Kembalinya Sang Dewa Pedang
Gadis itu, Feifei, mengerutkan alis dan hampir saja melemparkan selendangnya, jika saja tuannya tidak segera menghentikannya.
"Cukup! Kau bukan tandingannya," ujar Tuan Muda Pertama Hong Yi dengan senyum lembut meski ada ketegasan dalam suaranya. Ia menyentuh hidung Feifei dengan jari, seperti menenangkan anak kecil yang nakal.
"Tuan Muda, dia sangat menyebalkan!" Feifei mengeluh dengan nada kesal, lalu menatap Hong Yi dengan sorot mata memohon. "Kasihan pedagang arak itu."
Hot Chapters