Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Kedewasaan dimunculkan perlahan tanpa melukai jati dirinya sebagai buah hati yang ranum. “Ibu masak apa?” Fira yang baru selesai memakai seragam berdiri di ambang pintu dapur. Mengamati gerak lengan ibu mencicip karya perasaan lidahnya. Paras ibu berminyak-minyak. Ruangan terasa lebih hangat dari ruangan di luar. Api kompor menggeliat, memanggang pantat wajan yang tidak pernah bersalah. Ia mengganti edaran mata menuju rak piring, puluhan tertata rapi dengan sahabat karibnya gelas-gelas yang mengkilab. Meja dapur sudah dilap. Bersih, lantainya disapu sebelum subuh. Ibu memang rajin.
105.1K viewsOn holdAdded to Library 118 Times as dapur mamah
Read
+Library
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Lalu kami menuju dapur. "Papa pulang, Ma?" Aku mengangguk pelan. "Selain ke Semarang, Papa ke mana lagi kerjanya, Ma?" Aku berhenti mengaduk susu rasa stroberi permintaan Shahna. Aku mengarahkan tatapan padanya. Dengan sedikit senyum aku memberi jawaban, "Nanti kita tanya ke Papa, ya. Mama tahunya cuma ke Semarang aja."
9.668.0K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as dapur mamah
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Ada pembantu dan tukang kebun memang, tapi mereka tidak dapat menggantikan peran Mama sebagai ibunya. "Mama sama Papa udah pergi, ya, Bik?" tanya Diva pada Bik Asih, pembantunya, yang sedang menyiapkan sarapan. Sebenarnya ada dua buah meja makan di rumahnya. Satu yang terletak di ruang makan, letaknya di sudut kanan dapur, hanya dibatasi dinding penyekat tanpa pintu. Yang kedua dan selalu menjadi pilihan adalah meja yang sekarang dia duduki. Letaknya di dapur, bentuknya jauh lebih kecil, tapi dia justru lebih suka makan di meja makan dapur daripada di ruang makan. Dia suka melihat kegiatan memasak, apalagi jika Mama yang melakukannya. Masakan Mama selalu enak.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as dapur mamah
Read
+Library
MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

ujar Aliyah, senior mbak ndalem, sambil melangkah memasuki dapur. Zaina menatap sekeliling, matanya menyapu setiap sudut dapur yang luas. Ada tungku tradisional yang berdiri kokoh di satu sisi, ditemani lima kompor gas yang berderet rapi di sisi lainnya. Aroma bumbu masakan menguar, menciptakan suasana hangat khas dapur pesantren. Beberapa mbak ndalem yang tengah sibuk memasak menoleh dan tersenyum pada Zaina.
1017.8K viewsOngoingAdded to Library 569 Times as dapur mamah
Read
+Library
SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

Aku shalat dimesjid dipinggir jalan raya, setelah salam aku bergegas melanjutkan perjalanan, Khawatir sebenarnya pulang agak malam sendirian, tapi mau bagaimana lagi, daripada nanti ada masalah jikalau diantar oleh Mas Hanafi. “Assalamualaikum Ma!” ucapku saat telah masuk kedalam rumah. “Waalaikumussalam.” jawab Mama sambil monoleh kearahku. Mama duduk di sofa ruang tamu. Tangannya menggenggam remot TV, dimeja penuh dengan cemilan, ada kacang goreng, kue bawang, kerupuk udang dan lainnya. Mama pasti sedang nonton drama Korea favoritnya, drama Korea tentang si gadis cantik nan anggun berubah jadi gadis macho yang sedang tenar dan selalu jadi bahan diskusi emak-emak kala beli sayuran ditukang
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 463 Times as dapur mamah
Read
+Library
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

“Astaga, Mama kenapa duduk di bawah? Ayo bangun, Ma!” Gita menggelengkan kepalanya pelan. Beliau merasa bersalah pada putrinya. Tetes demi tetes air mata mengalir di kedua pipinya, hal itu membuat Melody sakit melihatnya. “Mama kenapa menangis?” “Bangun, Ma!” Melody mencoba membantu Ibunya untuk bediri, namun Gita terus menolak. “Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…”
932 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as dapur mamah
Read
+Library
Maman, Kamu Sungguh Hebat!

Maman, Kamu Sungguh Hebat!

Maman meminta ojek berhenti. "Iya, Tante? Ada apa?" tanya Maman sopan. "Man, tolongin Tante sebentar. Gas di dapur bocor, Tante takut banget mau nyalain kompor. Bisa bantu benerin?" Maman turun dari motor. "Mang, saya turun di sini aja." Di dapur, suasana terasa menyesakkan. Tante Zara berdiri terlalu dekat.
14.5K viewsOngoingAdded to Library 479 Times as dapur mamah
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

sindir Ziva sambil menuang teh. Reza menguap lebar, lalu meneguk susu. “Nggak sengaja. Ada orang ribut di dapur.” “Ribut? Ini namanya masak! Kamu tuh nggak pernah apresiasi,” sahut Ziva sambil manyun. Reza hanya terkekeh, lalu kembali mengunyah. Tak lama, mama Reza keluar dari kamar. Wajahnya tampak segar, jauh lebih sehat daripada hari pertama datang.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as dapur mamah
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Jarang sekali aku membantu Mama, apa lagi tentang urusan memasak. “Selamat sore, Mama. Adakah yang bisa saya bantu?” Aku mendatangi Mama di dapur, yang sedang menghaluskan apalah itu, aku tidak mengetahuinya. Kalau dilihat dari baunya, eh, maksudku warnanya, sepertinya Mama sedang menghaluskan bawang merah dan juga putih.
8.910.0K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as dapur mamah
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Aku membenci itu. Langkahku mencapai dapur yang menyatu dengan ruang makan terbuka. Ya, Mama baru merenovasi ruang makan dengan taman kecil di sepanjang dinding pembatas untuk menanam bumbu dan bahan makanan yang bisa diberdayakan. Atapnya dibuat terbuka biar bisa menerima cahaya matahari dan sirkulasi udara tanpa pendingin buatan. Beralih pada kabinet penyimpanan dapur, kulihat Mama sudah sibuk dengan berbagai panci besar. Ketika aku bergerak menyalakan mesin kopi, Mama berbalik menghadapiku.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as dapur mamah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status