Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hampir Dijebak Teman

Hampir Dijebak Teman

"Paman, aku gatal sekali. Ayah sedang keluar, tolong garukkan pakai sumpit." Di meja makan itu, putri temanku tampaknya terlalu banyak menyantap tiram. Akibat gejolak hormon yang tidak stabil, gairahnya melonjak drastis. Dia mengenakan rok mini, kedua tungkai kakinya yang mulus terbuka ke arahku, memamerkan celana dalam putih yang menggoda. Sudah bertahun-tahun aku hidup tanpa wanita. Begitu melihat area sensitif gadis muda itu yang sedikit mencekung, darahku langsung berdesir hebat. Aku membuka resleting celana, mengeluarkan milikku, lalu menggoyangkannya di hadapannya. "Apa enaknya pakai sumpit? Pakai punyaku saja untuk menggaruknya."
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Di dalam ruang bioskop pribadi yang remang-remang, ayah tiriku ajak aku nonton film dewasa, katanya ini adalah hadiah untuk tandai kedewasaanku. Lihat adegan di layar, ada seorang pria dan wanita larut dalam kenikmatan, tubuhku mulai terasa gatal dan gelisah. Nggak sadar, aku rapatkan kedua paha yang telah basah, berusaha tahan sensasi seperti aliran listrik yang menggetarkan. Lihat wajahku yang memerah, ayah tiriku mendekat di antara kedua kakiku, lalu tanpa ragu tarik celana dalamku. “Sayang, biar ayah tirimu ini ajarkan kamu gimana jadi wanita seutuhnya. Kamu akan nurut, kan?” katanya pelan. ……
29.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

"Keponakan yang baik, tolong unduh beberapa film seru untukku. Aku sangat kesepian malam ini." Larut malam, bibiku tiba-tiba membuka pintu kamar tidurku. Dengan hanya mengenakan pakaian dalam seksi, memperlihatkan payudaranya yang penuh. Membuat aku yang sedang klimaks memuaskan diri, terkejut hingga refleks menarik selimut. "Bibi, kenapa Bibi masuk tanpa mengetuk?" Wajah Bibi memerah. "Aku lagi gatal banget. Pamanmu yang nggak berguna itu sama sekali nggak bisa memuaskanku." "Cepat carikan aku beberapa film seru, aku puaskan sendiri." Aku menyentuh alat kelaminku yang keras, berkata sambil menyeringai, "Gimana kalau aku yang bantu Bibi?"
15.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Sang CEO

Gairah Cinta Sang CEO

Dirga, seorang CEO sukses dan berkuasa, terjebak dalam sebuah jebakan yang dirancang oleh musuh-musuhnya. Ia diberi obat perangsang dan berakhir menghabiskan malam dengan seorang wanita misterius di sebuah kamar hotel. Wanita itu, Delisa, ternyata adalah korban salah kamar yang baru saja mengalami pengkhianatan dan kehilangan pekerjaan. Setelah kejadian itu, Dirga terobsesi untuk menemukan Delisa, sementara Delisa bertekad untuk membalas dendam pada mantan kekasihnya yang telah menghancurkan hidupnya. Takdir mempertemukan mereka kembali ketika Delisa melamar pekerjaan di perusahaan Dirga, namun bukan sebagai manajer seperti yang ia harapkan, melainkan sebagai sekretaris CEO. Di tengah intrik bisnis, dendam masa lalu, dan gairah yang membara, Dirga dan Delisa harus menghadapi berbagai rintangan dan konflik. Mampukah mereka menemukan kebahagiaan dan cinta sejati di tengah kekacauan ini? Atau akankah mereka terjerat dalam jaring-jaring kebohongan dan pengkhianatan yang semakin rumit?
10828 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Siasat Cantik Sang Perawat

Siasat Cantik Sang Perawat

Saat menjalani pengangkatan kulit area khusus, aku tidak sengaja memamerkan bagian vitalku. Sejak itu, makin banyak perawat yang melirik ke arahku secara diam-diam. Namun, belum pernah ada yang seberani dia, mengetuk pintu bangsalku saat larut malam.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Meta Janush
Belinda Alexandra dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa. Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke kelab malam sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya. Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak. “Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella. “Ehmm…..sejak tiga setengah tahun lalu!” jawab Bella dengan jujur. “Kenapa kau bekerja disini? Apa kau kekurangan uang?” Trauma, dendam dan keinginan untuk membalas orang-orang yg menghancurkannya. Tapi takdir membuatnya menjadi orang ketiga untuk membalaskan dendam dan merebut kembali miliknya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Warisan Pacar 3 Bulan

Warisan Pacar 3 Bulan

Seri CEO Brothers 2, Ini bukanlah cerita cinta Ayah dan Anak tiri, tapi perjalanan Donny mencari cinta dan Morin mencari Mama baru.. Sebuah kecelakaan merubah hidup Donny. Kekasih yang BARU dipacarinya 3 bulan meninggal dan permintaan terakhir sang pacar adalah memintanya menjaga putrinya yang masih berusia 8 tahun. "nikah aja belum, coba bikin anak aja belum pernah, eh sekarang gue dapet bonus anak" Ini adalah cerita bagaimana Donny yang tiba tiba harus menjadi bapak dan mengurusi seorang anak perempuan dengan tingkah absurd. Dan seiring waktu berjalan, perlahan mulai terkuak rahasia kelahiran Morin. Namun saat akhirnya rahasia itu terkuak, rentetan kecelakaan seakan mengejar mereka kemanapun mereka melangkah.. Seri CEO Brothers: 1. Diculik Calon Adik Ipar : Darren - Eloisa 2. Warisan Pacar 3 Bulan : Donny - Monika 3. Love Target : Darius - Morin untuk daftar buku saya yang lengkap bisa dilihat diIG: ivonyroseauthor
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

"Om, Om punya barang yang panjang dan keras nggak? Boleh pinjam buat pakai bentar ...." Saat sedang piknik bersama putriku, tiba-tiba sahabatnya menghampiriku dengan wajah yang memerah dan meminta benda seperti itu. Dia duduk di atas rumput menghadap ke arahku, lalu kedua kakinya tiba-tiba terbuka lebar. "Di dalam rumput ada serangga yang masuk ke dalam rokku, gatal banget .... Om punya tongkat nggak? Bantuin garuk dong." Melihat tubuhnya yang berisi dan menggoda serta paha yang putih mulus, darahku langsung berdesir hebat. Selagi putriku tidak memperhatikan, aku segera melorotkan celana. "Pakai tongkat mana enak. Om punya yang lebih mantap di sini." ....
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Aksara menepati janjinya untuk menunggu selama 12 kali gajian. Ia memelihara rindunya seorang diri kepada Elang, sahabat yang telah ia bantu berdiri dan bangkit dari keterpurukan. Sementara nun jauh di tanah pengabdian, Elang telah menemukan hati yang baru. Melupakan janjinya. "Sebagai siapapun nanti, kamu adalah orang pertama yang akan aku temui." Itu adalah janji yang Elang ucap sebelum meninggalkan Aksara. Tapi, Elang lupa untuk memastikan, apakah saat ia pulang, Aksara masih di tempat yang sama untuk menunggunya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

“Ayoo bangun, Sayangku,” Angga mencoba lagi, kali ini mencubit hidungku gemas. Aku membuka mata sedikit, memohon. “Mas, aku masih capek dan lemas banget. Kamu duluan aja.” Angga tertawa pelan, tawa yang membuatku ingin meninjunya sekaligus menciumnya. “Loh, kan seharusnya yang kecapekan itu aku, sayang?” godanya, matanya penuh ejekan jenaka. Mataku langsung terbuka lebar. Aku mendorong pelan wajahnya. “Enak saja kamu, ya, kalau ngomong!” Angga tertawa puas. Ia mencium bibirku singkat, sebuah sentuhan pagi yang membuat jantungku berdesir. “Yasudah, kamu tidur lagi sebentar. Aku mandi duluan, Muachhh…” Setelah mandi, kami berdua berdiri berdampingan. Keintiman semalam mengubah segalanya. Gerakan sholat Subuh kami terasa lebih sakral, diimami oleh pria yang telah memeluk jiwaku dan ragaku. Selesai berdoa, aku langsung ingin merebahkan diri lagi. Rasa lelah itu sungguh nyata. Namun, Angga menahan lenganku. “Kamu mau ke mana, Sayang?” tanyanya lembut, tangannya masih memegang tasbih. “Aku mau tidur lagi, Mas. Masih capek dan ngantuk banget,” jawabku dengan mata sayu, tanpa malu mengakui kelemahanku. Angga tersenyum teduh. “Sini, kamu tidur di sini saja. Temani aku berdzikir.” Ia menepuk pahanya yang kini tertutup sarung, mengisyaratkan tempat peristirahatan. Aku menurut. Aku merebahkan diri di pangkuannya, wangi sabun dan parfumnya menyelimutiku. Aku menutup mata, dan suaraku Angga yang merdu melantunkan dzikir menjadi ninabobo paling menenangkan. Angga menatapku yang terlelap, mukena masih menutupi kepalaku, dan damai di wajahku. Hatinya melunak, dipenuhi gelombang emosi yang tak pernah ia rasakan bersama Angel. Angel selalu sulit diajak sholat, selalu menuntut, selalu membuat drama. Putri berbeda. Dia penurut, sederhana, dan kecantikannya bukan hanya di luar, tetapi di dalam hatinya. Angga menarik napas dalam. Ya Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan dia sebagai Istriku. Aku sungguh benar-benar mencintainya, batin Angga, sebuah pengakuan yang melegakan sekaligus menakutkan. Semoga dia adalah istri yang bisa membantuku untuk ke surga/Mu nanti, Ya Allah. Aamiin. Angga menunduk, mencium keningku
600 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai gatal berair pada kulit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1415161718
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status