Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DENDAM ANAK LELAKIKU

DENDAM ANAK LELAKIKU

kata Raka. "Faya kenapa, Kak?" "Nggak ada apa-apa, hanya dokter katanya mau bicara sama kamu." Tiba-tiba Mayla bangkit. "Kita kesana sekarang, Kak, Ayo!" Perasaan Mayla benar-benar tidak enak sekarang. "Habiskan makanannya dulu!" Hampir menangis, tapi Mayla menuruti kata-kata kakaknya. Dia duduk kembali dan menghabiskan makanannya dengan cepat. Ada apa dengan Faya sebenarnya? Kenapa dokter ingin menemuinya? Bersambung …
1051.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Anak Tiri

Dendam Anak Tiri

"Tuh kan kamu harusnya do'ain suamimu terus, yakin kalau dia pasti akan sembuh. Jangan mikir aneh-aneh." Alena mengangguk kencang sambil menghapus air matanya yang memeleh di pipi. "Iya, Dok, kami sekeluarga selalu mendo'akan kesembuhannya," ucap Marissa. "Kalau begitu terima kasih, Dok." "Makasih, Dok," ucap Alena dan Rista kemudian hampir bersamaan. Sang dokter hanya mengangguk. Dan setelah itu dokter pamit dari hadapan mereka dan melanjutkan aktivitasnya yang lain.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

Suara kecil, tajam, dan sangat nyata. Elena terdiam. Lucas membeku. “Itu.” Suara Elena bergetar. “Itu suara—” “Bayimu,” timpal dokter. Lucas merasakan dadanya runtuh. Tangannya gemetar hebat, matanya langsung berkaca-kaca. Tapi sebelum mereka sempat sepenuhnya sadar. “Kontraksi berikutnya. Masih ada satu lagi.” Elena terengah. “Satu lagi?”
860 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Kekasih yang Terbuang

Dendam Kekasih yang Terbuang

Keynan menghela napas dalam sambil berkata, "Aku harap nggak ada apa-apa dengan kondisi rahimmu. Kamu bilang ingin memperbaiki hubungan, jadi aku ingin sesuatu yang bisa merubah hubungan kita. Misalnya dengan kehadiran bayi mungkin bisa membuatku jatuh cinta padamu." Dinda menunduk dan tangannya saling meremas satu sama lain. Dia khawatir kalau hasil dokter di luar prediksinya. Tak lama kemudian, dokter masuk ke dalam ruangan. Dokter itu membawa map coklat yang berisi laporan hasil pemeriksaan medis. "Dokter, bagaimana hasil pemeriksaannya?" tanya Dinda pemasaran. Dokter berjalan mendekat ke ranjang pasien. Raut wajah dokter itu tampak mencurigakan sekali.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Anak Angkat

Dendam Anak Angkat

Ia begitu sedih setiap melihat adegan dramatis itu. “Ma, mama kenapa? Mama sakit?” tanya Dion tiba-tiba. Bu Widia kaget dan cepat-cepat mengerjapkan mata berulang kali, berupaya menghilangkan embun yang mulai mengumpul di sudut matany. Lalu, mengangkat wajah kembali sambil tersenyum pada Dion. “Hmmm, nggak! Nggak apa-apa, Yon. Mama cuma ngerasa ada yang masuk ke mata mama barusan,” elaknya sambil mengusap mata berulang kali dan tersenyum pada Dion.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Sang Primadona

Dendam Sang Primadona

“Dendam adalah motivasi terbaik, Gabriel. Kau seharusnya tahu itu.” Gabriel menyandarkan tubuhnya. “Kalau begitu, kapan kita mulai?” Ivy tersenyum licik. “Sudah dimulai.” Dua hari kemudian, kekacauan mulai muncul di Velasquez Corporation.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Membara Istri Kedua

Dendam Membara Istri Kedua

“Salah satu perempuan di dalam, tidak terluka parah. Mungkin sebentar lagi ia akan sadar. Namun yang lainnya, tidak dalam kondisi yang baik. Butuh waktu pemulihan yang cukup lama.” “Lalu, cucu saya bagaimana?” Sang dokter menggelengkan kepalanya, ekspresinya tampak prihatin. “Kami sudah berusaha semampu kami, tapi benturan itu mengakibatkan pendarahan hebat.” Sang dokter menepuk-nepuk pundak Bagas. “Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, pak… bu…” Perempuan paruh baya itu hampir saja terjatuh kalau bukan Bagas yang menahannya. Dia terlihat begitu terpukul.
7.54.3K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Fayla hanya mampu menatap bundanya selama sedetik sebelum membuang muka. Tidak berapa lama kemudian ia mendengar nama mereka disebutkan. Fayla mengikuti bunda berjalan masuk ke ruang dokter. Di sana ibunya diminta berbaring untuk melakukan pemeriksaan USG. Setelah melakukan medical check up tahunan. Bunda terdeteksi mengidap radang pankreas akibat diabetes yang sudah diderita selama puluhan tahun. Namun karena tingkatnya masih ringan. Bunda hanya diberi resep obat tambahan, melakukan diet, dan olahraga yang lebih giat. Jadi hari ini mereka melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan telah Bunda baik-baik saja.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

“Ini Rumah Sakit. Semua dokter sama.” Barry mengangguk ragu. “Semua dokter sama. Tapi apakah dokter di sini diperbolehkan gendut dan … brewok?” Kepala Polisi terdiam sejenak. Barry benar. Dokter tadi gendut dan brewok. “Kurasa tadi aku melihat dia memakai kalung rantai.”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
Dendam Terbalas Sang Istri Terkhianati

Dendam Terbalas Sang Istri Terkhianati

Benar saja, perban yang menutup luka Jimmy telah dipenuhi oleh noda merah. Nunu memberiku sebuah handuk untuk menjadi penutup sementara perban Jimmy. Tak lama kemudian seorang dokter dan beberapa suster masuk ke dalam ruangan Jimmy. Dokter tersebut mengatakan jika jahitan Jimmy telah robek. Dokter juga sedikit memarahi Jimmy yang seharusnya tidak boleh terlalu banyak bergerak. “Sebenarnya apa yang terjadi kepadamu, Jimmy? Mengapa kamu tak kunjung menjawabku?” desakku sedikit kesal dengan bungkamnya Jimmy.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as dendam membara sang dokter
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status