Wagiman
ucap orang tersebut sembari memberikan rokoknya kepadaku.
“Oh.. aku tidak merokok mas,” jawabku menolak.
“Oh.. iya kenalin namaku Pardi,” ucap dia sembari mengulurkan tanganya.
“Aku Wagiman,” jawabku singkat.
Kami berbicara ringan masalah kampus sembari menunggu sore, ternyata kami mengalami masalah yang sama yaitu tidak suka dengan keramaian semacam ini sampai akhirnya Pardi mencari jalan untuk bersembunyi, untunglah akhirnya aku punya teman juga dikampus ini yang memiliki pola pikir yang sama. Pardi sama dengan aku, dia disini tanpa ada kenalan sama sekali yang mungkin membuat dia juga malas mengikuti acara ospek.
Hot Chapters