di sekitarku. Hingga aku terjatuh dan secara tidak sengaja mendapatkan kembali penglihatanku, aku melihat Erwin berbaring di sampingku, dengan Hanni dalam pelukannya. Hanni melihatku yang 'buta' dengan provokatif, lalu berbisik di telingaku. "Carikan dia satu pria. Dia nggak bisa lihat, jadi kalau main berempat bakal lebih menantang."
Cerita Pendek · Gairah
4.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Suamiku memiliki seorang pujaan hati. Wanita itu mengunggah sebuah status berupa video. Dalam video tersebut, dia dan suamiku sedang melakukan permainan menyerahkan kartu remi dengan mulut. Kartu tersebut jatuh dan bibir mereka bersentuhan. Mereka langsung tidak peduli apa pun dan berciuman selama satu menit penuh. Ada tulisan yang menyertai. "Aku masih payah seperti biasanya! PS: Arkan masih sama bagusnya seperti dulu!" Aku menyukai status tersebut dengan hati hampa dan berkomentar: "Selamat." Sesaat kemudian, suamiku menelepon dan membentakku. "Kamu itu ada-ada saja jadi perempuan. Aku dan Lidya sedang bermain. Kenapa kamu sensitif sekali!" Aku tahu bahwa tujuh tahun hubungan kami hanyalah awan yang berlalu begitu saja. Sudah waktunya bagiku untuk pergi.
Baca
Tambahkan
Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

Selama sepuluh tahun berturut-turut, harapan ulang tahun mantan pacar pertamaku adalah agar seluruh keluargaku mati. Karena kakakku yang selalu bersamaku, telah menyiksa dan membunuh kakaknya. Sepuluh tahun lalu, kakakku dipukul hingga menjadi idiot dan dikurung di rumah sakit jiwa. Aku sendiri terperangkap di sisi Zed, mengalami keguguran, depresi, tumor, dan tidak punya jalan keluar. Hingga pada hari keinginannya benar-benar terkabul, di samping batu nisanku, muncul sebuah gundukan makam kecil yang baru.
Baca
Tambahkan
Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Janji Pernikahan yang Tak Pernah Terwujud

Aku hanya mengungkit tentang dekorasi lokasi pernikahan, tetapi cinta pertama tunanganku langsung menangis dan berlari keluar. Alexander menamparku hingga aku tersungkur di lantai. Dia menggertakkan giginya dengan penuh kebencian. "Melinda, kamu begitu nggak sabar buat nikah? Kamu begitu takut nggak ada yang mau nikahi kamu, makanya kamu nggak berhenti paksa aku menikahimu? Pernikahan kita seminggu lagi ditunda saja dulu!" Aku menutupi wajahku, tetapi hatiku tetap tenang. Termasuk kali ini, dia telah menunda pernikahan kami delapan kali. Aku menunggunya dari usia 28 hingga awal 30-an, tetapi masih tidak mendapat jawaban. Jadi, kali ini aku mengemas barang-barangku dengan sangat tenang dan memilih untuk pergi. Sebenarnya, pernikahan ini juga tidak harus terjadi.
Baca
Tambahkan
Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ivana tidak menyangka, di hari ulang tahunnya, putranya akan memberinya kue kastanye yang membuatnya mengalami reaksi alergi yang fatal. Dalam keadaan linglung, dia mendengar teguran keras Jordi. "Marco, apa kamu nggak tahu ibumu alergi kastanye?" Suara Marco terdengar begitu jelas. "Aku tahu, tapi aku ingin Tante Greta jadi ibuku." "Ayah jelas-jelas juga berpikir seperti itu, 'kan?" "Meski aku…" Rasa sesak seketika menyergap dada Ivana. Dia sudah tidak mendengar jelas jawaban Jordi lagi. Satu detik sebelum dia kehilangan kesadaran sepenuhnya... Ivana hanya punya satu pemikiran. Jika dia masih bisa bangun, dia tidak ingin menjadi istri Jordi atau ibunya Marco lagi.
Cerita Pendek · Romansa
14.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Tunangan yang Termakan Tipu Daya Asistennya

Perang dingin memasuki hari ketiga, tunanganku sengaja menyetujui usulan asistennya untuk melakukan perjalanan keliling dengan mobil. Dia mengira aku akan cemburu dan berebut seperti biasanya. Namun siapa sangka, sebulan kemudian saat dia kembali, dia mendapati aku sudah berubah. Dia membantu asistennya merebut proyekku. Aku tidak lagi ngambek lalu mengundurkan diri, malah mondar-mandir sibuk membantu, lalu menuliskan proposal untuknya dengan rajin. Demi asisten itu mendapatkan bonus akhir tahun, dia menghancurkan desain yang sudah susah payah kuselesaikan. Aku pun tidak lagi berusaha membuktikan diri, melainkan malah menanggung semua kesalahan dan membiarkan dia menghukumku sesuka hati. Bahkan ketika dia hendak menaikkan jabatan asisten itu menjadi direktur utama perusahaan, aku tidak marah. Aku malah secara sukarela menyerahkan seluruh saham yang ada di tanganku, membiarkan tunanganku membaginya dengan bebas. Asisten itu merasa sangat puas. "Lihat, benar 'kan yang kubilang? Kak Penny itu tipe yang nggak bisa dilawan secara keras. Harus diperlakukan dengan sikap dingin, baru ada efeknya. Pasti karena beberapa hari kamu pergi, hasilnya langsung kelihatan. Dia takut kehilangan kamu, makanya sekarang jadi patuh begitu." Tunanganku percaya pada ucapan asisten itu sepenuhnya, bahkan memuji kepintaran asisten itu. Setelah itu, dia sengaja mencariku untuk menaikkan jabatan dan gajiku, bahkan untuk pertama kalinya berjanji akan memberiku sebuah pernikahan yang tak terlupakan. Namun, dia tampaknya lupa. Selama masa liburan itu, dia sudah menandatangani surat pengunduran diriku. Dan aku juga sudah putus dengannya. Sejak saat itu, kami memutuskan hubungan sepenuhnya, tanpa ada lagi keterkaitan apa pun.
Baca
Tambahkan
Ketika Cinta Memudar

Ketika Cinta Memudar

Aku menikah ke Keluarga Jihan demi menyelamatkan keluarga kaya raya yang hampir runtuh. Namun, Hoshi Jihan, putra Keluarga Jihan malah sibuk bersenang-senang di luar sana. Ibunya bahkan ingin merampas seluruh hasil jerih payahku. Dengan cerdik, aku merebut kembali semua harta milikku. Pada akhirnya, Hoshi berlutut dan memohon padaku, “Jangan tinggalkan aku.” Aku pun meninggalkannya, lalu menggandeng tangan si penulis muda dan berkata, “Kamu bukan siapa-siapa bagiku.”
Cerita Pendek · Gairah
4.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

"Ayah, kapan ayah pulang? Ibu terbaring di ranjang dan nggak bergerak!" Putraku menelepon Michael sambil terisak-isak hingga sulit bernapas. "Panggil saja kalau dia nggak bangun! Dasar pemalas, nggak kerja di rumah juga cuma malas-malasan seperti babi pemalas." "Cari saja ibumu kalau ada apa-apa. Aku sibuk kerja, jangan ganggu aku!" Usai bicara, Michael dengan kesal langsung memutus teleponnya. Saat itu, dia sedang sibuk bermesraan dengan sekretarisnya, sama sekali tidak punya waktu untuk pedui padaku. Hanya saja, dia tak tahu bahwa aku sudah meninggal. Aku tak akan pernah muncul lagi di hadapannya, tapi dia malah memeluk fotoku sambil menangis, memohon agar aku tidak pergi.
Baca
Tambahkan
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

"Tidak, tiga terlalu banyak, aku bakal kapok..." Dua teman sekelas kakakku dari sekolah khusus olahraga mengangkat kakiku, satu di kiri dan satu di kanan, lalu menggantungku di udara, mereka meremas bokongku yang montok. Ada teman lainnya di depanku, suaranya agak serak. "Gadis lemah sepertimu harus dilatih dengan keras." Sambil berkata demikian, dia merobek celana dalamku yang sudah basah...
Cerita Pendek · Gairah
11.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Suamiku Menjadi Ayah Anak Orang Lain

Di acara perayaan hari keluarga taman kanak-kanak, suamiku Gaius beralasan ada urusan kantor dan bahkan menyuruhku dan putri kami untuk tidak ikut menghadirinya. Melihat wajah kecewa putriku, hatiku terasa sakit. Akhirnya, aku memutuskan untuk pergi sendiri bersamanya. Saat baru sampai di taman kanak-kanak, aku melihat Gaius sedang menggendong seorang anak laki-laki di satu tangan, sementara tangan lainnya menggandeng Sunlina, teman masa kecilnya. Mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia, berbincang dan tertawa bersama dengan akrab. Saat melihat diriku dan putri kami, Gaius mengerutkan dahi, lalu buru-buru melepaskan tangan Sunlina. "Jangan salah paham, Yuri. Sunlina itu ibu tunggal dan membesarkan anaknya sendirian. Hari ini ulang tahun anaknya yang kelima, jadi dia hanya ingin anaknya merasakan kasih sayang seorang ayah." Aku menatapnya dengan tatapan penuh arti, lalu berjongkok dan menggenggam tangan putriku, berkata, "Sayang, ayo panggil om."
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
7891011
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status