LOGINSeluruh dunia tahu bahwa Fian Prasada adalah seorang maestro piano yang memiliki kemampuan untuk mengenali nada tanpa bantuan apa pun. Namun, tidak ada yang tahu Fian tidak bisa mengenali suara istrinya sendiri, yang sudah dinikahinya selama lima tahun. Saat bulan madu, aku terpisah dari rombongan dan tidak membawa ponsel. Aku meminjam ponsel orang untuk menghubungi Fian, tetapi Fian langsung membentakku, "Penipu!" dan langsung menutup teleponnya. Aku berjalan kaki selama tiga jam sebelum akhirnya sampai di hotel. Fian sudah menunggu di lobi. Saat itu untuk pertama kalinya, Fian kehilangan kendali dan terlihat sedih di depan umum. Suatu kali, aku menyelinap untuk menonton konsernya. Saat acara berakhir, aku terjatuh karena terdorong oleh para penggemarnya yang fanatik. Aku berteriak minta tolong di belakang Fian dengan sekuat tenaga. Namun, hingga aku jatuh pingsan, Fian tidak pernah menoleh sekalipun. Saat itu Fian tidak tidur dan tidak beristirahat di samping tempat tidur rumah sakit. Dia menemaniku selama tiga hari penuh. Begitu melihatku tersadar, dengan mata memerah, Fian mengangkat sebuah alat perekam suara dan mengucap janji dengan sungguh-sungguh, "Aku akan merekam semua suaramu. Lain kali … aku pasti akan mengenali suaramu." Hingga suatu saat, aku menemaninya mengikuti sebuah acara televisi. Tim produksi merekam 20 sampel suara yang mirip, termasuk suaraku. Hanya dengan satu suara saja, Fian langsung bisa mengenali suara kekasih impiannya yang sudah bertahun-tahun tidak dia temui. Baru pada saat itulah aku mengerti …. Alasan Fian tidak bisa mengingat suara adalah karena suara untuk diingatnya ... sudah ada pemiliknya sendiri. Kali ini, adalah kali ke-99 Fian tidak mengenali suaraku.
View More"Kamu … mabuk." Tanpa sadar aku menarik tanganku, tetapi Mario justru mencengkeramnya dengan erat."Aku sadar sepenuhnya." Suara Mario terdengar agak mendesak. "Hal yang paling kusesali dalam hidupku adalah nggak bisa menahanmu saat kelulusan dulu.""Waktu aku melihat berita itu, aku merasa marah, sekaligus senang." Mario terdiam sejenak, nadanya penuh kepahitan."Aku marah karena dia bisa mendapatkanmu dengan begitu mudah, tetapi malah menghinamu seperti itu.""Tapi, di sisi lain, aku merasakan sedikit kebahagiaan yang hina. Mungkin … ini kesempatan bagiku untuk membuatmu kembali padaku.""Alisha." Suara Mario terdengar agak tercekat. "Aku nggak memintamu untuk menjawabnya sekarang. Tapi, saat tiba hari kamu ingin memulai lembaran baru, tolong pertimbangkan aku sebagai orang pertama, ya?"Di tengah remang cahaya lilin yang bergoyang, terlintas di benakku segala bentuk pengorbanan yang sudah dilakukan Mario untukku. Sosoknya yang tampak begitu berhati-hati saat ini sangat mirip dengan
Larut malam, sebuah video pengaduan dengan pengakuan langsung dari pelapor mengguncang seluruh dunia maya.Dalam video tersebut, Fian tampak lesu dan kuyu, tetapi tatapan matanya begitu tegas.Dengan nada bicara tenang dan penjelasan yang teratur, Fian membongkar kepalsuan Lavina dalam perjalanan karier musik orisinalnya.Fian mengungkapkan bahwa seluruh karya musik orisinal milik Lavina, sebenarnya adalah hasil tulisan tangannya sendiri. Sementara, klip-klip musik yang viral di internet merupakan hasil meniru suara orang lain yang dilakukan secara sengaja oleh Lavina.Suara yang paling sering ditiru oleh Lavina tidak lain adalah suara Alisha, mantan istri Fian, sosok yang selama ini diabaikan Fian, disakiti Fian dan pada akhirnya pergi meninggalkan Fian."Akulah yang sudah membantu kelancaran penipuan ini, menodai kemurnian musik dan menyakiti banyak orang. Untuk itu, aku menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya."Di akhir video, Fian pun mengumumkan sebuah fakta dengan nada
"Kak Fian, Kak Lavina menderita kehilangan suara. Tapi, dokter bilang itu bisa disembuhkan." Manajer menarik Fian keluar dari ruang kerja. Suaranya tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.Lavina berdiri di samping. Matanya berkaca-kaca karena merasa lega.Akan tetapi, Fian tetap bergeming dan tidak menunjukkan reaksi apa pun."Kak Fian, lagu baru yang Kakak kerjakan bersama Kak Lavina bisa menjadi karya kembalinya dia ke dunia musik. Waktunya sangat tepat."Lavina mengangguk-angguk, menatap Fian dengan penuh harap.Fian hanya menepis tangan manajernya, lalu berkata dengan suara serak, "Aku nggak bisa nulis lagi.""Apa?" Lavina dan manajer itu tersentak secara bersamaan. Mereka pun saling berpandangan dengan bingung.Tatapan mata Fian tampak kosong saat menatap mereka. Dia pun berkata pelan dengan penuh penekanan, "Aku bilang, aku nggak bisa nulis lagu lagi.""Bagaimana mungkin?" Manajer itu terlihat cemas."Setelah Alisha pergi, di dalam benakku cuma tersisa suaranya. Aku nggak bisa
"Bu, pesawat sudah mendarat." Panggilan lembut dari pramugari menarikku keluar dari mimpiku yang kacau balau.Aku mengerjapkan mata, menatap ke luar jendela, ke arah tanah yang asing, tetapi akrab dan merasa agak linglung.Mario Naraya berdiri sambil memeluk seikat bunga matahari dan melambaikan tangan ke arahku di pintu kedatangan.Aku dan Mario adalah alumni kampus yang sama. Sebagai sesama orang yang berasal dari negara yang sama, yang tumbuh besar di Negara Malori, hubungan kami lebih dekat dibanding dengan teman-teman sekelas lainnya.Setelah lulus, aku ingin mencari kembali Fian. Jadi, dengan tekad yang bulat, aku memutuskan untuk pulang ke tanah air bersama orang tuaku. Sementara itu, Mario tetap tinggal di Negara Malori untuk meneruskan bisnis stasiun radio keluarganya.Saat berpisah, Mario dengan penuh kesabaran berjanji kepadaku bahwa jika suatu hari nanti aku tidak bisa menemukan kembali masa laluku, dia akan selamanya menungguku di Negara Malori."Pemilik rumah lamamu nggak












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.