Imperfect Adult Romance
Fujaferdian
“T-tidak ... Berhenti! Tolong aku mohon ... Aku mohon ... Tolong ... Aku minta t-untuk berhenti ... Tida'! Tidak! T-seseorang, tolong t-tolong m -. B-bantu aku."
Aku lemah berteriak saat ia memukulku dengan kasar. Tanganku berusaha mendorong lelaki itu, ia terus memaksa, tetapi aku tahu ia sangat kuat, ia mampu menjatuhkanku ke tanah tanpa mengerahkan terlalu banyak usaha. Aku tak bisa bergerak, hanya bisa menangis minta ampun.
Rambut hitam panjangku tersebar di tanah sementara gaun yang aku kenakan entah sudah berapa kali ia robekan.
“Kulitmu sangat putih transparan, bersinar seperti mutiara di kegelapan.” Biji matanya seakan keluar, raut wajahnya menjadi gila penuh nafsu dan tanda tanya
Hot Chapters