Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

Laki-laki tua itu tersenyum. "Bolehkah Abah menambahkan namanya?" "Boleh, Abah." Azizah menganggukan kepala. Ia kembali mengusap kepala putra kecilnya. "Muhammad Ibrahim Al Fazari," kata laki-laki tua itu. Hafiz memandang ayahnya dengan perasaan takjub. "Muhammad Ibrahim Al Fazari? Bukankah itu nama seorang filsuf, ahli matematika dan astronomi di jaman kekhalifahan Abbasiyah?" tanya Hafiz.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 517 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Dari raut wajah Zeyna, Reyhan bisa melihat kalau saat ini Zeyna sedang mencemaskan sesuatu. "Zey, kamu tidak apa?" tanya Reyhan. Zeyna menatap sang kakak, dan tersenyum. "Em, Zey tidak apa, kok." Mulutnya berkata tidak apa, tapi hatinya mencemaskan Rin. ***** Di tempat Rin.... Asahi menceritakan kisah Sayyida Zainab binti Muhammad dengan suaminya Abul Ash bin Rabi, dengan seadanya sehingga Rin bisa mengerti.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

“Biarkan aku mencobanya sendiri” kata Zayn pada ketiganya. Zayn lalu turun dan berpijak pada tempurung kura-kura hingaa posisinya kini sejajar dengan batu besar itu. Sejenak Zayn memejamkan mata, dan sayup-sayup terdengar halus suaranya membaca lafazh. “Yā ma'syaral-jinni wal-insi inista’a'tum an tanfużụ min aqtāris-samāwāti wal-ardi fanfużụ, lā tanfużụna illā bisultān”
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 757 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Iblis Suci

Iblis Suci

jawab Nhini. "Siap!" jawab Bai Hua. "Baiklah, Mulai...!" teriak Wasit. Bai Hua terkenal dengan teknik pedang iblisnya. Sedangkan Nhini, terkenal dengan keberingasannya ketika bertarung. Nhini akan menghisap darah lawannya yang berhasil ia kalahkan. Jangan ditanya lagi, Nhini akan menghisap darah lawannya itu sampai tubuhnya mengering! Mengerikan!
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

"Tempat favorit bagi para iblis bersembunyi adalah di balik tanda salib. Kau anakku, tapi bahkan hal sesederhana itu pun tidak kau pahami." Anthony membalas dengan senyum meremehkan, lalu menyahut, "Aku tidak pernah bersembunyi. Hanya pengecut yang membutuhkan tempat persembunyian." Noah Lee, atau lebih dikenal oleh seluruh bangsa iblis sebagai Nammu De Rígán Bloodfallen, tertawa pelan mendengar jawaban putra bungsunya. Jika diperhatikan lebih lama, ekspresi menyebalkan itu begitu mengingatkannya pada seseorang. Senyum sinis, tatapan yang tak mengenal rasa takut. Semuanya sangat mirip dengan Sophiel.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kemunculan dari Dunia Luar Keesokan harinya, seorang pria datang dari luar kota, berjalan kaki masuk ke halaman pesantren. Ia memperkenalkan diri sebagai Zayyin, dari Lembaga Manuskrip Tanpa Tanda Tangan. Ia membawa sebuah naskah yang diklaim sebagai “Kitab Cermin” salinan lain dari Kitab Asal-Usul, tapi ditulis oleh pihak yang tidak setuju dengan pesantren sejak awal berdiri.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Firdaus

Firdaus

"Duluan ya, Man." "Yo, hati-hati." Dan setelah itu Sulaiman memainkan keyboard lagi. Alunannya sangat merdu, bikin baper siapa saja yang mendengarnya. Wajah seriusnya yang tampan, dengan tinggi hampir 180cm membuatnya terlihat sangat memesona. Haikal terus mendengarkan tanpa bosan sehingga tidak sadar kalau sudah sore. "Udah sore nih, kamu gak pulang?"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

tanya Aina penasaran. "Itu hadis nabi, bukan perkataan Kakak. Lihatlah dirimu, Ai. Kau wanita yang sangat baik, walau kau belum mengetahui hadis ini, kau sudah mengamalkannya," puji Hayana sambil tersenyum tulus. Aina dan Ayuni tersenyum menanggapi perkataan Hayana, apalagi Ayuni, dia semakin kagum dengan sosok yang sebentar lagi menjadi istri Abang kesayangannya.
1084.2K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as ibnu hayyan
Show Reviews (26)
Read
+Library
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Kekesalannya sedikit melunak karena godaan Rain. Sementara di dalam kamar mandi, Rain tiba-tiba teringat akan sosok Gunawan yang ia habisi dengan Angga, saat air hangat mengguyur tubuhnya. Gunawan yang sempat mengatakan jika ia mengetahui keberadaan Ibnu, sebelum ajal menjemputnya malam itu. “Ibnu,” Rain teringat nama Ibnu dan tak sabar ingin bertemu segera dengan sosok yang selama ini mengusik keluarganya dan menghilang setelah kematian sang ayah.
10488.1K viewsCompletedAdded to Library 19.0K Times as ibnu hayyan
Show Reviews (44)
Read
+Library
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Read All Reviews
Ditalak Usai Akad

Ditalak Usai Akad

Hisyam mencoba mengingatkan siapa dirinya pada Ibnu. Lagi Pak Ibnu mengerutkan kening mencoba mengingat wajah-wajah teman SMP-nya. Setelah cukup lama bertanya dalam hati dan memperhatikan pria di depannya. Barulah sekelebat bayangan teman masa SMP itu muncul membayang di pelupuk mata. “Ya Allah! Hisyam. Kamu Hisyam-kan?” seru Pak Ibnu tak percaya dengan penglihatannya.
6.7K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as ibnu hayyan
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status