Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Cinta Khairunnisa

Takdir Cinta Khairunnisa

Sarastiti Aryono
Merasa bukan wanita yang memenuhi kriteria menjadi menantu orang terpandang, Khairunnisa yang yatim piatu menyimpan cinta pada Iqbal, teman masa kecilnya, hanya dalam diam. Namun, takdir menuntunnya untuk selalu dekat dengan Iqbal, karena orang tua sang pemuda mengangkatnya menjadi anak asuh dan tinggal di kediamannya. Ternyata Iqbal juga diam-diam menaruh hati pada Khairunnisa sejak lama. Untuk menghalau rasa cinta yang makin menjadi pada Iqbal, Khairunnisa mencoba menerima cinta Ilham—lelaki dewasa yang memiliki latar belakang sama dengannya. Takdir berkata lain, Ilham membatalkan khitbahnya, karena ia harus menerima perjodohan dengan adik angkatnya. Tak berselang lama, Irsyad--kakak kandung Iqbal--juga mengungkapkan cintanya pada Khairunnisa. Kisah cinta semakin rumit tatkala orang tua asuhnya meminta Khairunnisa menikah dengan Irsyad--yang mengidap penyakit kronis dan usianya tinggal menghitung hari. Merasa berhutang budi pada kedua orang yang berjasa dalam hidupnya, Khairunnisa menerima perjodohan itu dan mengorbankan cintanya yang sudah mengakar pada Iqbal. Iqbal akhirnya merelakan gadis pujaannya demi kebahagiaan sang kakak yang sangat ia sayangi. Demi menjauh dari kedua orang terkasih, ia memutuskan kuliah di luar negeri. Suatu hari, Irsyad yang telah resmi menjadi suami Nisa, membaca surat dari Iqbal yang berisi pernyataan cinta sang adik pada istrinya—sebelum keduanya menikah. Merasa bersalah pada Khairunnisa dan Iqbal, menyebabkan penyakit yang diidapnya semakin parah. Di akhir hidupnya, Irsyad meminta sang istri dan adiknya untuk melanjutkan hidup bersama. Setelah melewati lika-liku cinta yang penuh warna, akhirnya cinta dalam diam kedua insan yang senantiasa berserah pada Sang Pencipta bermuara pada janji suci pernikahan.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

Anne Wang
~Jika cinta adalah hal yang indah bagi beberapa orang, namun tidak untukku. Bagiku cinta adalah omong kosong karangan para pujangga ~ Silvya Lang Setelah ditinggal menikah oleh kekasih tercintanya karena sebuah perjodohan, sekarang Silvya harus menjalani pernikahan akibat desakan orang tuanya. Ternyata, menikah dengan Jim, tidak bisa membuat seorang Silvya bahagia. Jim adalah seorang pria tampan yang kaya walaupun kekayaannya tidak termasuk dalam 100 daftar nama orang terkaya di Indonesia versi majalah 'playboy' :P Hidup Jim juga bukan kehidupan yang berwarna putih, ia bahkan berkali-kali ketahuan selingkuh di belakang Silvya. Namun berapa kali pun ia terbongkar aibnya, seribu kali juga ia maju untuk meminta maaf ke Silvya dan dengan gigih berusaha untuk kembali dengan sejuta janji manis. Silvya yang merasa bosan dengan tingkah Jim berkali-kali ingin lari, namun Jim tidak melepaskan Silvya dengan mudah. Sampai akhirnya Jim memutuskan untuk melamar Silvya secepatnya. Silvya yang masih enggan untuk menikah, dipaksa oleh papanya. Bahkan papanya menuduh Silvya masih belum bisa move on dari mantannya, yaitu Chris. Dengan berbagai desakan yang dilontarkan oleh papanya, maka mau tidak mau, Silvya pun dengan pasrah menyanggupi lamaran Jim. Namun apa mau dikata, di malam pengantin, Jim malah pergi meninggalkannya sendirian dan menyerahkan aktifitas malam pertamanya kepada .... Sikap Jim mulai berubah dari yang biasanya lembut menjadi kasar ketika Silvya telah mengetahui rahasianya... Rahasia yang selama ini ditutupi olehnya. Namun komitmen Silvya untuk menikah sekali seumur hidup membuatnya bertahan dalam pernikahan yang menyiksa ini. Sampai ... Follow my IG @juliainzaghi untuk tau cerita aku lainnya ya
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Kulepaskan Suami Berengsekku

Kulepaskan Suami Berengsekku

Setelah malam penuh kegilaan, dia melahirkan seorang putri, yang disayanginya bagai nyawanya sendiri. Namun, Ryan Sutedja justru membuangnya seperti rongsokan dan mencurahkan seluruh kasih sayangnya pada putra wanita impiannya, membiarkan anak itu menginjak-injak putri kandungnya demi meraih puncak kekuasaan. Di hari ketujuh kematian putrinya, Ryan menggelar pesta pernikahan mewah dan megah untuk wanita impiannya. Dia bahkan membiarkan wanita itu dan putranya mengenakan busana mahal. Bahkan, putra wanita itu juga menjadi pengiring pengantin di pernikahan tersebut. Sementara, putrinya sendiri bahkan tidak mampu memiliki sebuah makam yang layak. Dia memeluk kotak abu jenazah putrinya, lalu menenggelamkannya ke laut. Pada saat itu, Ryan dan wanita impiannya baru saja memasuki kamar pengantin. … Setelah terlahir kembali, dia akhirnya tersadar dan berinisiatif menjauhkan diri dari Ryan. Di kehidupan sebelumnya, dia seperti badut yang berusaha keras di antara Ryan dan wanita impiannya, tetapi tetap saja tidak mendapatkan sedikit pun belas kasih dan perlindungan dari Ryan. Di kehidupan ini, dia dengan sepenuh hati mendukung hubungan Ryan dan wanita impiannya. Di kehidupan sebelumnya, wanita impian itu naik ke posisi tinggi dengan kematian putrinya. Di kehidupan ini, dia membalas dendam dengan cara yang sama, membongkar wajah asli wanita impian itu di depan umum. Di kehidupan sebelumnya, satu-satunya orang yang dia cintai hanyalah Ryan. Dia mencintai Ryan sepenuh hati dan rela mati untuknya. Namun, di kehidupan ini, dia melirik pria lain dan tidak lagi menghiraukan Ryan. Mata Ryan memerah saat berlutut di tanah dan memohon padanya untuk menoleh ke belakang walau hanya sesaat.
8.8139.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Cinta Buta Sang Mafia

Cinta Buta Sang Mafia

Suamiku, Rian adalah sosok bos mafia yang paling ditakuti di Keluarga Liam dan dia selalu benci anak kecil. Namun, semuanya berubah sejak adik tiriku, Melisa pindah ke rumah sebelah bersama bayinya yang baru berusia enam bulan. Tiba-tiba saja, suamiku jadi sangat terobsesi dengan bayi itu. Dia menyuapi susu sendiri, menyanyikan lagu dan bahkan menggendong bayi itu ke mana pun dia pergi. Setiap hari dia pulang subuh dalam keadaan lelah, tapi wajahnya selalu dihiasi senyuman, seolah-olah bayi itu telah menyita seluruh jiwanya. Sementara aku menjadi sosok transparan di dunianya. Tiga hari yang lalu, mobilku diserempet orang dengan sengaja hingga menabrak pembatas jalan. Dengan kening berdarah dan kepala pening, aku meneleponnya lima puluh lima kali. Tak satu pun panggilanku diangkat, tapi dia malah mengunggah foto bayi itu di media sosialnya dengan keterangan, [Malaikat kecil sudah bisa tersenyum hari ini!] Aku sudah muak. Malam ini, di acara perjamuan makan keluarga yang dihadiri semua anggota keluarga. Aku menghabiskan gelas terakhirku dan meletakkannya. “Aku mau cerai.” Semua orang ternganga. “Kamu sudah gila?” teriak orang tuaku. Rian mencengkeram pergelangan tanganku dengan tatapan tidak percaya. “Yossi, hanya karena aku sibuk mengurus bayi dan nggak angkat teleponmu, kamu mau minta cerai?” “Bisa-bisanya kamu cemburu sama bayi enam bulan?” Aku tak membalas tatapannya. Mataku malah tertuju pada bekas cupang yang mencolok di belakang telinganya. “Kalau kamu memang begitu sayang sama bayi itu, aku akan merestui keinginanmu. Silakan jadi ayah dari anak itu saja,” ujarku dengan tenang.
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Panglima Perang

Kebangkitan Sang Panglima Perang

F Azzam
Julian lahir dari keluarga yang serba berkekurangan. Keluarganya terhina oleh orang-orang disekitarnya karena kemiskinannya. Namun ia tak tinggal diam begitu saja. Julian mencoba mendaftar menjadi prajurit, dengan harapan untuk mengharumkan nama keluarga. Akhirnya ia diterima bergabung ke dalam kesatuan. Yang ditugaskan langsung untuk terjun ke medan perang. Tak disangka, ternyata karir militer lah yang membesarkan namanya. Dengan kemampuannya, ia dapat memenangkan setiap pertempuran dengan gemilang. Hal itu lah yang membuat Julian disegani oleh kalangan petinggi militer dan ia berhasil diangkat menjadi seorang jendral besar. Selain berhasil dalam dunia kemiliteran. Julian pun berhasil membangun bisnisnya yang terdiri dari berbagai bidang. Namun ada suatu kejadian naas, di mana saat itu ia tengah berada di sebuah helicopter untuk menuju ke kampung halamannya. Helicopter yang ditumpanginya kehilangan kendali dan jatuh ke tengah hutan belantara. Seluruh kru tewas namun Julian berhasil selamat setelah tim sar menemukannya terkapar di tengah hutan. Setelah beberapa bulan ia dirawat. Akhirnya Julian tersadar kembali tapi dengan Julian yang telah lupa ingatan. Di tengah keterpurukan itu ia menemukan seorang wanita yang dengan ikhlas merawatnya bernama Sofia. Namun keluarga sang wanita yang tidak tau latar belakang Julian tidak terima dengan pria pilihan itu. Julian yang hilang ingatan itu pun tidak percaya bahwa dia adalah seorang jendral besar dan alasan itulah yang membuat dia tak memberitahukannya kepada Sofia. Hal itu membuat Julian terhina di mata keluarga Sofia yang notabene berasal dari kalangan konglomerat. Bahkan dimata semua orang yang mengenal Sofia. Akankah Julian akan bangkit kembali dalam kejayaannya sebagai Jendral besar dan membalas semua penghinaan itu? Mari simak ceritanya.
2.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Why

Why

Sebuah tanya selalu menghampiri seorang wanita bernama Aina Anindya, semenjak sadar dari koma. Ia terlihat mulai berubah, bukan soal ia meninggalkan kewajibannya sebagai seorang istri. Tapi, sebuah tanya dalam hati yang tidak menemukan sebuah titik terang dan jawaban. Mengingat ia kehilangan sebagian memori ingatannya beberapa bulan belakangan. Ya, semenjak ia mengalami kecelakaan ia kehilangan separuh ingatannya beberapa bulan belakang, dan juga lumpuh. Tapi, hatinya seolah jujur. Ia mengingat setiap perlakuan orang-orang yang menyakitinya, dengan cara ia merasakan semua perlakuan orang terdekatnya. Hingga tanpa sadar terkadang ia tiba-tiba marah, lalu menangis dalam diam. Aina adalah sosok wanita ceria, dan selalu berpikiran positif. Namun, semua berubah ia akan bersikap dingin, tapi dengan caranya sendiri, hingga tidak satu pun orang tahu atau menyadari jika hatinya tidak mudah di setuh lagi, oleh orang-orang yang bersikap munafik padanya. Hingga Aina lebih sering tersenyum palsu, dan ia begitu pintar menyembunyikan rasa sakit dalam hatinya. Sekalipun dengan keterbatasannya ketika ia memakai kursi roda, ia terus berusaha mengingat semua. Sebenarnya ada rahasia besar apa, yang membuatnya tiba-tiba menangis dalam diam. Kenapa ia begitu terluka ketika menatap orang-orang yang selalu bersikap baik padanya. Ketika di rumah, Aina merasa senang sekaligus bersyukur ketika orang yang begitu ia cintai sepenuh hati, dan sayangi begitu memperhatikan keadaannya. Tapi, tetap saja. Hatinya terlalu jujur, dan tidak menerima kebaikan orang-orang terdekatnya. Mampukah Aina mengingat semua kejadian beberapa bulan yang lalu, hingga hatinya menaruh benci pada orang yang ia cintai, dan kasihi. Mampukah ia bertahan dengan keadaannya, dan rasa sakit yang tidak ia mengerti.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Aiko Arawati
Novel Sang Putri Sahabat Dari Surga merupakan kisah semasa sekolah dasar si penulis. Terlebih penulis dedikasikan untuk semua sahabat dan guru yang sudah membimbing hingga menjadi sekarang. Tepatnya, setelah pindah dari sekolah lama ke sekolah baru yang di dekat rumah. Saat itu, baru kelas 4, penulis mengenal sosok sahabat cowok bernama Wanto yang memiliki kesan tersendiri. Namun, menginjak kelas 5, Wanto meninggalkan tanah Jawa dan menetap di Sulawesi Tenggara. Wanto merupakan sahabat yang sangat perhatian. Mungkin satu-satunya teman cowok yang baik. Setelah kepergian Wanto, penulis memiliki dua sahabat perempuan yang bernama Ayu dan Halimah. Ayu merupakan anak yang sabar dan menyukai make up, sekaligus seorang non muslim yang taat juga menyukai bahasa Inggris. Sedangkan Halimah seorang muslim yang sedikit tomboy dengan potongan rambut pendek. Dalam perjalanan belajar di kelas 5, sosok pengajar yang hangat akan selamanya terkenang. Beliau bernama Pak Kasim yang tiba-tiba memilih pindah tempat mengajar. Kami sekelas merasa kehilangan. Hingga akhirnya memberikan nyanyian terakhir diiringi tangisan histeris. Menjelang pulang sekolah, beliau mengucapkan kata perpisahan. Hal itu membuat salah satu teman bernama Efi memberikan sepucuk surat kepada Pak Kasim. Sepanjang mengayuh sepeda menuju rumah masing-masing, kami masih saja menangis. Suatu ketika, menjelang kenaikan kelas. Sekolah mengadakan liburan ke beberapa obyek wisata Yogyakarta. Di sana, penulis mengalami beberapa hal aneh yang tidak masuk akal. Seperti di situs Candi Borobudur, Museum Kyai Langgeng, dan terakhir Museum Ronggowarsito. Bab selanjutnya, Ayu, Halimah, dan penulis bertenngkar saling menendang satu sama lain di belakang sekolah. Teman-teman yang lain tentu saja bersorak sorai menyemangati kami untuk beradu kekuatan. Hingga, sebuah kalimat meluncur dari mulut Halimah cukup mencengangkan,
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Gema

Cinta Tanpa Gema

Seluruh dunia tahu bahwa Fian Prasada adalah seorang maestro piano yang memiliki kemampuan untuk mengenali nada tanpa bantuan apa pun. Namun, tidak ada yang tahu Fian tidak bisa mengenali suara istrinya sendiri, yang sudah dinikahinya selama lima tahun. Saat bulan madu, aku terpisah dari rombongan dan tidak membawa ponsel. Aku meminjam ponsel orang untuk menghubungi Fian, tetapi Fian langsung membentakku, "Penipu!" dan langsung menutup teleponnya. Aku berjalan kaki selama tiga jam sebelum akhirnya sampai di hotel. Fian sudah menunggu di lobi. Saat itu untuk pertama kalinya, Fian kehilangan kendali dan terlihat sedih di depan umum. Suatu kali, aku menyelinap untuk menonton konsernya. Saat acara berakhir, aku terjatuh karena terdorong oleh para penggemarnya yang fanatik. Aku berteriak minta tolong di belakang Fian dengan sekuat tenaga. Namun, hingga aku jatuh pingsan, Fian tidak pernah menoleh sekalipun. Saat itu Fian tidak tidur dan tidak beristirahat di samping tempat tidur rumah sakit. Dia menemaniku selama tiga hari penuh. Begitu melihatku tersadar, dengan mata memerah, Fian mengangkat sebuah alat perekam suara dan mengucap janji dengan sungguh-sungguh, "Aku akan merekam semua suaramu. Lain kali … aku pasti akan mengenali suaramu." Hingga suatu saat, aku menemaninya mengikuti sebuah acara televisi. Tim produksi merekam 20 sampel suara yang mirip, termasuk suaraku. Hanya dengan satu suara saja, Fian langsung bisa mengenali suara kekasih impiannya yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui. Baru pada saat itulah aku mengerti …. Alasan Fian tidak bisa mengingat suara adalah karena suara untuk diingatnya ... sudah ada pemiliknya sendiri. Kali ini, adalah kali ke-99 Fian tidak mengenali suaraku.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lagi, kalian masih bisa punya anak.” Aku hanya mengangguk dengan linglung. Namun saat dalam perjalanan ke pemakaman anakku, aku baru sadar suamiku tidak memakai sopir dan malah memutar arah menuju rumah asistennya dengan lancar. “Merry, pemakamannya tidak mulai secepat itu. Aku antar Bella ke bandara dulu, dia sedang buru-buru pulang kampung.” Tanpa memberiku kesempatan menolak, mobil itu sudah sampai di depan pintunya. Asisten itu dengan luwes duduk di kursi depan, kata-katanya menusuk hati. “Lihat, aku sudah melatihmu dengan baik. Kalau kamu berani lupa jalan ke rumahku, aku akan menghukummu.” Ketika menyadari keberadaanku di kursi belakang, ia lalu menjulurkan lidah dengan canggung. “Bu Merry, tadi saya hanya bercanda.” Aku menahan diri agar tidak meluapkan emosi. Tetapi setelah mengantar asistennya, suamiku kembali “lupa” jalan ke pemakaman, sehingga upacara tertunda setengah jam. Aku memeluk kotak abu anakku, dan akhirnya benar-benar putus asa. Ternyata, seseorang bisa menjadi pengecualian … hanya saja itu bukan diriku dan anakku.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai jok belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
313233343536
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status