Suamiku, Adik Iparku
Mentari Putricerita pendek tentang ibulirik ibu ku sayangterima kasih ibucerpen singkat tentang ibu
Seorang wanita paruh baya, mengenakan baju tradisional khas jawa duduk di sofa.
“Maaf, Ibu siapa ya?” tanyaku yang memang tak mengenalinya.
“Neng Ria?” Anehnya, dia mengenaliku. “Saya Ibu Sri, tukang pijat.”
“Tukang pijat? Tapi saya nggak manggil tukang pijat, Bu!” Aku terheran-heran, karena memang tidak memesan jasa pijat.
“Mas Lio yang manggil saya buat mijat, Neng.“