Main Belakang
titah Devan dingin seraya membukakan pintu belakang mobilnya.
Aira menelan ludah. "Devan, mobil Rian ada di sebelah kita. Bagaimana kalau dia keluar dan ..."
"Masuk, Aira," potong Devan tanpa kompromi, mendorong pelan pinggang Aira agar masuk ke dalam kabin sebelum ia sendiri menyusul dan membanting pintu hingga tertutup rapat.
Kaca sekat privasi hitam pekat seketika naik, memisahkan kursi belakang dengan sopir di depan.