Tukang Pijat Tampan
Kebanyakan, mereka yang terpaksa menjual diri itu karena terdesak keadaan ekonomi, himpitan hidup yang tak terhindarkan.
Namun, ada juga yang sangat awet, seperti jamu kuat yang tak lekang dimakan waktu. Dia tak bermasalah dengan ekonomi, justru bergelimang uang, namun memang hyper dan menikmati pekerjaan itu; mendapatkan kenikmatan sekaligus uang. Dia tak peduli dengan siapa ia bercinta. Mau tampan, mau jelek, mau tua, mau muda, itu tidak penting baginya, yang penting adalah kepuasan dan lembaran rupiah yang mengalir.