Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERPAKSA MENIKAHI BOCAH TENGIL

TERPAKSA MENIKAHI BOCAH TENGIL

Lyla Iswara
Amira yang berusia 32 tahun terpaksa harus menerima lamaran seorang lelaki berusia 25 tahun, Andi, karena desakan keluarga. Dia tidak menyukai lelaki pilihan orang tuanya itu. Selain karena usia lelaki itu jauh lebih muda, sifatnya juga tengil. Bikin Amira sering gedeg sendiri. "Mir, nikah aja sama aku, gak rugi, kok," kata Andi cengengesan. "Ya, rugi. Apa kata orang-orang kalau aku nikah sama berondong." "Tar maharnya headset, deh. Biar bisa nyumpal telinga kamu. Gak dengar lagi deh, omongan orang." "Jangan ngadi-ngadi, deh." Amira melotot. "Aku menolak pernikahan ini." "Tapi, aku nggak. Malah senang. Aku bilang orang tuaku ya, biar bisa nyusun tanggal pernikahan." "Kamu tuli, ya!" Keinginan Amira memang tidak berguna. Sekeras apapun dia menolak Andi, tetapi akhirnya luluh juga oleh tangisan kedua orang tuanya. Jadilah, tanggal pernikahan ditetapkan. Dengan perasaan mengkal, Amira mencium punggung tangan Andi setelah mengucapkan ijab kabul. Berusaha mempertahankan harga dirinya, malam pertama pernikahan dia mengajukan surat perjanjian pernikahan yang berisi tentang poin-poin hubungan mereka. Ada 11 poin yang diajukan Amira yang dengan berat hati ditanda tangani oleh Andi. Bagaimana jalannya pernikahan mereka? Apakah cinta akan tumbuh di antara keduanya?
Romansa
102.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Setelah mengalami kecelakaan mobil, aku dan ibuku berada di ambang kematian dan membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mendengar kabar itu, pacarku meninggalkan kami dan tak lama kemudian menikahi orang lain. Hanya sahabat masa kecilku yang rela menjual saham perusahaannya dan mengeluarkan 14 miliar demi biaya pengobatan kami. Meskipun pada akhirnya ibuku tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia. Aku juga kehilangan penglihatanku karena operasi itu. Namun, dia tetap tidak meninggalkanku. Dia bukan hanya membantu mengurus pemakaman ibuku, tapi juga memberiku sebuah pernikahan yang megah. Setelah menikah, kami hidup rukun dan saling mencintai. Kami menjadi pasangan yang paling diidamkan oleh semua orang di lingkungan kami. Tak disangka, setelah sebuah pesta hari itu, temannya bertanya kepadanya, "Apa yang akan kamu lakukan kalau suatu hari Yuni tahu kamulah yang kasih kornea matanya ke Sally dan malah membuat ibunya meninggal hanya demi menyelamatkan Tante Mira?" Hugo bergumam pelan, "Aku memang sudah menyakitinya, jadi aku akan menebusnya seumur hidupku." "Tapi, aku mencintai Sally. Demi dia, aku rela terjerumus dalam dosa dan nggak bisa mendapat pengampunan selama-lamanya."
Baca
Tambahkan
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
Baca
Tambahkan
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Baca
Tambahkan
Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Aku dan Andrew, pacarku yang seorang dokter bedah sudah berpacaran selama tujuh tahun. Kami bahkan pernah mengadakan 66 kali pernikahan, tapi setiap kali Andrew selalu membatalkannya karena Selena. Pertama kali, Selena salah menyuntikkan obat ke pasien. Andrew menyuruhku menunggunya dan aku pun menunggunya seharian penuh. Kedua kalinya, Selena terpeleset saat mandi. Saat itu kami sudah siap bertukar cincin, tapi Andrew langsung pergi tanpa berpikir panjang, meninggalkanku begitu saja di depan para tamu yang menertawakanku. Begitulah seterusnya. Aku terus mengadakan 65 kali pernikahan dan setiap kali Selena selalu punya alasan untuk memanggil Andrew pergi. Di pernikahan ke-65, Selena bilang anjingnya sakit parah dan dia juga ingin bunuh diri dengan melompat dari gedung. Penyakit jantung ibuku sampai kambuh sangking marahnya, tapi tetap saja kami tak bisa menahan Andrew. Setelah itu, Andrew berlutut memohon agar keluargaku memaafkannya. Dia bilang dirinya hanya merasa kasihan pada Selena yang seorang yatim piatu dan akulah satu-satunya orang yang paling dia cintai. Aku memberinya kesempatan terakhir, tapi dia kembali mengecewakanku. Akhirnya, aku benar-benar menyerah. Aku memilih berpisah dengan Andrew dan bergabung dengan tim dokter lintas batas internasional. Mulai sekarang, kami pun tidak perlu bertemu lagi.
Cerita Pendek · Romansa
32.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kisah Di Balik Medali Pelindung Suci

Kisah Di Balik Medali Pelindung Suci

Aku menghadang tembakan demi pacarku, Luki. Saat sadarkan diri, aku memutuskan untuk melakukan sedikit trik padanya. Aku bilang padanya kalau aku terkena amnesia. Aku ingin melihat apa yang akan dia lakukan. Namun, aku justru melihat kilatan rasa gembira di sorot matanya. Tapi selanjutnya, Luki membawa sepupunya yang bernama Derry. Dia adalah Sang Ketua, bos dari keluarga mafia. "Ini tunanganmu, Derry. Kalian sudah bertunangan selama dua tahun." Derry, pria yang konon sangat membenciku itu, sekarang dia menatapku seolah aku adalah seluruh dunianya. "Iya," katanya. "Aku tunanganmu." Baiklah. Aku akan ikuti permainan ini. Aku perlu tahu apa yang sedang dimainkan Luki. Malam itu, aku melihat rekaman kamera pengawas saat di rumah Derry. Luki terlihat sedang di ranjang dengan wanita lain. Luki menciuminya seperti kelaparan, merasuki tubuhnya, dan bahkan menjelek-jelekkan aku. "Biar sepupuku menjaga Lisa sebentar. Dia sangat posesif. Kaulah yang benar-benar kubutuhkan, Shelly." Hatiku hancur berkeping-keping. Dia menyerahkanku pada pria lain karena ingin bersenang-senang. Baiklah. Aku juga bisa. Jadi, aku juga akan mencari tunangan baru. Aku mengenakan gaun pengantin, lalu mencium Derry, sebuah ciuman yang dalam dan membara tepat di depan Luki. Dan, saat itulah dia akhirnya menyesal. Dia kehilangan kendali, mengatakan bahwa dia sudah salah dan memohon agar aku kembali padanya.
Cerita Pendek · Mafia
1.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu. Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso. Aku menolak gelang itu. Dia malah mengataiku tidak pengertian. "Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya." "Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal." Aku mengakhiri hubungan kami. Dia langsung melamar Paula. Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis. Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula. Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan. "Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?" "Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi." Aku mengabaikannya. Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur. Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.
Baca
Tambahkan
Endless love Fairy Tale || Menjadi Penjahat Genius Sejati

Endless love Fairy Tale || Menjadi Penjahat Genius Sejati

Sischa Nabilla
Selina Victoria, merupakan seorang genius yang bisa melakukan segalanya dengan otaknya. Sebelum kematiannya, ia membaca sebuah novel yang berjudul 'Endless Love Fairy Tale' sebuah novel Romansa yang sangat laris dan banyak diminati oleh orang-orang. Namun, entah bagaimana, Selina yang mati dalam kecelakaan saat akan memenangkan penghargaan tiba-tiba saja terbangun menjadi salah satu karakter antagonis bodoh yang memiliki akhir tragis dan memiliki nama yang sama persis seperti dirinya. Setelah masuk ke dalam novel, ia bersumpah, untuk mengacaukan plot, dan mengubah takdir si pemilik asli. Menjadi siswa top, menekan putri palsu, meretas komputer, menjuarai bidang musik, menciptakan perusahaan dan menjadi seorang desainer ternama. Saat ia yakin untuk mengubah takdirnya Tiga kakak lelaki yang seharusnya membencinya berkata : "Selina siapapun yang mengganggumu beritahu kami, kami akan membunuhnya untukmu." Pemeran lelaki kedua yang harusnya mengejar pahlawan wanita malah mengejarnya dan berkata : "Selina kau sangat cantik, jadilah kekasihku." Pemeran utama lelaki yang seharusnya hanya mencintai pahlawan wanita malah menekannya ke sudut dan berkata : "Selina kita adalah orang yang sudah ditakdirkan sedari lahir, maka menikahlah denganku." Dan lelaki misterius yang sangat tampan, memiliki latar belakang yang tidak biasa, juga seorang dewa kematian memeluk pinggangnya dan berkata : "Kamu adalah milikku setiap inchi tubuhmu merupakan milikku, aku mencintaimu dan jangan pernah mencoba untuk lari dariku." Si lelaki misterius itu, terus memanjakannya sampai ke langit.
Fantasi
103.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
Baca
Tambahkan
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Setelah delapan tahun di luar negeri, aku diundang pulang ke tanah air dengan bayaran besar, dan setelah seminar selesai aku bertemu mantan pacarku, Zavian. Zavian dengan inisiatif sendiri melamarku, ingin melanjutkan kembali hubungan kami. Seketika para mantan kolega di lembaga riset ikut bersorak, menunggu aku menangis haru lalu mengiakan. Bagaimanapun mereka semua tahu, dulu aku mencintai Zavian sampai bisa mengabaikan segalanya. Namun sepertinya mereka lupa, delapan tahun yang lalu, di konferensi peluncuran produk baru, pria itu menolak lamaranku dengan wajah dingin. Demi memastikan adik tingkatnya mendapat bonus, dia bahkan memfitnahku di depan ratusan kamera, menuduhku mencuri hasil kerja adik itu. Aku mati-matian membela diri. Namun di bawah bukti palsunya yang sempurna, aku benar-benar tak bisa menyangkal apa pun. Dia membiarkan adik tingkat itu membeli popularitas besar-besaran, menggerakkan hujatan massal di seluruh internet terhadapku. Hasil kerja kerasku selama bertahun-tahun berubah menjadi noda hitam dalam hidupku. Hubungan cinta yang sudah lama terjalin menjadi bahan tertawaan. Sejak hari itu, aku hanya bisa kabur ke luar negeri dengan tergesa-gesa. Kini aku kembali, Zavian justru membawa cincin, berlutut dengan satu kaki di hadapanku, tersenyum tampan sambil berkata, "Semua itu sudah berlalu. Beberapa tahun ini amarahku juga sudah reda. Karena kamu sudah kembali, mari kita menikah." Namun dia tidak tahu, aku sudah menikah.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
151617181920
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status