Sentuhan Berondong Sewaanku
“Jamu kuat Pak.”
Mendengar itu, Rey yang sebenarnya sudah bisa menebak dari packaging dus kecil itu adalah obat kuat pria. Tetap saja merasa terkejut, saat Pak Andi memberitahukannya secara langsung. “Tapi untuk apa Bapak menyerahkannya pada saya?” tanyanya dengan suaranya yang heran. Lalu tidak lama ia kembali menambahkan. “Lagian juga, maaf ya Pak. Saya rasa Bapak udah terlalu tua, untuk minum jamu seperti ini.”
Mendengar itu, Pak Andi yang tidak mau Rey salah paham akhirnya berkata. “Ini bukan punya saya Pak, ini itu punya pasangan suami istri yang baru aja nyewa mobil saya sebelum Pak Rey dan Bu Aina.”