FAZER LOGIN"Tidak, tiga terlalu banyak, aku bakal kapok..." Dua teman sekelas kakakku dari sekolah khusus olahraga mengangkat kakiku, satu di kiri dan satu di kanan, lalu menggantungku di udara, mereka meremas bokongku yang montok. Ada teman lainnya di depanku, suaranya agak serak. "Gadis lemah sepertimu harus dilatih dengan keras." Sambil berkata demikian, dia merobek celana dalamku yang sudah basah...
Ver maisHari itu aku mendengar pembicaraan antara si palsu dengan Lianto dan yang lainnya. Dia dengan jelas mengatakan kalau gadis bodoh itu akan segera pergi berkumpul dengan kakaknya di surga."Hahaha, Jamil pasti akan berterima kasih kepada kita saat melihat adiknya, hahaha!"Aku hampir pingsan, nama kakakku adalah Jamil Lewis, ternyata kakakku sudah meninggal.Setelah penyelidikan berlanjut, aku akhirnya menemukan semua kebenaran.Kakakku telah dibunuh dan pembunuhnya adalah seorang penipu yang kini menyamar menjadi kakakku.Pandu, Wilson dan Lianto semuanya adalah kaki tangan.Aku memutuskan untuk membalas dendam pada mereka.Hari itu aku diam-diam mencampurkan obat ke dalam minuman mereka. Aku berencana membunuh mereka semua dan kemudian bunuh diri untuk membalaskan dendam atas kematian kakakku yang malang dan tragis.Saat mereka pingsan di bawah pengaruh obat-obatan, aku mengikat mereka semua.Aku bisa segera bertanya pada mereka.Setelah mereka sadar, aku berkata dengan dingin, "Selama
Setelah itu, aku berbaring di ranjang selama setengah bulan, aku tidak berani melapor polisi.Aku sungguh takut dan tidak berani mengalaminya lagi.Kukira masalahnya sudah selesai. Setelah membayar harga yang tragis itu, aku akan menjalani kehidupan bahagia.Namun, aku tidak menyangka kalau Pandu, si iblis itu tidak berhenti mengambil video hari itu dan mengancamku untuk selalu siap melayaninya.Siap melayaninya? Lalu apa bedanya aku dengan pelacur!Aku hanyalah seorang gadis lemah, pacarku lumpuh dan kakakku tidak berani melawan.Untung saja, Pandu tidak memintaku berbuat sesuatu yang mesum, hanya melayaninya saja.Namun, terus seperti ini bukanlah solusinya.Ketika tiba di rumah hari itu, aku memutuskan untuk berdiskusi dengan pacarku tentang pindah rumah, kami bertiga hidup dalam anonimitas.Namun, begitu aku tiba di luar kamar pacarku, aku melihat adegan yang sangat mengejutkanku, kakakku menampar dan menghina pacarku.Aku langsung membuka pintu dan berteriak pada kakakku, "Apa kau
Aku langsung ke sekolah dan melaporkan ke guru wali kelasnya. Akan tetapi, wali kelasnya mengatakan kalau aku mengada-ada, katanya aku asal ngomong dan sembarang mengarang."Apa salahnya anak-anak saling menyayangi. Adik kecil, tolong jangan membuat masalah dan mengganggu pekerjaanku."Aku merasa jengkel dengan sikapnya. "Aku tidak akan pergi kalau kamu tidak memberiku penjelasan hari ini. Apa aku nggak merasa tertekan ketika melihat kakakku kembali dengan luka baru setiap hari?""Aku mau cek CCTV!""Oh, maaf, adik kecil, CCTV kayaknya rusak.""Apa?" tanyaku dengan tak percaya. "Beginikah penanganan kalian?"Guru lain berkata, "Meski tidak rusak, kami juga tidak dapat tunjukkan padamu. Sekolah kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukannya, hanya Biro Keamanan Publik yang memiliki kewenangan ini."Tak peduli bagaimanapun aku mencoba, tetap tidak berguna. Mereka menolak menunjukkannya padaku.Ini tidak benar. Semakin mereka mencoba menghentikanku, semakin terlihat kalau ada sesuatu y
Aku melepas celana dalamku yang basah di kamar mandi dan hendak mencucinya, tapi pintu tiba-tiba terbuka.Aku berbalik dengan kaget, ternyata itu Pandu.Sebelum aku bereaksi, kakiku tiba-tiba melayang di udara, dia menggendongku dan mendudukkanku di wastafel.Pandu meletakkan tangannya di kedua sisi tubuhku dan menatap lurus ke wajahku.Aku sangat takut."Kamu, kamu... apa yang kamu lakukan?""Apa yang aku lakukan?" Dia semakin mendekat, sambil tersenyum nakal, "Tentu saja melakukan..."Pandu mengucapkan kata terakhir tanpa mengeluarkan suara.Aku merasa malu dan marah. "Cepat turunkan aku. Anggap saja masalah tadi tidak pernah terjadi, kalian segera pergi."Pandu tidak mengatakan apa-apa, hanya menatapku dengan serius, tetapi ada sedikit senyuman ambigu di sudut mulutnya."Hmph," dia mengangkat alisnya, "Sherly, lain kali kamu bakal datang memohon padaku."Setelah berkata demikian, dia melepaskanku dan berjalan keluar.Nyaris saja, hampir ditindas lagi.Setelah makan sup, saatnya tidu


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.