Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
Cerita Pendek · Gairah
1.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

Perjalanan Liburan, Terjebak di Bus Malam

"Ugh... tangan jangan asal sentuh..." Aku yang bertubuh sensitif, terpaksa berdesakan di samping seorang pria kuat selama perjalanan. Sensasi sentuhannya terlalu menggairahkan, membuatku tak kuasa menahan gemetar dan terengah-engah di sampingnya. Tapi aku tak menyangka dia tak sabar menarikku ke pangkuannya di tengah perjalanan. "Kursinya keras sekali, pantatmu pasti sakit, biar kupijat..." Sepanjang perjalanan, aku sepenuhnya dikuasai olehnya...
Cerita Pendek · Gairah
6.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
Cerita Pendek · Gairah
3.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

"Keponakan yang baik, tolong unduh beberapa film seru untukku. Aku sangat kesepian malam ini." Larut malam, bibiku tiba-tiba membuka pintu kamar tidurku. Dengan hanya mengenakan pakaian dalam seksi, memperlihatkan payudaranya yang penuh. Membuat aku yang sedang klimaks memuaskan diri, terkejut hingga refleks menarik selimut. "Bibi, kenapa Bibi masuk tanpa mengetuk?" Wajah Bibi memerah. "Aku lagi gatal banget. Pamanmu yang nggak berguna itu sama sekali nggak bisa memuaskanku." "Cepat carikan aku beberapa film seru, aku puaskan sendiri." Aku menyentuh alat kelaminku yang keras, berkata sambil menyeringai, "Gimana kalau aku yang bantu Bibi?"
Cerita Pendek · Gairah
5.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kehebatan Ayah Mertua ku

Kehebatan Ayah Mertua ku

"Ayah, jangan, aku ini menantumu..." Setelah suamiku lumpuh karena kecelakaan, aku sering menangis di tengah malam. Ayah mertuaku karena kasihan, dia naik ke tempat tidurku di tengah malam, "Menantuku, kamu akan terluka kalau terus pakai mainan seperti itu. Ayah saja yang bantu ya." Dia kemudian mengangkat kakiku dengan kasar......
Cerita Pendek · Gairah
86.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, cairan panas meliap dari belakang membasahi tangan pria itu.
Cerita Pendek · Gairah
1.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku

Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku

"Ayah, bersikaplah yang lebih lembut. Kalau nggak, Zarvin akan tahu ...." Malam itu, ayah mertuaku menempatkanku di posisi yang memalukan. Dia mengatakan bahwa alasan aku belum hamil setelah sekian lama pasti karena ada masalah dengan tubuhku. Katanya, dia memiliki resep tradisional untuk membantuku hamil ...
Baca
Tambahkan
Menaklukkan Gadis Polos di Bus

Menaklukkan Gadis Polos di Bus

Di dalam bus kota yang penuh sesak menuju kampus, aku sengaja mengimpit seorang mahasiswi baru yang tampak ranum dan manis. Dia mengenakan seragam rok pendek. Tanpa ragu, aku menyingkap roknya dan menempelkan benda milikku ke bokongnya yang kencang. Yang tak kusangka, karena kondisi ekonominya yang sulit, celana dalamnya ternyata berlubang. Saat aku hampir terlanjur masuk, aku mencoba menarik diri. Namun, dia malah menjepitku erat-erat dan berbisik, "Paman, tekan yang kuat, jangan dilepas!"
Baca
Tambahkan
Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

"Ah ... Mas, pelan-pelan, jangan sampai kedengaran Nana." Demi mencari sensasi, ibu dan ayah tiriku nekat bercinta di ruang tamu. Pak! Pak! Pak! Bunyi hantaman kulit yang makin intens terus terngiang di kepalaku, membuatku secara refleks menjepit bantal dengan kedua paha. Suara dari luar ruangan itu terdengar makin keras, hingga bantal tidak lagi mampu memuaskan hasratku. Aku akhirnya mengeluarkan mainan kecil dari bawah bantal, lalu mulai menjelajahi tubuhku sendiri dengan sepuas hati. Aku pun tidak menyangka kalau nantinya aku benar-benar bisa mewujudkan keinginan untuk mendesah di bawah tubuh ayah tiriku sambil berseru, "Ayah, pelan-pelan ... keras banget."
Baca
Tambahkan
Obsesi Suci

Obsesi Suci

"Paman ... besar sekali, apa semua pria begini ...?" Wajah keponakan istriku merona merah saat aku menyentuhnya. Tangannya yang halus terasa kaku saat meraba alat milikku dari balik celana. Aku menatap tubuhnya yang mulai bereaksi akibat belaianku, lalu sengaja menggodanya, "Bukan hanya begini, pria juga akan memasukkan alat ini ke lubang bawahmu, lho." Selesai berbicara, aku sengaja menyentakkan bagian bawah tubuhku ke telapak tangannya yang lembut. Tak disangka, tangan satunya menyingkap ujung roknya sendiri. Sementara tangan yang lain menarik pakaianku dan menggenggam alat yang sudah menegang keras itu. Sesuatu yang besar dan kokoh itu menekan perut bawahnya. Wajahnya merah padam. Dia memegang alat itu, mengesekkannya perlahan di perut bawahnya, bahkan mungkin mengarah lebih ke bawah lagi ....
Cerita Pendek · Gairah
2.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status